News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koh Steven Meninggal Dunia, Ini Pendapat Para Tokoh Agama Soal Wafat di Hari Jumat

Koh Steven Meninggal Dunia, Ini Pendapat Para Tokoh Agama Soal Wafat di Hari Jumat
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:51 WIB
Kolase Foto Koh Steven dan UAS
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan layar YouTube Vertizone TV/Instagram UAS

Jakarta - Umat Islam Indonesia lagi berduka, karena baru saja dikabarkan seorang sahabat muslim, yang merupakan pendiri Mualaf Center Indonesia (MCI), Steven Indra Wibowo atau yang akrab disapa Koh Steven, telah meninggal dunia, di Rumah Sakit Surabaya, tepat pada hari Jumat (14/10/2022).

Kabarnya meninggalnya Koh Steven pun ramai di media sosial, sehingga menuai komentar berduka dari warganet. Bahkan, tidak hanya warganet saja yang mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya yang sering-sering disebut orang baik itu. Para mualaf di Indonesia pun mengucapkan turu belasungkawa atas meninggal dunia Koh Steven. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu juga, para tokoh agama di Indonesia pun berduka dan mengucapkan turut belasungkawa atas meninggalnya pendiri Mualaf Center Indonesia (MCI), Koh Steven di hari Jumat. Satu di antaranya ustaz Adi Hidayat yang mengucapkan turut belasungkawanya melalui akun instagram pribadinya adihidayatofficial. 

"Bismillahirrahmannirrahiim

اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎⁣⁣⁣⁣⁣⁣
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raaji'un

Kami segenap keluarga besar Quantum Akhyar Institute turut beduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya :
Steven Indra Wibowo
( Founder Mualaf Center Indonesia)," tulis ustaz Adi Hidayat di akun instagram pribadinya dengan mengunggah foto dirinya dengan Koh Steven saat sedang menunaikan ibadah sholat, seperti yang dikutip tvonenews.com, Sabtu (15/10/2022). 

Foto Steven Indra Wibowo Lagi Berdakwah

Tak hanya itu saja, ustaz Adi Hidayat juga mendoakan Koh Steven, agar Allah SWT menerima amal ibadahnya. 

"Semoga Allah Subhannahu Wa Ta'ala menerima segala amal ibadah nya, mengampuni segala kekhilafan beliau serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir batin. Aamiin...," tulis ustaz Adi Hidayat.

Untuk diketahui, para ulama dan tokoh agama Indonesia berpendapat, bahwa umat Islam yang meninggal dunia atau wafat tepat di hari Jumat, adalah orang yang dimuliakan Allah SWT. Sebab, Hari Jumat merupakan hari yang agung dibandingkan dengan hari-hari lainnya. 

Salah seorang tokoh agama yang menyebutkan umat Islam meninggal dunia atau wafat tepat pada hari Jumat adalah orang yang dimuliakan, yakni ustaz Khalid Basalamah. Ia juga menyebutkan penghulu hari adalah hari Jumat. 

diungkapkan ustaz Khalid Basalamah juga, bahwa hari Jumat ini lebih agung daripada hari Idulfitri dan Iduladha dan pada hari Jumat itu terjadi lima kejadian. 

"Itu kata nabi saw, yang pertama Allah menciptakan Adam pada hari Jumat, dan Allah menurunkan Adam pada hari itu, Ketiga Allah mewafatkan Adam pada hari Jumat, yang keempat pada hari itu juga, tidak ada satu orang pun yang berdoa kepada Allah kecuali Allah akan kabulkan selama ia tidak meminta yang haram dan pada hari itu terjadi hari kiamat, tidak ada yang dekat pada Allah, langit, bumi, angin, gunung-gunung, lautan, bahkan seluruh makhluknya Allah kecuali mencintai hari Jumat," ungkap ustaz Khalid Basalamah seperti yang dilansir tvonenews.com dari Islam Terkini, Sabtu (15/10/2022). 

Ustaz Khalid Basalama katakan, kalau ada orang yang meninggal dunia di hari Jumat, disebut meninggal dengan husnul khotimah. Jadi, ia katakan, disebutkan hadis yang shahi diriwayatkan oleh hadis at tirmidzi ahmad, abu ya'la dan baiq haqi mengatakan nabi saw bersabda seperti ini. 

"Tidak ada seorang muslim yang meninggal di hari Jumat atau malam Jumat melainkan Allah akan melindunginya dari fitnah kubur. Kata ulama hadid adalah, pertanyaan malaikat. Jadi, akan aman. ini sebuah keutamaan dan karunia hari Jumat," pungkasnya.

Kemudian, ia sebutkan, bagaimana jikalau yang meninggal dunia adalah ahli maksiat? itu semua ia katakan, kuasa Allah SWT, manusia tidak mengetahuinya. 

"Pasti orang yang wafat pada hari itu (Jumat), adalah orang yang memiliki kemulian. Insyaallah kita juga termasuk di dalamnya," ujarnya. 

Karena ia akui, semua orang pasti meninggal dunia. Sebab mati seorang muslim adalah pintu kehidupan abadi. Makanya, ia sebutkan, banyak yang merindukan kematian dan Allah mengajarkan kita untuk yag terbaik.

"Meninggal dunia dengan keadaan sahid, meninggal di malam Jumat, mati di hari Jumat. Malah kita wajar meminta itu. Allah akan memilih hambanya untuk meninggal dunia pada saat itu (di hari Jumat) karena kalau uda meninggal dunia di hari Jumat, adalah orang yang dipilih Allah dan orang yang dimuliakan," tuturnya. 

Tak hanya ustaz Khalid Basalamah saja yang menyebutkan meninggal dunia di hari Jumat adalah orang yang dimuliakan Allah dan orang-orang pilihan Allah. 

Bahkan, ustaz Abdul Somad juga sebutkan apabila ada umat Islam yang meninggal dunia pada hari Jumat maka dia akan terpelihara dari azab kubur. 

"Namun, sebagian mengatakan hadis ini dhaif, tetapi kalau masalah fadhail amal boleh, tetapi masalah aqidah tidak bisa terpakai. akan tetapi syaikh nashiruddin albani mengatakan hadis ini shahi. Andai pun hadis ini shahi, maka orang yang meninggal dunia di hari Jumat, hanya terpelihara di hari itu saja," jelas ustaz Abdul Somad seperti yang dikutip dari Sinyal Umat, Sabtu (15/10/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengatakan, jangan berpikiran meninggal dunia di hari Jumat bebas azab kubur seterusnya tetapi berpikirlah kita mempersiapkan kematian dengan amal ibadah dan mempersiapkan kematian yang terbaik. 

"Jangan mencari kebetulan-kebetulan untuk meninggal di hari Jumat," katanya. (Aag)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT