Amalkan Dzikir Nabi Yunus Ini Setelah Sholat Tahajud, agar Allah Menyelamatkan dari Berbagai Masalah
- Pixabay
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap,‘Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim’. Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman." (QS. Al-Anbiya: 87-88)
Dari ayat di atas, disebutkan bahwa doa dzikir Nabi Yunus as. adalah,
لَا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzalimiin
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (Ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya,"
Pada saat itu, kata Ustad Adi Hidayat, Nabi Yunus as. memiliki jabatan atau kedudukan, berdakwah kepada umatnya diganggu sampai kemudian naik ke kapal, kemudian dilukai (dilempar ke lautan) dan ditelan ikan paus.
"Maaf teman-teman, kalau ditelan ikan paus itu gelap apa terang? kira-kira pengap apa tidak, sakit apa tidak? tahukah anda, ketika Nabi Yunus as di dalam perut ikan paus, Nabi amalkan Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzalimiin, dan Allah selamatkan dia dari awan gelap yang menyelimuti," ujarnya.
Jadi, ia sebutkan di sini Allah SWT mengajarkan peristiwa yang luas, bukan contoh kasus seakan-akan ingin menggambarkan ada orang di kemudian hari walaupun tidak ditelan ikan paus tetapi dia punya persoalan yang membuat dia seakan-akan gelap, pekat.
"Suasana terang, tapi sangat sulitnya masalah, jalan goyang seakan-akan gelap, pengap, pengap, ke rumah sakit cek gula darah naik, tensi mulai tinggi, makanan mulai gak enak, kenapa? karena ada persoalan, ancaman, ada teror ada ini itu.” tegas Ustad Adi.
Load more