News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persikabo 1973 Rusak Debut Legenda Real Betis di Borneo FC

Persikabo 1973 sukses membungkam Borneo FC pada pekan ke 7 kompetisi Liga 1 di Stadion Sultan Agung Bantul
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:35 WIB
Pertandingan Persikabo 1973 melawan Borneo FC dengan skor akhir 3-0.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Persikabo 1973 sukses membungkam Borneo FC pada pekan ke tujuh kompetisi Liga 1 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (17/10/2021) malam. Laskar Padjajaran menang telak tiga gol tanpa balas.

Gol-gol Persikabo 1973 dicetak Dimas Drajat pada menit ke-7, Pushniakou Siarhei menit ke-26 dan Firza Andika menit 49'. Kemenangan ini sekaligus merusak debut pelatih anyar Borneo FC yang juga legenda Real Betis, Risto Vidakovic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama saya mengucapkan terimakasih pada tim saya karena mereka telah berjuang dan pertandingan ini sangat berat karena lawan yang kita hadapi kali ini Borneo FC cukup kuat, dari gol-gol tadi saya suka semua, prosesnya cantik semua," kata pelatih Persikabo 1973 Igor Kriushenko pada konferensi pers virtual pasca pertandingan.

Igor menjelaskan, dia punya resep khusus yang tak bisa disebutkan saat mengalahkan Pesut Etam. Namun ada dua hal yang menjadi motivasi terbesar timnya hingga bermain cemerlang.

"Yang pertama dukungan suporter, jadi saat kemarin kita akan berangkat ke Jogja, suporter menghampiri kita ke mess, mereka kasih support kasih bunga juga dan pastinya anak-anak mendapatkan feel-nya dari dukungan suporter," ucapnya.

Motivasi kedua adalah suasana tim yang kondusif sehingga Ciro Alves dan kolega dapat bermain apik.

"Yang kedua secara kolektif di tim kita ini atmosfernya bagus semuanya baik-baik aja, dua hal ini menjadi faktor terbesar atas kemenangan hari ini," tambah pelatih asal Belarusia tersebut.

Di sisi lain, kekalahan pada laga debutnya membuat pelatih Borneo FC Risto Vidakovic kecewa. Apalagi saat pertama kali datang membesut Pesut Etam, mental timnya dalam kondisi turun.

Belum lagi gol cepat Persikabo 1973 yang membuat konsentrasi anak asuhnya tambah buyar.

"Saya datang tim sudah mental turun dan kita harus dapat gol cepat dan itu juga buat kita lebih parah, tapi itulah sepakbola dan itu harus kita perbaiki taktikal, harus juga bangun untuk masa depan, saya gak kecewa sama pemain, pemain memang kasih semua tapi ada banyak hal taktikal yang mau dikerjakan, kita harus angkat kepala dan perbaiki yang kurang," jelas Risto.

Mantan pelatih Ceres Negros Filipina itu beralasan, akan lebih bagus jika pelatih datang sebelum liga dimulai. Tapi dalam sepakbola, menurutnya pergantian pelatih di tengah kompetisi menjadi hal yang wajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang lebih bagus kalau pelatih mulai dari preseason, tapi kadang-kadang itulah sepakbola gak bisa milih, pelatih datang di saat situasi yang tidak baik tapi kita kerja untuk masa depan, buat analisis mental taktikal dan semua tapi kita harus angkat kepala lihat ke depan, yang kurang harus kita perbaiki lebih baik sampai kita dapat hasil positif," tegasnya.

Pertandingan Persikabo 1973 kontra Borneo FC sekaligus menjadi laga penutup pekan ke tujuh di seri kedua Liga 1. Hasil 3-0 ini menempatkan Persikabo 1973 di posisi 7 klasemen sementara dengan nilai 10, sementara Borneo FC di posisi 13 dengan nilai 7. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT