News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ungkap Skandal Dengan Mantan Wakil PM China, Petenis Peng Shuai Hilang

Pemerintah China hingga kini masih bungkam terkait hilangnya bintang tenis putri Peng Shuai, setelah mengungkap skandal pelecehan seksual mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli.
Senin, 15 November 2021 - 22:13 WIB
Usai Ungkap Skandal Dengan Mantan Wakil PM China, Petenis Peng Shuai Hilang
Sumber :
  • antara

Jakarta - Pemerintah China hingga kini masih bungkam terkait hilangnya bintang tenis putri Peng Shuai, setelah mengungkap skandal pelecehan seksual mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli terhadap dirinya. Skandal bermula ketika Peng, petenis putri yang pernah menjuarai Wimbledon 2013 dan French Open 2014 untuk kategori ganda putri, dilaporkan memasang unggahan di media sosial Weibo yang menyebut Zhang telah melakukan pelecahan seksual terhadap dia.

Namun unggahan tersebut telah dihapus, dan akun media sosial Peng di Weibo juga menghilang. Ketika dimintai komentar mengenai pertanyaan publik yang meningkat, juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian mengatakan, “Saya belum mendengar masalah yang Anda bahas. Ini bukan pertanyaan terkait hubungan diplomatik,” dan Zhao tidak berkomentar lebih lanjut tentang nasib mantan petenis ganda nomor satu dunia itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Asosiasi Tenis China tidak segera memberikan jawaban saat dimintai komentarnya. Asosiasi Tenis Putri Dunia (WTA) sebelumnya telah mendesak agar tuduhan Peng diselidiki dengan adil, terbuka dan tanpa sensor. “Prioritas kami adalah kesehatan dan keselamatan para pemain kami. Kami meminta agar keadilan dapat ditegakkan,” kata pernyataan resmi Ketua WTA Steve Simon.

Para petenis hingga mantan petenis juga ikut menyuarakan keprihatinannya dan mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menangani kasus yang menimpa Peng. Chris Evert, juara Grand Slam 18 kali, memberikan dukungannya dengan tagar #WhereIsPengShuai di Twitter dan mempertanyakan keselamatan Peng saat ini.

“Kita semua harus khawatir, ini serius, di mana dia? Apakah dia aman?,” cuitnya.

Awal bulan ini, Peng yang berusia 35 tahun itu menulis di media sosial bahwa Zhang Gaoli yang berusia 70 tahunan, telah memerkosa dia dan mengatakan mereka sempat memiliki hubungan yang berlangsung beberapa tahun. Namun unggahan Weibo tersebut kemudian dihapus tanpa alasan sehingga tidak dapat terverifikasi keaslian tangkapan layar yang berisi tuduhan tersebut.

Sensor daring China juga bergerak cepat menghapus bukti tuduhan itu, dan Peng belum pernah menampakkan batang hidungnya lagi sejak saat itu, demikian AFP.(chm/ant)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

AFC resmi memasukkan Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Garuda akan bersaing dengan Australia, India, Korea, dan Kuwait untuk jadi penyelenggara.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Mutiara Ayu Puspitasari berhasil membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Bahar Bin Smith dijadwalkan pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser.
Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Suasana pagi yang dingin di sekitar Jembatan Curah Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, mendadak berubah haru setelah warga mendengar suara tangisan bayi dari sebuah warung gorengan, Rabu (4/2/2026) pagi.
Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan penyidik akan memeriksa pihak-pihak yang dinilai mengetahui aktivitas tersebut, termasuk aspek pembiayaannya.
Prabowo Kembangkan Tenaga Nuklir hingga 7 Gigawatt, Investor Global Mulai Masuk

Prabowo Kembangkan Tenaga Nuklir hingga 7 Gigawatt, Investor Global Mulai Masuk

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membuka babak baru dalam peta energi nasional dengan memutuskan pengembangan tenaga nuklir skala besar hingga 7 Gigawatt.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT