GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berdarah Indonesia & Doyan Indomie, Ikuti World Superbike di Mandalika Seperti Mudik Bagi Michael Van Der Mark

Michael Van Der Mark bisa dibilang 'pulang kampung' ketika sang pebalap Belanda itu tiba di Indonesia untuk menjalani seri penutup musim kejuaraan dunia World Superbike di Sirkuit Pertamina Mandalika pekan ini.
Sabtu, 20 November 2021 - 08:29 WIB
Menyapa Michael Van Der Mark, berdarah Indonesia dan doyan Indomie
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Lombok Tengah - Michael Van Der Mark bisa dibilang 'pulang kampung' ketika sang pebalap Belanda itu tiba di Indonesia untuk menjalani seri penutup musim kejuaraan dunia World Superbike di Sirkuit Pertamina Mandalika pekan ini.

Pasalnya Van Der Mark ternyata memiliki darah Indonesia yang diturunkan oleh sang nenek yang berasal dari Ambon. Sang nenek Yohana Matitaputty menikah dengan warga Belanda dan melahirkan Juliet Matitaputty, yang merupakan ibu Van Der Mark.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pebalap kelahiran 26 Oktober 1992 itu mengungkapkan, dirinya mendapat sambutan yang hangat serta dukungan dari warga Indonesia, mengetahui ada pebalap keturunan Indonesia di gelaran WSBK akhir pekan ini. "Mereka melihat Instagram saya dan jumlah follower saya naik dalam beberapa pekan terakhir," ungkap Van Der Mark ketika ditemui di garasi tim BMW Motorrad di Sirkuit Mandalika, setelah sesi latihan bebas, Jumat (19/11/2021).

Ia mengatakan, senang datang kesini meskipun tak memiliki darah Indonesia sepenuhnya. "Saya senang datang ke sini meskipun saya memiliki sedikit darah Indonesia, tapi mereka merasa saya bagian dari mereka, dan seperti yang saya bilang, saya ingin membuat mereka bangga."

Van Der Mark merupakan salah satu pebalap yang cukup kompetitif di ajang WSBK. Ia selalu finis peringkat tujuh besar klasemen selama tujuh musim berkiprah di balap motor sport produksi masal itu.

Berasal dari Gouda, kota kecil di bagian barat Belanda, Van der Mark mengawali kariernya di paddock World Superbike setelah merebut titel kejuaraan Superstock 600 Eropa di musim keduanya pada 2012. Ia naik ke World Supersport Championship dan butuh dua musim saja untuk merebut gelar juara dunia balap yang berada di satu kelas di bawah WSBK setelah mengoleksi 10 podium dalam 11 balapan, termasuk enam kemenangan.

Memiliki segudang prestasi dan ayah yang seorang pebalap, Van Der Mark sebenarnya tak memiliki keinginan menjadi pebalap di masa kecilnya. Namun semua itu berubah ketika ia menonton MotoGP Belanda atau Dutch TT di usia 11 tahun. "Saya di sana duduk di atas bangku M1 milik Valentino Rossi. Dari momen itu dan seterusnya, saya mengatakan kepada ayah saya: 'saya ingin membalap!," ungkap Van Der Mark beberapa waktu lalu.

Van der Mark mengaku ayahnya tak pernah memaksanya untuk menjadi seorang pebalap. "Dia membiarkan saya memutuskan kapan saya ingin memulai. Orang tua saya selalu mendukung saya... Saya beruntung didampingi ayah saya dalam beberapa hal karena semua pengalaman yang ia miliki, menemukan sponsor dan semuanya," ungkapnya.

Van der Mark datang bukan dari latar belakang orang berduit, namun pekerja keras. Ayahnya memiliki perusahaan transportasi dan ketika sang putra memulai karier balapnya, perusahaannya sempat mengalami tahun-tahun yang sulit.

Setelah dua tahun menimba pengalaman di kelas World Supersport, ia memenangi gelar pada 2014. Van Der Mark naik kelas ke World Superbike di tahun berikutnya, dengan menjadi tandem juara dunia bertahan kala itu Sylvain Guintoli di Honda.

Di musim debutnya, Van der Mark tiga kali finis podium sebagai rookie tahun itu. Van der Mark melanjutkan musim yang solid bersama Honda untuk tahun keduanya di WSBK sebagai tandem juara MotoGP Nicky Hayden dan finis peringkat empat klasemen umum sebelum hijrah ke Yamaha pada 2017.

Bersama tim barunya, Van der Mark mampu meraih tiga finis podium di tahun pertamanya berseragam Yamaha, diikuti sepuluh raihan podium. Termasuk dua kemenangan di Donington Park pada 2018 yang membawanya finis peringkat tiga klasemen akhir tahun itu.

Sang pebalap Belanda menambah koleksi trofi kemenangannya di Jerez pada 2019 sebelum menutup musim dengan positif di peringkat empat, kendati sempat mengalami cedera pergelangan tangan di Misano.

Ia memenangi satu balapan lagi di musim terakhirnya bersama Yamaha pada 2020 di Catalunya sebelum hijrah ke BMW tahun ini. "Musim ini menantang bagi saya, saya pindah pabrikan ke BMW Motorrad WSBK Team dan kami datang tahun ini dengan motor baru yang mana saya harus menyesuaikan diri," kata Van Der Mark.

Meskipun menggunakan tunggangan baru, bukan berarti Van Der Mark tampil jeblok. Ia cukup dapat beradaptasi dan menjinakkan motor BMW M 1000 RR dan bercokol di peringkat enam klasemen sementara dengan satu kemenangan dan dua podium musim ini. "Perlu menemukan 'feel' dengan motor ini... Ini proyek yang masih baru dan saya kira di beberapa seri terakhir kami telah cukup banyak peningkatan, tapi masih banyak yang bisa dikembangkan."

Seri ke-13 WSBK di Mandalika akan menutup musim sekaligus membuka arah baru bagi Van Der Mark dan tim. Tahun ini Van Der Mark tak melihat target di kejuaraan dan fokus untuk mempersiapkan musim selanjutnya bersama BMW terlebih tahun depan ia akan mendapat tandem baru yaitu Scott Redding, yang menggantikan pebalap veteran Tom Skyes. "Kami memiliki paket yang sangat baik, kami hanya perlu menyatukan seluruh titik kekuatan kami dan berupaya bertarung di podium di setiap akhir pekannya. Rekan saya sekarang, Tom, adalah pebalap yang cepat, dan sangat menyenangkan mendapat tandem yang cepat lagi tahun depan bersama Scott," katanya.

Menginjakkan kaki untuk kedua kalinya di Indonesia, Van Der Mark memiliki kesempatan untuk tak hanya menjajal trek baru di Mandalika namun juga menjalani hobinya, yaitu mencicipi masakan Indonesia. "Saya suka soto ayam," kata Van Der Mark fasih melafalkan nama masakan berkuah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Van Der Mark juga pernah mengunggah foto dirinya bersama sang ibu ke media sosial dan mengungkapkan kesukaannya terhadap masakan Indonesia yang mendapat sambutan positif warganet beberapa waktu lalu. "Saya memang suka masakan Indonesia, tapi yang paling saya sukai dari sekian banyak adalah indomie... khususnya yang goreng," kata Van Der Mark disertai senyuman lebar.

Selagi di Indonesia, mungkin Van Der Mark bakal borong mie instan paling populer itu ke Belanda nanti untuk bekal libur kompetisi di akhir tahun. (ari/ant)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Sebagian Warga dan Wisatawan di Labuan Bajo Masih Mengungsi

BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Sebagian Warga dan Wisatawan di Labuan Bajo Masih Mengungsi

BMKG cabut peringatan tsunami, sebagian warga dan wisatawan di Labuan Bajo masih mengungsi usai gempa M7,7 di NTT.
Menperin: Arahan Presiden Tekankan Industri Jadi Fondasi Ekonomi

Menperin: Arahan Presiden Tekankan Industri Jadi Fondasi Ekonomi

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya pertumbuhan ekonomi dan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempertegas posisi industri sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
PLN Terus Siaga Pemulihan Kelistrikan Pascagempa M7.7 di Laut Flores

PLN Terus Siaga Pemulihan Kelistrikan Pascagempa M7.7 di Laut Flores

General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Timur, F Eko Sulistyono mengatakan saat ini tim PLN melakukan pemulihan secara bertahap di Nusa Tenggara Timur.
Jadi Penyebab Timnas Indonesia Tersingkir, Pelatih Thailand Buat Pernyataan Mengejutkan soal Singapura Jelang Semifinal Piala AFF 2026

Jadi Penyebab Timnas Indonesia Tersingkir, Pelatih Thailand Buat Pernyataan Mengejutkan soal Singapura Jelang Semifinal Piala AFF 2026

Pelatih Thailand Anthony Hudson menegaskan timnya tidak akan meremehkan Singapura di leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026, Sabtu (15/08/2026) malam WIB.
Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Putri U-16 tampil gemilang pada laga perdana Srikandi Merdeka Cup. Garuda Pertiwi puncaki Grup A setelah menang telak 7-0 atas Arab Saudi.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT