News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Ditakuti di Liga Voli Korea Karena 3 Aspek Paling Menonjol Ini, Bahkan Lawan Red Sparks Sampai Gigit Jari

Megawati Hangestri menjadi pemain yang ditakuti di Liga Voli Korea karena punya 3 aspek menonjol. Bahkan performanya bersama Red Sparks sampai bikin lawannya
Kamis, 7 Maret 2024 - 11:57 WIB
Megawati Hangestri Ditakuti di Liga Voli Korea Karena 3 Aspek Paling Menonjol Ini, Bahkan Lawan Red Sparks Sampai Gigit...
Sumber :
  • Kovo/Naver

tvOnenews.com - Atlet voli cantik asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi kian mendapatkan popularitas di Liga Voli Korea.

Nama pevoli asal Jember itu melambung seiring permainannya yang makin impresif bersama Daejeon CheongKwanJang Red Sparks atau Daejeon Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama Daejeon, Megawati Hangestri berhasil membawa timnya mencatatkan 19 kemenangan, 14 kekalahan, dan 58 poin, dan kini bertengger di peringkat 3 klasemen Liga Voli korea.

Kemampuan Mega mencetak poin lewat smash tajam dan keras juga membuatnya menjadi salah satu pemain yang patut diperhitungkan lawan.

Bahkan dalam beberapa laga bersama Red Sparks, Megawati Hangestri pernah melontarkan smash petir dan menjadi headshot bagi lawannya di lapangan.

Megawati Hangestri kini menjadi salah satu pemain yang ditakuti di Liga Voli Korea

Berikut adalah 3 aspek paling menonjol dari Megawati Hangestri yang bikin lawan Red Sparks gigit jari:

1. Spike Keras ala Megatron

Pemain yang berposisi sebagai opposite hitter itu dikenal memiliki spike atau smash keras dan tajam. 

Bahkan beberapa kali smash Megawati Hangestri sampai membuat headshot bagi lawan. Megawati juga kerap mencetak poin dari smash petir miliknya yang dianggap mematikan lawan.

Smash Megawati menjadi senjata utama yang bisa membawa dampak besar bagi permainan tim Red Sparks. 

Statistik mencatat Megawati Hangestri telah mencetak 470 poin dari spike. Hal ini menunjukkan jika Megawati memiliki ketajaman dan kehandalan serangan yang dimilikinya.

Spika adalah salah satu aspek paling penting dalam permainan, dan Megawati berhasil membuktikan kemampuannya yang luar biasa untuk menghasilkan poin dari serangan itu.

Kecepatan dan kekuatan spike Megatron cukup sulit untuk dihalau lawan, dan ini membuat Mega menjadi pemain andalan di Red Sparks.

Berkat spike keras dan tajam atlet voli cantik asal Indonesia ini lantas mendapat julukan Megatron dari para fans di Korea.

Spike keras dan tajam dari Megawati Hangestri. Source: kolase tim tvOnenews

2. Block

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya piawai dalam melakukan spike tajam, namun block Mega juga patut diacungi jempol.

Saat pevoli asal Jember itu berada dalam posisi bertahan, dia mampu membaca serangan dengan baik. Hal ini juga memungkinkannya menghadang serangan lawan dan mengubahnya menjadi poin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT