Ungkapan Jujur 3 Senior Red Sparks saat Tahu Kontrak Megawati Hangestri Belum Aman, Ketiganya Bilang bahwa Megatron Itu...
- KOVO
tvOnenews.com - Tiga pemain senior Red Sparks kompak menyuarakan isi hati mereka saat tahu kontrak Megawati Hangestri yang akan habis bulan April belum ada kepastian.
Sebagaimana diketahui kehadiran Megawati Hangestri membawa perubahan yang amat signifikan bagi tim Red Sparks di liga voli Korea Selatan atau V League.
Contoh paling konkretnya adalah ketika Mega berhasil membawa Red Sparks menuju peringkat 3 klasemen liga. Itu membuka peluang besar untuk Red Sparks lolos ke babak playoff.
Sebelum Megatron -julukan Megawati Hangestri hadir, Red Sparks adalah tim yang dipandang sebelah mata. Terakhir kali mereka lolos ke babak palyoff adalah 8 tahun lalu.
Selain soal playoff, Megawati Hangestri juga memecahkan rekor-rekor pribadi yang bermanfaat untuk timnya Red Sparks. Namun sayang hingga saat ini kontraknya masih belum jelas.
Libero senior Red Sparks Noh Ran juga bernasib sama. Ia akan menjadi pemain inti lainnya yang masa kontraknya akan habis pada akhir musim 2023-2024.
Selain Megawati Hangestri dan Noh Ran, outside hitter senior Park Hye Min dan kapten tim Lee So Young juga akan berstatus sebagai pemain bebas transfer.
Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai status kontrak mereka. Noh Ran sendiri sudah bergabung bersama Red Sparks sejak musim 2018.
Sejak itu pula dia belum pernah merasakan bermain hingga lolos ke babak playoff selama mengenakan seragam merah hitam CheongKwanJang atau sebelumnya adalah KGC.
“Saya pikir sejak kedatangan Mega dan Gia tim kami lebih bervariasi dan lebih solid,” kata Noh Ran dikutip dari MSport, Jumat (8/3/2024)
Buktinya tim Red Sparks punya peluang besar lolos playoff untuk pertama kalinya.
Namun yang membuat Noh Ran sedih adalah kontrak Megawati Hangestri segera berakhir dan belum ada kabar lanjutan bagaimana nasibnya musim depan.
“Jika manajemen tidak memperpanjang kontrak dia, mungkin saya, Lee So Young, dan Park Hye Min juga ikut pergi dari sini,” ujarnya.
Bagi para pemain Red Sparks, Mega bukan hanya pemain yang berjasa membawa tim berpeluang besar lolos ke babak playoff namun juga sudah seperti sahabat bahkan keluarga.
“Semoga ada jalan terbaik di akhir musim,” ucapnya.
Di sisi lain rekan satu timnya pun berharap Megatron -julukan Megawati Hangestri untuk bertahan di Red Sparks.
Salah satu yang menyatakan itu adalah Giovanna Milana yang sudah menganggap Megawati lebih dari sahabat.
“Saya bisa main bagus di setiap pertandingan karena ada support dari dia. Dia luar biasa,” ungkap Gia.
Sementara itu federasi voli Korea Selatan Kovo juga mengakui bahwa kedatangan Megawati Hangestri telah membawa pengaruh besar bagi V League.
Dikutip dari Naver, salah satu pengurus federasi voli Korea KOVO mengatakan bahwa baru tahun ini pertandingan voli putri bisa menyedot penonton seperti pertandingan putra.
Tercatat pertandingan antara Pink Spiders versus Red Sparks pada 24 Desember 2023 sebagai penonton terbanyak mencapai 6.150 penonton.
Tak hanya mengalami lonjakan penonton di stadion. Tayangan siaran langsung, cuplikan-cuplikan pertandingan, bahkan momen-momen kecil sekalipun yang terjadi di Korea juga banyak dicari.
Tim Red Sparks sendiri dengan cepat mengalami peningkatan jumlah pengikut mencapai 237.000 di Instagram dan 200.000 subscriber di kanal YouTube.
Menariknya peningkatan jumlah pengikut tak hanya terjadi di tim Megawati Hangestri, tetapi juga akun resmi KOVO dan tim-tim lain seperti Pink Spiders hingga Hyundai Hillstate juga kebanjiran pengikut baru.
Berkat meningkatnya animo terhadap V League, KOVO dikabarkan berniat meningkatkan gaji pemain asing Asia musim depan.
Dari yang sebelumnya 100.000 Dolar Amerika untuk pemain di tahun pertama menjadi 125.000 Dolar untuk tahun pertama.
Kemudian 150.000 Dolar untuk selanjutnya. Artinya jika Megawati Hangestri mau bertahan di Red Sparks, di musim selanjutnya ia akan mendapatkan bayaran jauh lebih tinggi bisa mencapai 2,3 miliar Rupiah.
(amr)
Follow tvOnenews.com di sini Google News.
Load more