Seperti Megawati Hangestri, Bintang Timnas Jepang Ini Langsung Jadi Kunci Tim di Musim Perdana Liga Voli Korea
- KOVO
tvOnenews.com - Pemain tim nasional Jepang, Haruyo Shimamura, langsung menunjukkan kualitasnya di Liga Voli Korea (V-League) musim 2025/2026 saat membawa AI Peppers mengalahkan Hyundai Hillstate 3-1 (25-23, 22-25, 25-23, 27-25) pada putaran keenam di Suwon Gymnasium, 8 Februari.
Meskipun AI Peppers sudah gagal lolos ke playoff bersama Red Sparks, tim itu tetap menunjukkan semangat juang tinggi dengan menaklukkan Hyundai Hillstate, yang menempati posisi kedua klasemen.

- KOVO
Dalam laga ini, Shimamura terpilih sebagai MVP pertandingan berkat 22 poin tertinggi tim dengan tingkat keberhasilan serangan 67,7%.
Kehadiran Haruyo Shimamura menjadi kunci di tengah absennya pemain asing lain, Zoe Weatherington, yang harus menepi karena cedera.
Datang dari klub papan atas Jepang, NEC Red Rockets Kawasaki, Shimamura langsung menjadi tulang punggung tim barunya dan membantu AI Peppers keluar dari posisi terakhir dalam sejarah klub.
Penampilan Shimamura musim ini mengingatkan publik pada debut Megawati Hangestri bersama Red Sparks, yang langsung menjadi pemain inti dan pahlawan tim dalam membawa Red Sparks lolos ke playoff V-League.
Meskipun berposisi sebagai middle blocker dan bertubuh relatif kecil (182 cm), Shimamura menonjol dalam serangan bergerak dan cepat, menempati peringkat kedua untuk serangan cepat serta ke-11 untuk perolehan poin dan blok.
Shimamura mengaku senang dengan pengalaman pertamanya bermain di luar Jepang.
“Musim ini penuh dengan kegembiraan. Ada momen baik dan buruk, tetapi saya senang bisa menghadapi tantangan dan datang ke Korea setelah berusia 30 tahun. Saya akan memberikan yang terbaik untuk sisa musim ini,” ujarnya dilansir dari laman Joongang.
Mengenai masa depan, ia menambahkan, “Saya tidak punya rencana pasti. Saya ingin bermain voli di luar Jepang. Jika terpilih untuk tim nasional, saya akan berpartisipasi,” pungkasnya.
Meski berada di penghujung karier, pemain andalan Jepang di VNL (Volleyball Nations League) tetap rendah hati dengan haus belajar.
“Di Jepang, saya tidak memiliki banyak pengalaman dengan serangan dua tahap, jadi saya tidak memiliki banyak teknik untuk menyerang dari dekat net, tetapi saya pikir saya sedang belajar,” kata Shimamura.
Load more