News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klub-klub Liga Voli Korea Ngebet Datangkan “Kembaran” Megawati Hangestri, KOVO sampai Bahas Ulang Regulasi Pemain Asing

Setelah berhasil membuktikan ketajamannya di Liga Voli Korea musim 2023/2024, Megawati Hangestri kembali mendapat kepercayaan dari Red Sparks untuk memperkuat -
Kamis, 23 Mei 2024 - 16:32 WIB
Klub-klub Liga Voli Korea Ngebet Datangkan “Kembaran” Megawati Hangestri, KOVO sampai Bahas Ulang Regulasi Pemain Asing
Sumber :
  • Instagram @red_sparks

tvOnenews.com - Tingginya animo penonton Liga Voli Korea Selatan tak terlepas dari kehadiran Megawati Hangestri di Red Sparks musim 2023/2024 lalu. 

Walau saat ini Megawati Hangestri masih bermain untuk Jakarta BIN di Proliga, musim depan pevoli asal Jember itu akan kembali ke Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liga Voli Korea 2024-2025 sendiri akan dimulai 19 Oktober 2024 mendatang. 

Megawati Hangestri(Megawati Hangestri. Foto: Instagram @red_sparks)

Presiden KOVO Cho Won-tae mengungkapkan bahwa semenjak kehadiran Megawati Hangestri pemain lokal Korea seakan kesulitan mencapai performa top mereka. 

Tak heran jika klub-klub Korea berlomba-lomba mendatangkan pemain serupa Megawati untuk memperkuat tim mereka.

Cho Won-tae pun berniat mengevaluasi regulasi V League untuk mendongkrak daya saing para pemain lokal. 

Menurut Cho Won-tae langkah ini mau tak mau diambil sebagai respons terhadap tren peningkatan minat klub untuk mendatangkan pemain asing seperti Megawati Hangestri Pertiwi yang berhasil bersama Red Sparks. 

Megawati telah mencuri perhatian di kancah voli asia dan internasional. Ia terbukti menjadi katalisator bagi perubahan timnya. 

Megawati Hangestri(Megawati Hangestri. Foto: Instagram @red_sparks)

Kehadiran Mega di klub Red Sparks tidak hanya mengubah dinamika permainan dalam tim tetapi juga menarik minat penonton Liga Voli Korea. 

Cho Won-tae bahkan menyebut Megawati sebagai salah satu pemain terbaik di Asia yang memberikan kontribusi besar bagi popularitas voli Korea di mata dunia. 

Ketika menjelaskan alasan di balik perubahan peraturan ini Cho Won-tae menegaskan bahwa keberhasilan Megawati adalah cerminan dari kualitas voli Korea yang semakin berkembang. 

Menyadari potensi yang dimiliki oleh pemain lokal dan dampak positif yang dihasilkan oleh pemain asing seperti Megawati, KOVO merasa perlu untuk menetapkan pembatasan yang lebih ketat untuk menjaga keseimbangan dalam kompetisi klub. 

Sementara itu dalam konteks klub Red Sparks saran untuk memperpanjang kontrak Megawati Hangestri dianggap sebagai langkah yang paling strategis mengingat kontribusinya yang signifikan dalam mengangkat prestasi tim dan meningkatkan citra klub. 

Meskipun perubahan ini mungkin menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar dan pengamat, nampaknya KOVO telah membuat langkah yang diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam olahraga ini di Korea Selatan.

KOVO sampai ubah regulasi gaji pemain asing

Dikutip dari Naver, salah satu pengurus federasi voli Korea KOVO mengatakan bahwa baru tahun ini pertandingan voli putri bisa menyedot penonton seperti pertandingan putra. 

Tercatat pertandingan antara Pink Spiders versus Red Sparks pada 24 Desember 2023 sebagai penonton terbanyak mencapai 6.150 penonton.  Tak hanya mengalami lonjakan penonton di stadion. 

Megawati Hangestri(Megawati Hangestri. Foto: Instagram @red_sparks)

Tayangan siaran langsung, cuplikan-cuplikan pertandingan, bahkan momen-momen kecil sekalipun yang terjadi di Korea juga banyak dicari. 

Tim Red Sparks sendiri dengan cepat mengalami peningkatan jumlah pengikut mencapai 237.000 di Instagram dan 200.000 subscriber di kanal YouTube.  

Menariknya peningkatan jumlah pengikut tak hanya terjadi di tim Megawati Hangestri, tetapi juga akun resmi KOVO dan tim-tim lain seperti Pink Spiders hingga Hyundai Hillstate juga kebanjiran pengikut baru.  

Berkat meningkatnya animo terhadap V League, KOVO dikabarkan berniat meningkatkan gaji pemain asing Asia musim depan. 

Dari yang sebelumnya 100.000 Dolar Amerika untuk pemain di tahun pertama menjadi 125.000 Dolar untuk tahun pertama.  

Kemudian 150.000 Dolar untuk selanjutnya. Artinya jika Megawati Hangestri mau bertahan di Red Sparks, di musim selanjutnya ia akan mendapatkan bayaran jauh lebih tinggi bisa mencapai 2,3 miliar Rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young kembali ke Korea Selatan dengan membawa 10 gelar sepanjang musim 2026 setelah menjuarai Denmark Open dan French Open secara beruntun. Bidik rekor.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young kembali ke Korea Selatan dengan membawa 10 gelar sepanjang musim 2026 setelah menjuarai Denmark Open dan French Open secara beruntun. Bidik rekor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT