News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IOC Undang 39 atlet Rusia dan Belarus Ikut Olimpiade Paris

IOC merilis daftar nama-nama yang diizinkan berkompetisi dalam pesta olahraga yang akan digelar pada 26 Juli-11 Agustus itu mencakup atlet dari cabang olahraga
Jumat, 28 Juni 2024 - 22:03 WIB
IOC Undang 39 atlet Rusia dan Belarus Ikut Olimpiade Paris
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengundang 22 atlet Rusia dan 17 atlet Belarus untuk bertanding di Olimpiade Paris sebagai atlet netral meski beberapa sudah memutuskan untuk tidak ambil bagian.

Daftar nama-nama yang diizinkan berkompetisi dalam pesta olahraga yang akan digelar pada 26 Juli-11 Agustus itu mencakup atlet dari cabang olahraga tenis, menembak, dan dayung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar pertama, yang diterbitkan pada 15 Juni, dibatasi pada empat disiplin, yakni gulat, angkat besi, bersepeda, dan trampolin.

Sebanyak 18 atlet telah mengonfirmasi kehadiran mereka, yaitu tiga atlet sepeda, tiga atlet trampolin, dua atlet angkat besi, dan 10 atlet gulat.

Dua atlet dayung dan dua atlet anggar Belarus belum memberikan tanggapan mereka.

Ada ketegangan serupa di antara daftar atlet tenis yang dirilis pada Kamis (27/6). Petenis Rusia Daniil Medvedev dan Andrey Rublev, yang saat ini masing-masing berada di peringkat lima dan enam dunia, belum memberikan tanggapan resmi.

Hal yang sama berlaku untuk bintang tenis putri, duo Belarus juara Australian Open peringkat tiga dunia Aryna Sabalenka dan mantan peringkat satu dunia Victoria Azarenka.

Namun, presiden Federasi Tenis Rusia Shamil Tarpischev awal bulan ini mengatakan bahwa Rublev, peraih medali perak 2021 Karen Khachanov, serta peringkat 15 putri Liudmila Samsonova tidak akan bermain di Olimpiade.

Sabalenka juga mengatakan dia tidak akan ambil bagian di Olimpiade Paris.

"Apalagi dengan semua perjuangan yang saya alami dalam beberapa bulan terakhir, saya merasa harus menjaga kesehatan saya," kata Sabalenka pekan lalu, dikutip dari Antara, Jumat (28/6/2024).

"Terlalu padat untuk jadwal saya dan saya membuat keputusan untuk menjaga kesehatan saya."

Untuk diundang ke Olimpiade sebagai "atlet individu netral," peserta pertama-tama harus memenuhi kriteria kualifikasi federasi masing-masing.

Kemudian mereka akan diperiksa atas indikasi apapun bahwa mereka mungkin mendukung perang di Ukraina atau memiliki hubungan dengan militer negara mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT