GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Honor Belum Dibayar, 14 Petinju di Kebumen Laporkan Promotor ke Polisi

Kejuaraan Tinju memperebutkan Sabuk Emas Bupati Kebumen yang diikuti atlet tinju dari berbagai daerah pada Sabtu (9/1/2022) lalu ternyata berbuntut panjang. 
Selasa, 15 Februari 2022 - 12:01 WIB
Subur Yanto (kaos kuning) bertemu petinju yang kontraknya belum dibayar, di sebuah hotel di Kebumen. (Foto : Istimewa)
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah - Kejuaraan Tinju memperebutkan Sabuk Emas Bupati Kebumen yang diikuti atlet tinju dari berbagai daerah yang digelar di lapangan Desa Rowokele, Kecamatan Ayah, pada Sabtu (9/1/2022) lalu ternyata berbuntut panjang. 

Pertandingan yang dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Kejuaraan Tinju Profesional Indonesia atau KTPI Ruhut Sitompul, kini masuk ke ranah hukum Polres Kebumen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya sebanyak 14 petinju profesional mengaku belum dibayarkan honornya. Atas hal tersebut belasan petinju pun melapor kepada Polres Kebumen, Senin (14/2/2022).

Hal ini disampaikan oleh Subur Yanto Siregar selaku pendamping para atlet tinju yang belum dibayar tersebut. Subur menyampaikan pihaknya diminta oleh 14 petinju untuk mendampinginya. Hal ini berkaitan dengan hak mereka yang belum diberikan sepenuhnya. Dimana usai pertandingan beberapa pentinju baru dibayar Rp200 hingga Rp500 ribu saja.

"Saya langsung datang ke Kebumen, dan mendampingi mereka. Saya sangat kasihan sekali, para atlet diperlakukan seperti itu,” tuturnya.

Dijelaskan Subur, melalui sambungan telepon, uang dari Muspika Kebumen belum ditransfer. Atas jawaban tersebut pihaknya pun menemui Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Dalam pertemuan tersebut, diketahui, jika urusan dengan bupati hanya sebatas izin saja.

"Urusan dengan bupati sebenarnya hanya soal izin saja. Bahkan secara pribadi, bupati juga membantu acara tersebut,” jelas Subur.

Subur Yanto pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan perihal tersebut ke Polres Kebumen. Langkah ini diambil karena sudah mencoreng nama baik petinju profesional dan juga Kebumen. Bahkan sabuk kejuaraan pun ternyata sewa. Sabuk kembali diminta usai juara turun dari panggung.

"Jika pihak promotor mau berbuat baik dan memenuhi hak-hak petinju, maka persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Saya berkenan mencabut laporannya di Polres Kebumen. Namun jika tidak maka proses hukum harus berlanjut," tegas Subur.

Selain belasan petinju yang belum dibayar, terinformasi pula, pihak promotor belum melunasi biaya hotel. Bukan itu saja beberapa tunggakan lainnya juga belum dibayar seperti sewa ring dan lima biaya ronde girl. (Wahyu Kurniawan/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT