Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil
Sumber :
  • Antara

Windy Cantika Dapat Bonus 300 Juta, Ridwan Kamil: Kadeudeuhnya ditabung dan diawet-awet ya

Minggu, 25 Juli 2021 - 18:52 WIB

Bandung, Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil akan memberikan "kadeudeuh" atau bonus berupa uang sebesar Rp300 juta kepada lifter putri asal Jawa Barat, Windy Cantika Aisah yang berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

"Kadeudeuh" sesuai kesanggupan kita, ditabung ya. Diawet-awet, supaya nanti pas masa tua, saat fisik tidak memungkinkan uangnya bisa membantu diinvestasikan kira-kira gitu," kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil saat berbincang dengan Windy melalui siaran langsung di instagram miliknya, Minggu.

Menurutnya, apa yang dilakukan Windy menjadi suntikan semangat bagi bangsa Indonesia khususnya warga Jawa Barat yang saat ini masih berjuang mengalahkan pandemi COVID-19 dan pihaknya berpesan agar "kadeudeuh" jika sudah diterima nanti agar dipakai untuk hal bermanfaat.

“Kadeudeuhnya ditabung, diawet-awet,” kata Ridwan Kamil yang melakukan siaran langsung dari Gedung Pakuan, Kota Bandung.

"Geulis, bageur (cantik, baik) Srikandi Indonesia yang telah berprestasi. Terima kasih sudah membanggakan Indonesia dan Jabar. Perjalanan masih panjang tetap semangat,” katanya menambahkan.

Orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Windy yang merupakan mojang asal Cimaung, Kabupaten Bandung itu. Salah satunya mengenai pesan motivasi bagi anak muda lainnya di Indonesia.

"Kira-kira apa pesan kamu untuk geng rebahan apa? yang mungkin ngangkat galon aja repot," kata Kang Emil kepada Windy.

"Mungkin pesan dari Windy sih tetap semangat, tetap kerja keras, karena dalam agama saya, Islam, orang tua harus dibanggakan dan diangkat harkat, derajat dan martabatnya. Itu hukumnya wajib, jadi semangat untuk banggakan orang tua, bukan doakan umur mereka pendek, tetapi selagi mereka ada kenapa tidak dibahagiakan," kata Windy kepada Ridwan Kamil.

Dalam perbincangan dengan Ridwan Kamil selama 30 menit tersebut, Windy bercerita keberhasilannya meraih medali perunggu berkat kedisiplinan dan komitmen. Menu latihan yang diberikan para pelatih setiap hari dilakukan dengan baik.

“Pagi jadwal latihan dua kali. Jam 6 senam, jogging, sprint. Siap-siap latihan lagi jam 9-12 siang. Habis itu latihan lagi jam 4 sore sampai 7 malam. Itu rutin, liburnya hanya Kamis sama Minggu,” kata Windy.

Windy pun berpesan kepada sesama anak muda seperti dirinya tetap semangat dan bekerja keras dalam bidang apapun yang sedang dijalani. Apalagi saat pandemi, sikap pantang menyerah harus ditumbuhkan.

“Tetap semangat dan kerja keras karena untuk seumuran seperti ini, dalam agama Windy Islam, membanggakan dan mengangkat harkat martabat dan derajat orang tua hukumnya wajib. Jadi, semangat buat banggakan orang tua, selagi mereka ada harus kita bahagiakan,” ujarnya.

Windy pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya hingga bisa meraih prestasi dunia seperti sekarang.

“Kalau buat orang-orang yang sudah semangatin terima kasih sudah support Windy, dengerin cerita keluh kesah Windy, selalu menemani dalam keadaan apapun. Doanya juga dukungan,” katanya menegaskan.

Windy merupakan atlet lulusan PPLP Provinsi Jawa Barat yang sejak kecil sudah dibina Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tahun 2014-2020.

Pemda Provinsi Jawa Barat sejak sebelum pandemi telah menetapkan "kadeudeuh" bagi atlet peraih prestasi di berbagai ajang dan untuk level Olimpiade "kadeudeuh" yang disiapkan adalah emas Rp 750 juta, perak Rp500 juta, perunggu Rp300 juta. (mii/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Lima Desa di Barito Masih Terendam Banjir

Lima Desa di Barito Masih Terendam Banjir

Banjir yang melanda Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, semakin meluas. Hingga hari ketiga, banjir belum juga surut.
Satgas: 28 Daerah di Sumut Masuk Dalam Zona Kuning Covid-19

Satgas: 28 Daerah di Sumut Masuk Dalam Zona Kuning Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara menyatakan 28 kabupaten/kota di provinsi itu masuk kategori zona kuning dari sebelumnya 22 daerah.
Buaya Gigit Warga Tanggamus Lampung

Buaya Gigit Warga Tanggamus Lampung

Seorang warga dari desa Kanoman, kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung Hendri (30 tahun) digigit oleh seekor buaya saat hendak memasang perangkap ikan.
Garuda Pertiwi Menuju Tajikistan

Garuda Pertiwi Menuju Tajikistan

Babak kualifikasi Piala Asia akan dilangsungkan di Central, Tajikistan. Indonesia tergabung di grup C bersama dengan Singapura, Korea Utara dan Irak.
STY Mulai Pelatnas Timnas Senior

STY Mulai Pelatnas Timnas Senior

Tim ini akan dipersiapkan untuk ajang playoff kualifikasi Piala Asia 2023, dimana pasukan garuda akan berhadapan dengan Taiwan pada Oktober nanti.
Geger, Buaya Masuk Kolam Ikan Warga di Jambi

Geger, Buaya Masuk Kolam Ikan Warga di Jambi

Warga desa Kebun Sembilan, Muaro Jambi dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya sepanjang lima meter dan berbobot hampir setengah tondi areal kolam ikan milik warga.
Trending
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Sejauh ini polisi sudah menyita banyak barang bukti dari tempat kejadian perkara yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Mimin justru mengaku tak ada masalah dengan Tuti maupun Amalia dan mengklaim tak pernah bertemu dengan kedua korban.
Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Dari dokumen yang secara eksklusif diterima tvOnenews.com, disebutkan sejumlah ruangan dalam keadaan basah dan tergenang air.
Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Dari analisis CCTV, diketahui bahwa ada dua kendaraan yang dipakai terduga pelaku pembunuhan. Yakni Toyota Avanza berwarna putih dan Yamaha Nmax berwarna biru.
Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah kematian Amalia Mustika Ratu (23) dan ibunya, Tuti Suhartini (55), akun media sosial milik Amel, yakni Instagram, langsung nonaktif. Ternyata ada seseorang yang sengaja melakukannya.
Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiayaan yang diterima tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama, Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, akhirnya terungkap. Terlapor adalah jenderal bintang dua.
Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Baik Yosep dan Yoris mengakui, hubungan Tuti sebagai istri tua dengan Mimin yang merupakan madunya, tidak harmonis. Terutama masalah pengelolaan keuangan yayasan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
One Pride Mixed Martial Art
00:00 - 01:00
Kabar Hari Ini
01:00 - 01:30
Ragam Perkara
Selengkapnya