News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Red Sparks Siap Lepas Megawati Hangestri? Klub Raksasa Lain Sudah Incar Megatron dan Siap Bayar Mahal Bahkan Berikan...

Red Sparks siap kehilangan Megawati Hangestri di musim depan? Rumor gaji Megawati yang tergolong kecil, dan tak sebanding dengan prestasinya membuat klub lain
Kamis, 13 Februari 2025 - 11:21 WIB
Red Sparks Siap Lepas Megawati Hangestri Klub Raksasa Lain Sudah Incar Megatron dan Siap Bayar Mahal Bahkan Berikan...
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Red Sparks siap kehilangan Megawati Hangestri di musim depan? Megawati Hangestri menjadi salah satu pevoli paling bersinar di Liga Voli Korea (V League) berkat performa impresifnya bersama Red Sparks. 

Namanya mulai mencuri perhatian sejak musim lalu, ketika ia tampil luar biasa dan berkontribusi besar bagi timnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilannya membuat pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, kembali memilihnya dalam draft pemain Asia KOVO untuk musim ini. 

Pilihan tersebut terbukti tepat, karena di musim keduanya, Megawati tetap menjadi pilar utama tim.

Hingga putaran keempat musim ini, atlet voli asal Jember itu mencatatkan dirinya sebagai pencetak skor terbanyak Red Sparks dengan 538 poin. 

Tak hanya itu, ia juga mencetak sejarah sebagai pemain kuota Asia pertama yang berhasil mengoleksi lebih dari 1.000 poin di V-League. 

Catatan gemilang ini membuat banyak penggemar berharap ia tetap bertahan di Red Sparks. Namun, aturan KOVO yang berlaku menjadi kendala besar bagi kelanjutan kariernya di klub tersebut.

Menurut regulasi terbaru KOVO, pemain asing—termasuk kuota Asia—hanya diperbolehkan bermain di klub yang sama selama maksimal dua musim berturut-turut. 

Aturan ini berarti Megawati tidak bisa langsung memperkuat Red Sparks untuk musim ketiga. Namun, ia masih bisa berkompetisi di V League jika bergabung dengan klub lain.

Untuk melanjutkan kariernya di Liga Voli Korea, Megawati harus mengikuti kembali proses try-out pemain Asia yang diselenggarakan KOVO. 

Semua tim peserta V League, kecuali Red Sparks, dapat merekrutnya melalui mekanisme tersebut. 

Agen Megawati di Korea, yang dikenal dengan nama Wassupman, mengungkapkan dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Negawassup bahwa ada kemungkinan aturan ini mengalami revisi.

"Menurut regulasi saat ini, pemain kuota Asia sebenarnya bisa bertahan di satu tim selama lebih dari dua musim, tetapi ada ketentuan khusus yang harus dipenuhi," jelas Wassupman. 

Ia menambahkan, jika Red Sparks ingin memperpanjang kontraknya setelah musim ini dan Megawati menyetujuinya, maka ia masih bisa bertahan hingga tahun depan. 

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram

 

Namun, jika ia menolak perpanjangan kontrak, KOVO melarangnya bermain di V League selama dua tahun ke depan.

"Menurut saya, regulasi ini lebih menguntungkan klub dibandingkan pemain," kata Wassupman. 

Meskipun demikian, aturan ini tetap membuka peluang bagi pemain seperti Megawati untuk berkarier lebih panjang di V League, meskipun tidak selalu dengan klub yang sama.

Keberhasilan Megawati membawa Red Sparks meraih 13 kemenangan beruntun menjadi bukti kehebatannya di tengah persaingan yang ketat. 

Hal ini menarik perhatian klub-klub lain di V League yang siap membayar mahal untuk mendapatkan jasanya. 

Salah satu klub yang dikabarkan tertarik merekrutnya adalah IBK Altos, yang dikenal memiliki sejarah sukses dalam perekrutan pemain asing berkualitas. 

Klub lain seperti GS Caltex juga dilaporkan siap menggelontorkan dana besar untuk merekrut Megawati sebagai andalan mereka di musim mendatang.

Selain faktor prestasi, besaran gaji Megawati juga menjadi topik menarik. Saat ini, gajinya di Red Sparks diperkirakan mencapai USD 200.000 per musim. 

Jika ia bergabung dengan klub lain, angka tersebut berpotensi meningkat mengingat tingginya permintaan akan pemain bintang di V League. 

Dengan usianya yang masih muda dan performa yang terus meningkat, Megawati diprediksi akan menjadi salah satu pemain Asia dengan bayaran tertinggi di liga ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai atlet asal Jember, Indonesia, Megawati tidak hanya mengharumkan namanya sendiri tetapi juga mengangkat citra voli Indonesia di kancah internasional. 

Terlepas dari hambatan aturan KOVO, masa depannya di dunia voli tampak cerah. Dengan dukungan penggemar dan minat dari berbagai klub, ia berpeluang besar untuk terus mencetak sejarah baru dan menginspirasi generasi pevoli muda di Indonesia dan Asia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya
ADVERTISEMENT