Media Turki Terang-terangan Sebut Megawati Hangestri Bisa Main di Liga Voli Turki, Megatron Juga Jujur Soal Masa Depannya Ingin ke....
- Tangkapan layar fakta garuda
tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan usai mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan karier voli di Eropa.
Bintang Red Sparks tersebut mengisyaratkan bahwa musim 2024/2025 mungkin menjadi musim terakhirnya di Liga Voli Korea.
Dalam sebuah wawancara, ia menyebut Turki sebagai salah satu negara yang ingin ia tuju, tidak hanya untuk bermain tetapi juga untuk menikmati suasana di sana.
"Bisa ke Eropa, ya Alhamdulillah kalau gitu," ungkap Megawati, dikutip dari YouTube Fakta Garuda.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai negara tujuannya, Megawati memberikan jawaban yang mengejutkan.
"Kayaknya Turki deh. Kalau ke Turki, aku pengen jalan-jalan juga di sana soalnya," ujar Megawati sambil tertawa malu.
Megawati dan Peluang di Liga Voli Eropa
Peluang Megawati untuk bermain di Eropa semakin terbuka lebar. Media asal Turki, Media Turk, menyebutkan dalam sebuah tayangan live mereka di YouTube, bahwa atlet asal Indonesia itu memiliki potensi besar untuk tampil di Liga Voli Turki.
Keahlian dan performanya yang impresif di Liga Voli Korea menjadi modal utama bagi Megawati untuk melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi.
Kans ini juga disambut oleh Loudry Maspaitella, mantan setter legendaris Timnas voli putra Indonesia. Loudry turut memberikan pandangannya terkait masa depan Megawati.
Ketika menjadi komentator di TVRI pada Kamis (31/10/2024) lalu, Loudry mengungkapkan bahwa Megawati sebaiknya terlebih dahulu bermain di Liga Voli Jepang sebelum menuju Eropa.

- Red Sparks
"Kalau dari segi uangnya lebih banyak di Korea. Tapi kalau ingin bermain di Eropa, Mega harus pindah ke Jepang," ujar Loudry.
Menurutnya, Jepang memiliki standar permainan yang lebih kompetitif dibanding Korea dari segi teknis, sementara Korea lebih unggul dalam aspek industri olahraga.
Bagaimana Aturan KOVO tentang Pemain Asing di Liga Voli Korea?
Megawati saat ini masih terikat kontrak dengan Red Sparks untuk musim 2024/2025. Namun, regulasi terbaru dari KOVO (Federasi Voli Korea) mengenai pemain asing bisa memengaruhi keputusan masa depannya.
Pada musim 2024/2025, KOVO menerapkan peraturan yang lebih ketat terkait perekrutan pemain asing. Beberapa poin penting dalam regulasi ini antara lain:
1. Setiap tim hanya diperbolehkan memiliki satu pemain asing.
2. Pemain asing yang ingin memperpanjang kontraknya harus memenuhi standar performa minimal yang ditetapkan oleh KOVO.
3. Tim yang memilih untuk mengganti pemain asingnya harus mengikuti proses seleksi ulang melalui sistem draft.
4. Gaji pemain asing dibatasi sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak melebihi ambang batas tertentu.
Dengan adanya regulasi ini, masa depan Megawati di Liga Voli Korea menjadi tidak pasti. Jika ia ingin tetap bersaing di level internasional, pindah ke liga yang lebih kompetitif seperti Liga Voli Jepang atau Eropa bisa menjadi langkah terbaik.
Target Megawati untuk Red Sparks
Di musim sebelumnya, Megawati berhasil membawa Red Sparks ke babak playoff setelah tujuh tahun absen.
Meski akhirnya hanya finis di peringkat ketiga, kontribusinya sangat signifikan dalam meningkatkan performa tim.
Menariknya, Megawati sudah mengisyaratkan bahwa musim ini mungkin menjadi musim terakhirnya bersama Red Sparks.
Dalam sebuah video di YouTube Off The TV pada Senin (21/10/2024), ia menyatakan harapannya untuk memberikan trofi bagi timnya sebelum pergi.
"Aku ingin bermain voli dengan senang hati pastinya, aku ingin menang juga. Mungkin ini musim terakhir aku di Red Sparks, aku ingin kasih satu bintang," ungkapnya.
Keputusan Megawati dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menarik untuk disimak, terutama soal nasibnya di Korea Selatan.
Apakah ia akan tetap bertahan di Korea, pindah ke Jepang, atau langsung terbang ke Eropa? Yang pasti, peluangnya untuk tampil di level tertinggi semakin besar. (udn)
Load more