News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Ko Hee-jin, Justru Pelatih Hi-Pass yang Berani Desak KOVO Ubah Aturan Pemain Asing, Nasib Megawati Hangestri Bisa Berubah?

Pelatih Korea Expressway Hi-Pass, Kim Jong-min desak KOVO ubah aturan transfer pemain asing. Jika disetujui, nasib Megawati Hangestri di Red Sparks akan
Selasa, 11 Maret 2025 - 17:36 WIB
Bukan Ko Hee-jin, Justru Pelatih Hi-Pass yang Berani Desak KOVO Ubah Aturan Pemain Asing, Nasib Megawati Hangestri Bisa Berubah
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pelatih Korea Expressway Hi-Pass, Kim Jong-min, mengambil langkah berani dengan mendesak Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) untuk merevisi kebijakan transfer pemain asing non-Asia di Liga Voli Korea. 

Perubahan ini, jika disetujui, bisa memberikan dampak besar bagi nasib Megawati Hangestri di Red Sparks.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, KOVO tengah mempertimbangkan untuk mengubah sistem perekrutan pemain asing Asia dari sistem try-out menjadi sistem bebas kontrak

Perubahan ini diproyeksikan akan mulai berlaku paling cepat pada musim 2026/2027. Namun, untuk musim depan, proses seleksi pemain asing Asia masih akan menggunakan sistem try-out.

Akan tetapi dengan mekanisme baru di mana para pemain hanya perlu mengirimkan rekaman pertandingan untuk dievaluasi oleh klub peserta.  

Sayangnya, kebijakan ini masih terbatas pada pemain asing Asia saja. Sementara kuota pemain asing non-Asia tetap menggunakan sistem try-out, yang dianggap kurang efektif oleh Kim Jong-min.

Kondisi ini memicu Kim untuk menyuarakan perlunya perubahan kebijakan agar sistem bebas kontrak juga berlaku bagi pemain asing non-Asia.  

Pelatih Korea Expressway Hi-Pass, Kim Jong-min Soroti Kinerja Pemain Asing Non-Asia

Kim Jong-min menyoroti beberapa masalah yang muncul akibat sistem try-out untuk pemain asing non-Asia. 

Menurutnya, beberapa pemain asing non-Asia musim ini tidak mampu menunjukkan performa maksimal karena faktor cedera dan ketidakcocokan dengan gaya bermain di V-League. 

Megawati Hangestri Pertiwi dan pelatih Hi-Pass, Kim Jong-min.
Megawati Hangestri Pertiwi dan pelatih Hi-Pass, Kim Jong-min.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO

 

Beberapa tim bahkan terpaksa memutus kontrak pemain asing yang kurang memuaskan, namun harus mengganti mereka dengan pemain yang sudah terdaftar di draft awal KOVO. 

Akibatnya, kualitas pengganti sering kali tidak sesuai harapan dan menyulitkan pelatih dalam menyusun strategi permainan.  

"Saya tahu pemain asing Asia, khususnya dari China, banyak yang tidak mendaftar," ujar Kim Jong-min, dikutip dari Naver.  

"Sebagai gantinya, tim-tim lain juga ingin mendatangkan pemain asing non-Asia dengan kualitas bagus, misalnya dari Amerika Serikat."  

"Tapi tidak semuanya bisa cocok dengan pola permainan di V-League yang dalam satu minggu bisa melakoni dua hingga tiga pertandingan."  

"Oleh karena itu, saya meminta (KOVO) untuk juga mengubah sistem pemain asing non-Asia menjadi bebas kontrak. Sehingga kami (tim Liga Voli Korea) bisa menilai apa yang dibutuhkan oleh pelatih," tegas Kim.  

Kim menekankan bahwa fleksibilitas dalam merekrut pemain asing non-Asia akan memberi keleluasaan bagi pelatih dalam menentukan strategi dan meningkatkan performa tim secara keseluruhan.  

Dampak Potensial Bagi Megawati Hangestri

Jika usulan Kim Jong-min diterima oleh KOVO, kebijakan baru ini bisa berdampak besar pada karier Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.  

Seperti yang dilaporkan oleh YNA, Megawati saat ini berstatus sebagai pemain asing Asia di Red Sparks. 

Jika sistem bebas kontrak untuk pemain asing non-Asia diterapkan, Megawati bisa berpotensi mendapatkan kontrak yang lebih menguntungkan.  

Jika tetap berstatus sebagai pemain asing Asia, Megawati kemungkinan besar akan bertahan di Red Sparks dengan gaji sekitar Rp2,4 miliar per musim. 

Namun, jika aturan baru memungkinkan Megawati untuk diakui sebagai pemain asing non-Asia, nilai kontraknya bisa meningkat hingga Rp4 miliar per musim, bahkan tanpa harus berpindah ke klub lain.  

Namun, situasi ini tentu tidak lepas dari kebijakan manajemen Red Sparks dan sikap pelatih Ko Hee-jin terhadap nasib Megawati. 

Sebelumnya, Ko Hee-jin pernah secara terbuka menyatakan bahwa Megawati adalah salah satu pemain kunci yang berkontribusi besar pada performa Red Sparks musim ini. 

Oleh karena itu, Red Sparks kemungkinan besar akan berusaha mempertahankan Megawati dengan menyesuaikan status dan kontraknya, jika kebijakan baru benar-benar diterapkan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Red Sparks, mempertahankan Megawati dengan status pemain asing non-Asia bisa menjadi strategi cerdas untuk meningkatkan daya saing tim. 

Fleksibilitas dalam mendatangkan pemain asing berkualitas juga akan membuka peluang bagi Red Sparks untuk memperkuat komposisi tim secara keseluruhan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Jika proses naturalisasinya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, Bung Ropan menyebut jika Timnas Indonesia akan ketambahan pemain baru jelang Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT