GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aduh, Megawati Hangestri Masih Boleh Pakai Hijab di Liga Voli Turki? Ternyata Aturan Federasi Olahraga Turki Saat ini....

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Manisa BBSK di Liga Voli Turki. Apakah ia bisa tetap memakai hijab seperti saat di Liga Voli Korea bersama Red Sparks? 
Jumat, 11 Juli 2025 - 10:11 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli Indonesia yang dikenal karena ketangguhannya dan penampilannya dengan hijab, baru saja menorehkan langkah besar dalam karier internasionalnya. 

Setelah dua musim membela Red Sparks di Liga Voli Korea (KOVO), Megawati kini resmi memperkuat Manisa BBSK, klub yang bermain di divisi utama Liga Voli Turki, Sultanlar Ligi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepindahan ini disambut antusias publik Indonesia, namun juga memunculkan pertanyaan: apakah Megawati harus melepas hijabnya saat berlaga di Turki?

Sebagai atlet berhijab, penampilan Megawati memang jadi sorotan tersendiri. Ia tidak hanya menjadi simbol kekuatan dan kerja keras, tapi juga konsistensi dalam mempertahankan identitasnya. 

Di Korea Selatan, Megawati bermain dengan mengenakan hijab, meski berada dalam liga yang sangat kompetitif dan disiplin. 

KOVO sendiri sebenarnya tidak memiliki larangan resmi mengenai hijab, namun budaya dan iklim kompetitif di sana membuat sangat sedikit atlet Muslim tampil dengan hijab secara terbuka. Megawati menjadi pengecualian yang mencolok.

Bagaimana Aturan Atlet Mengenakan Hijab di Turki?

Kini, saat ia hijrah ke Turki, publik bertanya-tanya soal aturan yang berlaku di negara tersebut. Turki memang dikenal sebagai negara sekuler yang sempat melarang penggunaan jilbab di ruang publik pada dekade 1980-an hingga awal 2000-an. 

Namun, sejak 2012, Federasi Olahraga Turki mencabut larangan tersebut, memungkinkan para atlet perempuan Muslim mengenakan hijab secara resmi. 

Tahun berikutnya, pemerintah Turki pun mencabut larangan hijab di institusi publik seperti sekolah dan parlemen. 

Artinya, secara hukum, tidak ada larangan bagi Megawati untuk bertanding dengan hijab di Liga Voli Turki.

Federasi Voli Turki (TVF) yang membawahi kompetisi seperti Sultanlar Ligi juga mengacu pada standar Federasi Bola Voli Internasional (FIVB), yang memperbolehkan pemakaian hijab selama tidak mengganggu keselamatan atlet. 

FIVB sudah menghapus kewajiban busana terbuka seperti bikini di voli pantai sejak 2012. Contohnya adalah Doaa Elghobashy dari Mesir yang bertanding mengenakan hijab di Olimpiade Rio 2016.

Di TVF, meski tak secara eksplisit mencantumkan aturan soal hijab dalam dokumen seperti Sport Julisa atau Danışma Talimatı, mereka mengikuti regulasi FIVB. 

Hal ini diperkuat dengan penampilan beberapa atlet Muslimah dari tim-tim Iran yang juga berlaga dalam kejuaraan AVC dan turnamen internasional lainnya tanpa masalah terkait hijab.

Bergabungnya Megawati ke Manisa BBSK pun menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak memiliki persoalan dengan atribut keagamaannya. 

Turki sendiri memiliki populasi mayoritas Muslim dan kini sangat terbuka terhadap penampilan hijab, termasuk dalam dunia olahraga.

Sebagai atlet yang tetap berprestasi sambil mempertahankan prinsip, Megawati merupakan sosok panutan bagi perempuan muda di Indonesia dan dunia Islam. Ia membuktikan bahwa mengenakan hijab tidak menghalangi performa di level internasional. 

Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat penting agar ia terus percaya diri, apalagi menghadapi persaingan ketat di Sultanlar Ligi yang dihuni klub-klub elite Eropa seperti Eczacıbaşı dan VakıfBank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah Megawati ke Liga Turki tak hanya soal karier, tetapi juga simbol dari perjuangan identitas, prestasi, dan profesionalisme. 

Ia memperlihatkan bahwa menjadi atlet hijabers bukanlah halangan untuk bersaing di panggung global. Kini, dengan regulasi yang semakin inklusif, dunia olahraga telah membuka ruang yang lebih luas bagi para Muslimah untuk tetap bersinar. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung Ungkap Strategi Tekan Harga Cabai di Jakarta: Pedagang Cuma Boleh Ambil Untung Segini

Pramono Anung Ungkap Strategi Tekan Harga Cabai di Jakarta: Pedagang Cuma Boleh Ambil Untung Segini

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan optimisme bahwa lonjakan harga cabai keriting saat ini akan segera mereda dan kembali normal dalam 1-2 minggu ke depan.
Wasit LGBT di Jerman Babak Belur Dihajar setelah Melamar Kekasihnya di Hadapan 50.000 Penonton, Namanya Pascal Kaiser

Wasit LGBT di Jerman Babak Belur Dihajar setelah Melamar Kekasihnya di Hadapan 50.000 Penonton, Namanya Pascal Kaiser

Seorang wasit di Jerman, Pascal Kaiser menunjukkan dirinya babak belur setelah menjadi korban pengeroyokan pasca lamar kekasih di laga FC Koln Vs VfL Wolfsburg.
Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

PLN berhasil mengopreasikan saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Blangpidie-Tapak Tuan serta Gardu Induk (GI) 150 kV Blangpidie Extension.
Disaksikan Prabowo Langsung, Ini Daftar 11 MoU Pelaku Usaha Indonesia-AS Senilai US$38,4 Miliar

Disaksikan Prabowo Langsung, Ini Daftar 11 MoU Pelaku Usaha Indonesia-AS Senilai US$38,4 Miliar

Kesebelas kerja sama yang disaksikan Presiden Prabowo di AS menyentuh sektor hulu hingga hilir—mulai dari mineral kritis, energi, hingga teknologi semikonduktor.
Ini Alasan NasDem Tunjuk Ahmad Sahroni Lagi Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI

Ini Alasan NasDem Tunjuk Ahmad Sahroni Lagi Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI

Fraksi Partai NasDem kembali menunjuk Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI setelah sempat nonaktif selama enam bulan. Ternyata ini alasannya.
Tiga Pemuda Ditangkap Usai Terciduk Cari Tembakau Sintetis di Cipayung, Ini Pengakuannya

Tiga Pemuda Ditangkap Usai Terciduk Cari Tembakau Sintetis di Cipayung, Ini Pengakuannya

Sebanyak tiga pemuda diamankan warga usai kepergok diduga hendak mapping narkoba di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/2/2026) malam.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT