News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kristjan Chapman Juara CULTRA 2025, Pecahkan Rekor 100 KM di Dataran Tinggi Cameron Highlands

Kristjan Chapman, sukses memecahkan rekor waktu penyelesaian tercepat, yakni 13 jam 15 menit. Sebagai informasi, pada CULTRA 2024, Sange Sherpa dari Nepal keluar sebagai Juara Open Putra kategori 100 kilometer, dengan waktu 14 jam 21 menit 48 detik.
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:00 WIB
Kristjan Chapman saat berhasil mencapai garis finish dengan rekor catatan waktu 13 jam 15 menit, Sabtu (19/7/2025).
Sumber :
  • Cultra.

Pahang, tvOnenews.com - Atmosfer sejuk namun penuh ketegangan menyelimuti dataran tinggi Cameron Highlands saat Kristjan Chapman, pelari lintas alam asal Islandia melesat cepat hingga finish dan dinobatkan sebagai Juara Open Putra kategori 100 kilometer dalam ajang Cameron Ultra Trail (CULTRA) 2025. Ini adalah kemenangan besar pertamanya, sekaligus momen yang telah lama dinanti dalam perjalanan panjangnya sebagai atlet trail run.

Dalam edisi tahun ini, Kristjan Chapman, sukses memecahkan rekor waktu penyelesaian tercepat, yakni 13 jam 15 menit. Sebagai informasi, pada CULTRA 2024, Sange Sherpa dari Nepal keluar sebagai Juara Open Putra kategori 100 kilometer dengan waktu 14 jam 21 menit 48 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Luar biasa. Ini adalah pertama kalinya saya memenangkan ajang besar seperti ini. Sudah lama saya ingin mencapai ini, dan hari ini akhirnya saya bisa mencapainya. Saya sangat bahagia,” ujar Kristjan dengan penuh emosi, Sabtu (19/7/2025).

Lintasan 100 km CULTRA tahun ini menampilkan jalur yang teknikal dan berat, melintasi perkebunan teh, hutan tropis berkabut, serta tanjakan curam yang menjadi ciri khas kawasan pegunungan Cameron Highlands. Meski menghadapi rintangan berat dan sempat mengalami kram, Kristjan tetap menilai pengalamannya luar biasa.

“Saya pikir itu hebat. Medannya bagus, bukitnya bagus, betonnya bagus, jalurnya juga bagus. Tapi rintangannya sulit. Saya sempat kram di akhir, jadi saya harus melompati rintangan-rintangan itu,”ungkapnya.

Dengan catatan waktu 13 jam 15 menit, ia hampir memenuhi target pribadi yang telah ditetapkan sejak awal perlombaan.

“Target saya selalu 12 hingga 13 jam, jadi 13 dan 15 menit itu bagus,” katanya.

Medan lomba yang berat dengan kombinasi tanjakan terjal, beton, dan jalur trail yang teknikal, menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.

“Ada banyak tanjakan yang harus saya ulang berkali-kali sampai saya bisa sempurna,” katanya.

Kristjan, yang telah tinggal di Asia cukup lama dan delapan bulan terakhir menetap di Malaysia, merasa semakin terbiasa dengan iklim dan kontur wilayah pegunungan tropis.

“Saya sudah lama tinggal di Asia, jadi sekarang saya mulai terbiasa. Dan saya pasti akan kembali ke sini tahun depan untuk mempertahankan gelar,” tegasnya.

Kemenangan ini juga dipersembahkan untuk orang-orang terdekatnya. “Untuk teman-teman dan keluarga saya — ibu, ayah, saudara perempuan dan laki-laki saya — serta seseorang yang sangat spesial di hati saya,” ungkapnya.

Meski Kristjan belum pernah bertemu langsung dengan Sange Sherpa, ia menyatakan kekagumannya terhadap pelari asal Nepal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, saya pernah dengar tentang dia, tapi belum pernah bertemu. Sekarang saya bisa bilang kalau saya mengalahkannya, tahun depan saya akan kembali dan mencetak kemenangan lagi,” jelasnya dengan yakin.

Cameron Ultra Trail terus menjadi ajang bergengsi di Asia Tenggara, menarik pelari dari seluruh dunia berkat rute menantang dan panorama indah dataran tinggi. Kemenangan Kristjan Chapman tahun ini semakin mengukuhkan prestise CULTRA sebagai salah satu lomba ultra trail terbaik di kawasan ini.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaminan Al Nassr ke Ronaldo agar CR7 Tak Mogok Main Lagi: Mengembalikan Wewenang

Jaminan Al Nassr ke Ronaldo agar CR7 Tak Mogok Main Lagi: Mengembalikan Wewenang

Keputusan Ronaldo untuk mengakhiri aksi mogok main dipicu oleh langkah manajemen Al Nassr yang memberikan sejumlah jaminan kepada CR7. Jaminan seperti apa itu?
Timnas Indonesia Dilaporkan Bakal Lawan Tanjung Verde Sebelum Piala Dunia 2026 Digelar

Timnas Indonesia Dilaporkan Bakal Lawan Tanjung Verde Sebelum Piala Dunia 2026 Digelar

Timnas Indonesia kabarnya bakal melawan negara peserta Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, pada Mei atau Juni mendatang. Rumor ini bersirkulasi di media sosial X.
Head to Head Persib Bandung saat Hadapi Wakil Thailand: Menang 3 Kali, Ratchaburi FC Jadi Target Selanjutnya

Head to Head Persib Bandung saat Hadapi Wakil Thailand: Menang 3 Kali, Ratchaburi FC Jadi Target Selanjutnya

Meski belum bertemu Ratchaburi FC sebelumnya, Persib Bandung ternyata pernah tujuh kali hadapi klub Thailand. Tim kebanggan Bobotoh itu tercatat menang 3 kali.
Megawati Dapat Gelar Honoris Causa dari Kampus Arab Saudi, Ini Alasannya

Megawati Dapat Gelar Honoris Causa dari Kampus Arab Saudi, Ini Alasannya

Dia kini menerima gelar tersebut dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2/2026) waktu setempat.
KSAD Bocorkan Opsi Kirim 5.000–8.000 Personel ke Perdamaian Gaza, Fokus Medis dan Rekonstruksi

KSAD Bocorkan Opsi Kirim 5.000–8.000 Personel ke Perdamaian Gaza, Fokus Medis dan Rekonstruksi

Pernyataan itu disampaikan Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI–Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
Jejak Kabur Bos Blueray Cargo: KPK Telusuri Dugaan John Field Hilangkan Barang Bukti Saat Melarikan Diri di Kasus Impor Barang KW

Jejak Kabur Bos Blueray Cargo: KPK Telusuri Dugaan John Field Hilangkan Barang Bukti Saat Melarikan Diri di Kasus Impor Barang KW

Penelusuran dilakukan karena adanya jeda waktu antara John Field yang kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) dan penyerahan diri ke KPK.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Meski tanpa kehadiran Ronaldo di dua laga terakhir yang mereka jalani, Al Nassr sukses mempertahankan tren positif dan terus bersaing di papan atas klasemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT