GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mohon Maaf, Red Sparks Tutup Pintu Usai Megawati Hangestri Hengkang dari Manisa BBSK, Media Korea: Dia Tidak akan Memenuh Syarat untuk Masuk...

Didepak Manisa BBSK, Megawati Hangestri gagal balik ke Korea Selatan? Media Korea prediksi masa depan Megatron di musim ini jika dirinya ingin kembali ke Red Sparks
Sabtu, 1 November 2025 - 12:17 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • instagram/manisabbsk

tvOnenews.com - Nasib Megawati Hangestri Pertiwi kini tengah jadi sorotan publik voli internasional. Setelah resmi berpisah dengan klub Turki, Manisa BBSK, perjalanan karier “Megatron” kini memasuki babak baru yang penuh tanda tanya. 

Banyak penggemar menduga Megawati akan kembali ke Korea Selatan untuk memperkuat klub lamanya, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, tempat ia tampil memukau pada musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, harapan tersebut tampaknya tidak berjalan semulus yang diharapkan. Federasi voli profesional Korea, KOVO (Korea Volleyball Federation), menegaskan bahwa Megawati tak bisa kembali memperkuat Red Sparks untuk musim ini.

Padahal, jika menengok ke belakang, KOVO justru sempat “mengejar-ngejar” Megawati saat ia memutuskan berkarier di luar negeri dan bergabung dengan Manisa BBSK di Turki. Ironisnya, kini ketika sang opposite andalan Timnas Indonesia ingin pulang ke kompetisi yang membesarkan namanya, pintu justru tertutup rapat. 

Keputusan KOVO ini bukan tanpa alasan, sebab regulasi ketat di liga voli Korea memang tak memberi kelonggaran bagi pemain asing yang tak mengikuti mekanisme pendaftaran resmi. 

Dengan kondisi ini, masa depan Megawati di pentas voli profesional internasional pun kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media olahraga Asia.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Kabar hengkangnya Megawati dari Manisa BBSK pertama kali diumumkan lewat unggahan resmi klub asal Turki tersebut. 

Dalam pernyataannya, Manisa menegaskan bahwa Megawati tidak memenuhi kewajiban sebagaimana tertulis dalam kontraknya. 

“Pemain Tim Bola Voli kami, Megawati Hangestri Pertiwi, telah kembali ke negara asalnya, Indonesia, sebagai bagian dari turnamen Livoli Divisi Utama 2025/2026, sesuai dengan kontraknya,” tulis Manisa BBSK melalui akun Instagram-nya, Selasa (28/10). 

Klub tersebut juga menambahkan bahwa Megawati seharusnya kembali ke Turki tiga hari setelah memperkuat Bank Jatim, namun ia menolak dengan alasan harus membela Timnas di SEA Games 2025. 

“Meskipun diwajibkan untuk bergabung kembali tiga hari setelah turnamen berakhir sebagaimana tercantum dalam kontraknya, pemain tersebut gagal memenuhi kewajibannya,” sambung Manisa BBSK.

Dalam penjelasan lanjutan, klub mengungkap bahwa keputusan pemutusan kontrak diambil atas permintaan Megawati sendiri. 

“Pemain tersebut menyatakan tidak ingin kembali ke Turki karena jadwal padat Tim Nasional selama musim kompetisi dan meminta agar kontraknya diakhiri,” tulis Manisa. Megawati pun tak menampik kabar itu. 

Melalui Instagram Stories, ia menegaskan bahwa keputusan hengkang dari Manisa BBSK adalah pilihannya sendiri. 

“Bahwa benar jika saya sudah tidak ada kontrak lagi dengan klub Manisa Turki, ini juga benar-benar permintaan dari saya pribadi, bukan dari pihak manapun dan ini juga sudah ada kesepakatan bersama dan tidak ada yang dipaksakan,” ujar Megawati.

Setelah lepas dari Manisa, Megawati kini fokus memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia yang sedang bersiap menghadapi SEA Games 2025. 

Namun, rumor mengenai klub barunya tetap mencuat, terutama soal kemungkinan ia kembali ke Red Sparks di Korea Selatan. Apalagi, Megawati dan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, sempat berjanji untuk bisa kembali bekerja sama suatu saat nanti. 

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Sayangnya, jalan tersebut tampaknya belum terbuka. Berdasarkan laporan media Korea Selatan, Yonhap News, Megawati tidak memenuhi syarat untuk tampil di V-League musim 2025–2026 karena tidak mengikuti Asian Quarter Draft yang digelar pada April lalu.

“Mega meninggalkan tim (Manisa BBSK); mungkinkah kembali ke V-League?” tulis Yonhap dalam artikelnya. 

“Dia tidak akan memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam V-League musim ini, tetapi dia diharapkan menjadi agen bebas tahun depan,” lanjut media tersebut. 

Yonhap juga menegaskan bahwa pemain yang tidak terdaftar di Asian Draft Quarter tidak dapat menandatangani kontrak dengan klub mana pun di V-League. “Dia tidak akan bisa bermain di musim V-League 2025-2026, yang dibuka pada tanggal 18,” tulis laporan itu.

Fakta ini memperjelas bahwa Megawati memang belum bisa kembali ke Korea dalam waktu dekat. Sebelum meninggalkan Red Sparks, ia sempat menolak perpanjangan kontrak dan tidak mendaftar di draft pemain Asia karena alasan pribadi. 

“Dia menolak permintaan manajer untuk memperbarui kontraknya setelah kejuaraan musim 2024-2025, dengan alasan pribadi,” tulis Yonhap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, harapan bagi penggemar Megawati belum sepenuhnya sirna. Yonhap juga menyebut bahwa Megawati bisa kembali ke V-League tahun depan melalui jalur free agent, asalkan ia memenuhi regulasi dan mendaftarkan diri secara resmi. 

Dengan pengalaman, reputasi, dan kemampuan luar biasa yang ia miliki, bukan tidak mungkin Megawati akan kembali bersinar di kancah voli Korea Selatan dalam waktu dekat. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.

Trending

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT