News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Megawati Hangestri, Kisah Ajaib Arimbi Syifana: Dari Latihan di Gang Rumah Sampai Starter Livoli 2025

Kerap disebut bocil di dunia voli, Arimbi Syifana sukses menarik perhatian publik, lewat aksinya yang memukau di Livoli 2025. Pemain belia berusia 13 tahun yang sukses 
Selasa, 11 November 2025 - 18:06 WIB
Arimbi Syifana
Sumber :
  • Instagram Awrimbi

tvOnenews.com - Kerap disebut bocil di dunia voli, Arimbi Syifana sukses menarik perhatian publik, lewat aksinya yang memukau. Pemain belia berusia 13 tahun yang sukses menembus skuad utama Rajawali O2C dalam ajang Livoli Divisi Utama 2025. 

Saat sebagian besar anak seusianya masih sibuk bersekolah dan bermain di tingkat daerah, Arimbi sudah tampil di panggung tertinggi voli amatir Indonesia, berhadapan dengan para senior berlabel timnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua bermula dari hal sederhana. “Hallo, nama aku Arimbi. Aku dari Klub Rawajali O2C. Awal aku main voli, pertamanya diajarin sama ayah tentang latihan dasar dan fisik dasar. Kemudian dimasukin ke klub Rajawali O2C di Bandung,” ungkapnya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @awrimbi. 

Arimbi bercerita bahwa saat sedang berlatih bersama para kakak senior, sang pelatih tiba-tiba memintanya ikut latihan gabungan. “Ternyata itu lagi seleksi Livoli terus terpilih untuk ikut Livoli,” tulisnya.

Baginya, kesempatan tampil di Livoli adalah mimpi besar. “Rasanya ikut Livoli itu pasti senang, deg-degan. Beda gitu sama turnamen-turnamen lainnya,” ucapnya polos. 

Sejak kecil, Arimbi sudah terbiasa latihan keras bersama ayahnya. Ia belajar dari jatuh, bangkit, dan terus mengulang, hingga kini semua kerja keras itu terbayar lunas di panggung Livoli 2025.

Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Arimbi Syifana Andayani
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Arimbi Syifana Andayani
Sumber :
  • Instagram @arwimbi

 

Livoli dan Aturannya

Untuk memahami betapa luar biasanya pencapaian Arimbi, perlu diketahui bagaimana ketatnya aturan di kompetisi Livoli. Liga Voli Indonesia (Livoli) adalah ajang bergengsi yang digelar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). 

Kompetisi ini dibagi menjadi dua level: Divisi 1 dan Divisi Utama. Dua tim terbaik di Divisi 1 berhak promosi ke Divisi Utama musim berikutnya, sementara dua tim terbawah Divisi Utama harus terdegradasi.

Berbeda dengan Proliga yang bersifat profesional dan memperbolehkan pemain asing, Livoli adalah ajang amatir. Setiap peserta harus berasal dari klub binaan, bukan pemain sewaan dari luar. Hal ini sesuai prinsip pembinaan PBVSI agar klub-klub daerah benar-benar melahirkan pemain muda hasil didikan sendiri.

Selain itu, pemain Livoli tetap tunduk pada peraturan teknis Federasi Bola Voli Dunia (FIVB): enam pemain inti di lapangan, sistem rally point hingga 25 poin, dan tidak boleh menggunakan pemain asing. 

Karena itu, setiap pemain muda yang bisa menembus kompetisi ini menandakan kualitas pembinaan yang serius dari klub asalnya.

Rajawali O2C sendiri dikenal sebagai klub yang konsisten memberi ruang bagi pemain muda. Dalam Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di Magetan, tim ini menurunkan mayoritas pemain berusia di bawah 20 tahun karena beberapa pemain senior tengah cedera. Di sinilah nama Arimbi muncul sebagai bintang baru yang mencuri perhatian.

Disorot Pelatih Timnas: Pemain Fantastik, Masih 13 Tahun!

Keberanian Rajawali O2C menurunkan pemain belia justru membuahkan sorotan nasional. Pelatih Timnas Voli Putri U21, Marcos Sugiyama, bahkan datang langsung ke Magetan untuk menonton babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. 

Dalam wawancara dengan Moji Sports pada Rabu (15/10), ia mengakui sedang memantau beberapa pemain yang berpotensi memperkuat timnas.

“Saya pergi ke Magetan dan melihat satu pemain yang menarik perhatian saya. Adalah Arimbi nomor 24, masih 13 tahun,” ujarnya. 

“Saya coba memerhatikannya dan menaruh perhatian banyak. Siapa tahu? Kalau saya membawa dia ke Timnas senior,” tambahnya.

Bagi pelatih sekaliber Marcos, yang pernah menangani pemain profesional di Jepang, menyebut nama seorang remaja di kompetisi sebesar Livoli tentu bukan hal biasa. Artinya, kemampuan Arimbi sudah berada di level yang layak diperhitungkan.

Dalam pertandingan melawan PBV TNI AU, Arimbi tampil penuh percaya diri meski sempat gugup. “Tentunya seneng, ada juga rasa gugup sedikit karena lawannya lebih senior,” katanya usai laga live di Vidio. 

Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram @megawatihangestrip

 

Ia mengaku tak menyangka kalau latihan bareng senior beberapa bulan lalu ternyata bagian dari proses seleksi Livoli.

“Pertamanya tiba-tiba waktu latihan disuruh latihan bareng kakak-kakak, ternyata itu lagi seleksi,” kenangnya. 

Posisinya sebagai opposite posisi yang dituntut tajam dalam mencetak poin membuatnya berhadapan langsung dengan para bintang seperti Megawati Hangestri Pertiwi, idolanya sendiri. “Kak Megawati, karena mainnya bagus banget,” jawab Arimbi sambil tersenyum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat kemampuannya dan usia yang masih sangat muda, Arimbi Syifana Andayani jelas punya masa depan cerah. Ia bukan hanya simbol regenerasi di dunia voli Indonesia.

Tapi juga bukti bahwa kerja keras dan pembinaan yang tepat bisa membawa pemain muda melangkah jauh bahkan hingga menembus panggung nasional seperti Livoli Divisi Utama. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Sebanyak 16 klub Super League telah mendaftarkan pemain asing untuk I.League Cup 2026/2027. Menariknya, Persija Jakarta tidak memasukkan dua nama yang penting.
Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Nama Martha Amalia Iflahah menjadi perhatian publik usai kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun terungkap. Ini profil istri Dwi Bagus Martono.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Bobotoh Invasi Australia, Pelatih Melbourne Victory Pilih Fokus Misi Balas Dendam Amankan Poin Penuh dari Persib

Bobotoh Invasi Australia, Pelatih Melbourne Victory Pilih Fokus Misi Balas Dendam Amankan Poin Penuh dari Persib

Melbourne Victory akan menjamu Persib Bandung dalam laga pekan keempat babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two, pada Rabu (3/11/2026). 
Harga Cabai Merah Melonjak Tembus Rp124 Ribu, Mendag: Faktor Cuaca

Harga Cabai Merah Melonjak Tembus Rp124 Ribu, Mendag: Faktor Cuaca

Lonjakan harga cabai menjadi sorotan masyarakat. Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengungkapkan biang keladi kenaikan harga ini adalah faktor cuaca ekstrem.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT