GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Olahraga Padel Mahal? Ternyata ini 6 Faktor Penyebabnya

Padel jadi olahraga yang makin populer, tapi kenapa mahal? Berikut 6 alasan utamanya, mulai dari biaya pembangunan lapangan hingga peralatan berteknologi tinggi.
Rabu, 26 November 2025 - 13:18 WIB
Anya Geraldine saat berolahraga padel
Sumber :
  • Instagram/anyageraldine

tvOnenews.com - Padel memang dikenal sebagai salah satu olahraga yang sedang naik daun di berbagai negara. 

Permainannya cepat, menyenangkan, dan bisa dimainkan semua usia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, banyak orang bertanya-tanya, kenapa biaya bermain padel tergolong mahal?

Berdasarkan penjelasan dari situs luar negeri Padel Joy, berikut enam faktor utama yang membuat olahraga ini membutuhkan biaya besar.

1. Biaya Pembangunan Lapangan Sangat Tinggi

Lapangan padel tidak bisa dibuat sembarangan. Ada struktur kaca tempered, dinding logam, permukaan rumput sintetis, serta pondasi yang harus memenuhi standar internasional.

Menurut Padel Joy, pembangunan satu lapangan padel dapat menelan biaya antara USD 20.000 hingga 50.000, tergantung kualitas material dan lokasi pemasangan.

Artinya, klub atau pengelola butuh investasi besar sebelum bisa membuka layanan.

2. Perawatan Rutin yang Tidak Murah

Rumput sintetis lapangan harus disikat, diratakan, dan diberi pasir khusus agar tidak cepat rusak.

Selain itu, panel kaca perlu dibersihkan dan dicek keamanannya secara berkala.

Semua ini membutuhkan teknisi khusus dan biaya operasional yang tidak sedikit.

3. Rakets dan Peralatan Cenderung Mahal

Berbeda dari raket tenis, raket padel menggunakan bahan seperti karbon 3K, 12K, hingga 18K, EVA foam, dan teknologi anti-vibrasi.

Padel Joy menyebutkan bahwa rata-rata raket padel berkualitas menengah–atas harganya bisa USD 150–400, dan bisa lebih tinggi untuk model profesional.

Harga ini kemudian memengaruhi biaya sewa dan paket permainan di klub.

4. Biaya Sewa Lapangan Tinggi Karena Permintaan Melonjak

Padel adalah olahraga yang sedang booming di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Permintaan lapangan meningkat jauh lebih cepat dibanding jumlah fasilitas yang tersedia.

5. Lapangan Membutuhkan Ruang dan Lokasi Strategis

Lapangan padel memang lebih kecil dari tenis, tetapi tetap membutuhkan ruang indoor atau outdoor yang luas, plus area tambahan seperti ruang ganti, penerangan, dan tempat istirahat.

Jika dibangun di kota besar, harga tanah dan biaya sewa properti otomatis membuat harga bermain semakin mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Pelatih yang Berkualifikasi Masih Terbatas

Instruktur padel bersertifikat internasional jumlahnya belum banyak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).
Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT