News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Yolla Yuliana? Vietnam Turun dengan Bintang Voli Jepang, Indonesia Andalkan Megawati Hangestri dkk di Timnas Voli Putri SEA Games 2025

Vietnam mengandalkan bintang Jepang seperti Tran Thi Thanh Thuy dan Tran Thi Bich Thuy yang mendapatkan izin klub. Yolla Yuliana tak masuk Timnas voli putri Indonesia?
Sabtu, 29 November 2025 - 17:33 WIB
Yolla Yuliana saat berseragam Tokyo Sunbeams Jepang
Sumber :
  • instagram yollayuliana1515

tvOnenews.com - Tim nasional bola voli putri Vietnam kembali mencuri perhatian menjelang SEA Games 2025 Thailand. Negeri tersebut membawa skuad kuat berisi 14 pemain, termasuk dua andalan yang berkiprah di Liga Voli Jepang

Langkah ini memperlihatkan komitmen Vietnam untuk merebut medali emas sekaligus menantang dominasi Thailand yang telah berlangsung bertahun-tahun. Vietnam jelas mengirim pesan bahwa mereka siap tampil dengan kekuatan terbaik, bahkan tanpa opposite utama mereka, Nguyen Thi Bich Tuyen, yang kembali absen di turnamen besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Indonesia juga memiliki pemain yang tengah tampil di Liga Jepang: Yolla Yuliana, eks middle blocker Timnas yang sempat memperkuat Tokyo Sunbeams. 

Namun berbeda dengan Vietnam yang membawa seluruh pemain Jepangnya, Indonesia justru menyusun skuad SEA Games 2025 tanpa nama Yolla.

Sementara Vietnam mengandalkan bintang seperti Tran Thi Thanh Thuy dan Tran Thi Bich Thuy yang mendapatkan izin klub, Timnas Indonesia mengandalkan pemain lokal dan pemain inti seperti Megawati Hangestri Pertiwi. 

Lalu, apakah Yolla masuk daftar skuad resmi Indonesia? Jawabannya: tidak, Yolla tidak termasuk dalam daftar 18 pemain yang diumumkan.

Timnas voli putri Vietnam telah merilis daftar pemain yang akan bertanding di SEA Games 2025 Thailand. Total 14 nama dipilih dalam misi merebut medali emas sekaligus menggoyang dominasi Thailand. 

Namun Vietnam dipastikan tidak diperkuat opposite utama mereka, Nguyen Thi Bich Tuyen*. Pemain tersebut kembali absen pada turnamen besar, setelah sebelumnya juga mundur dari Kejuaraan Dunia Voli 2025 yang digelar di Thailand. 

Ini menjadi kedua kalinya ia melewatkan gelaran SEA Games beruntun setelah terakhir tampil pada edisi 2021 (ditunda ke 2022).

Meski kehilangan salah satu mesin serang terbaik, Vietnam tetap tampil dengan armada kuat. Dua bintang yang bermain di liga Jepang, Tran Thi Thanh Thuy dan Tran Thi Bich Thuy, dipastikan bergabung. Thanh Thuy masih menjadi pilihan utama Gunma Bank Green Wings, sementara Bich Thuy baru direkrut oleh Okayama Seagulls. 

Keduanya mendapat izin klub untuk tampil di SEA Games, menjadikan Vietnam sebagai lawan berat Indonesia di fase grup.

Indonesia sendiri tergabung di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, dan Malaysia. Rivalitas Indonesia vs Vietnam diprediksi menjadi laga paling panas di fase grup. 

Vietnam datang dengan materi pemain berpengalaman, sementara Indonesia bertumpu pada kombinasi pemain muda dan senior seperti Megawati Hangestri Pertiwi, yang tetap menjadi motor serangan utama.

Sementara itu, kabar menarik datang dari Filipina yang juga membawa pemain berbakat dari Liga Jepang, seperti Alyssa Jae Solomon dari Osaka Marvelous dan Bryan Bagunas untuk sektor putra yang membela Osaka Bluteon.

Untuk Indonesia, situasi berbeda terjadi pada sektor putra. Farhan Halim yang bermain untuk VC Nagano Tridents tidak bisa membela Merah Putih meski Liga Jepang mengizinkan pemain ASEAN untuk pulang.

Pelatih Timnas, Jeff Jiang Jie, mengatakan bahwa kendala waktu menjadi alasan utama:
“Farhan bermain di Jepang dan sangat sulit baginya untuk pulang, bergabung dalam latihan. Saya belum yakin apakah dia bisa bermain atau tidak karena dia masih bermain di Liga Jepang,” ujar Jiang.

Farhan akhirnya dicoret dari daftar resmi tim. Berbeda dengan Farhan, Yolla Yuliana justru sedang berada di Indonesia setelah kompetisi Divisi 2 Liga Jepang berakhir pada Maret 2025. 

Skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
Skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
Sumber :
  • AVC

 

Ia bahkan resmi bergabung dengan Jakarta Popsivo Polwan untuk final four Proliga 2025. Namun meski sudah kembali ke tanah air, nama Yolla Yuliana tetap tidak tercantum dalam daftar pemain Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025.

Timnas Putri Indonesia membawa 18 pemain yang terdiri dari pilar muda dan senior seperti Megawati, Naisya Pratama Putri, Syelomitha Wongkar, hingga Yolana Bheta. Tidak ada nama Yolla dalam daftar tersebut.

Daftar Pemain Timnas Bola Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 (18 pemain)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zahwa Aliah Jasmien, Indah Guretno Dwi Margiani, Namira Maradanti, Chelsa Nurtomo Berliana
Geofany Eka Chayaningtyas, Rika Dwi Latri, Pascalina Mahuze, Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana, Ersandrina Devega Salsabila, Mediol Stiovanny Yoku, Naisya Pratama Putri, Syelomitha Afrilaliza Wongkar, Megawati Hangestri Pertiwi, Khanza Putri Yansi Ganeshtri, Arneta Putri Amelian, Yolana Bheta Pengestika, Ajeng Nur Cahaya, dan Junaida Santi.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT