News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Leica Al Humaira Lubis, Karateka Muda yang Persembahkan Emas SEA Games 2025 untuk Indonesia

Kisah Leica Al Humaira Lubis, karateka muda asal Sumatera Utara yang sukses meraih emas di debutnya pada SEA Games 2025. Simak perjalanannya.
Jumat, 12 Desember 2025 - 14:45 WIB
Leica Al Humaira Lubis, Karateka Muda yang Persembahkan Medali Emas SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram @leicalubis

tvOnenews.com - Leica Al Humaira Lubis menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian pada gelaran SEA Games 2025.

Atlet karate asal Sumatera Utara ini sukses mempersembahkan medali emas ketujuh bagi Indonesia melalui nomor +68 kg putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

menjadikannya salah satu debutan paling bersinar di ajang olahraga terbesar kawasan Asia Tenggara tersebut.

Tampil pada final cabang karate melawan wakil Laos, Konenyvong Souphaphone, Leica menunjukkan performa matang dan penuh percaya diri.

Ia mengunci kemenangan dengan skor 2-0 pada pertandingan Kamis (11/12), yang digelar di Government Complex Chaeng Watthana, Thailand. 

Leica Al Humaira Lubis saat tampil di SEA Games 2025
Leica Al Humaira Lubis saat tampil di SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram @leicalubis

Hasil ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petarung terbaik di kelasnya.

SEA Games 2025 menjadi debut internasional bagi atlet kelahiran 14 September 2004 tersebut.

Meski baru pertama kali turun di ajang multievent tingkat Asia Tenggara, Leica menunjukkan kematangan teknik dan mental bertanding yang jarang dimiliki atlet muda.

Leica merupakan mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2022. 

Menariknya, nama “Leica” yang ia sandang identik dengan merek kamera ternama asal Jerman. Hal itu bukan kebetulan—sang ayah, Andi Lubis, adalah seorang fotografer yang mengidolakan jenama tersebut.

Selain memperkenalkan dunia fotografi, ayahnya juga menjadi sosok yang pertama kali membawa Leica ke dojo karate saat ia masih kecil.

Meski sempat merasa jenuh dan berjarak dari olahraga beladiri tersebut, Leica kembali menemukan semangatnya pada 2018.

Sejak itu, kariernya menanjak pesat.

Ia memulai perjalanan sebagai atlet daerah di Sumatera Utara, mengikuti berbagai seleksi hingga akhirnya dipercaya membela Indonesia di level internasional.

Sebelum menorehkan sejarah di Thailand, Leica sudah lebih dulu menunjukkan kemampuan mumpuni di ajang nasional.

Ia meraih medali emas dan perunggu pada PON 2024 Aceh-Sumatera Utara.

Pada 2025, ia kembali menunjukkan konsistensi dengan meraih perunggu di PON Bela Diri melalui nomor +68 kg putri.

Kumpulan prestasi tersebut menjadi pijakan kuat bagi Leica untuk tampil garang di SEA Games 2025.

Emas yang disumbangkan Leica menjadi bagian penting dari laju Indonesia pada hari tersebut. 

Selain emas dari nomor +68 kg putri, cabang karate juga menambah satu perak dari Daniel di nomor 84 kg putra serta perunggu dari tim kata putri.

Kontribusi cabang karate membuat total medali Indonesia menembus 46 keping, dengan rincian 13 emas, 20 perak, dan 13 perunggu hingga Kamis malam.

Keberhasilan Leica bukan hanya menambah kebanggaan bagi kontingen Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi karier panjangnya sebagai karateka profesional.

Dengan teknik yang solid, rekam jejak kompetitif, serta usia yang masih sangat muda, Leica berpotensi menjadi salah satu tulang punggung karate Indonesia di event-event besar mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Leica Al Humaira Lubis bukan sekadar peraih emas di SEA Games 2025.

Ia adalah gambaran dari dedikasi, keberanian, dan kebangkitan generasi baru atlet Indonesia yang siap bersinar di kancah internasional. (tsy)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eksodus WNI dari Sindikat Penipuan Kamboja Belum Reda, 2.752 Orang Mengadu ke KBRI Phnom Penh

Eksodus WNI dari Sindikat Penipuan Kamboja Belum Reda, 2.752 Orang Mengadu ke KBRI Phnom Penh

Arus kepulangan WNI yang keluar dari sindikat penipuan daring di Kamboja masih terus berlangsung.
Penawaran Harga Bak Bumi dan Langit, Petinggi Al Ittihad Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby

Penawaran Harga Bak Bumi dan Langit, Petinggi Al Ittihad Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby

Al Ittihad langsung menolak mentah-mentah penawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby. Penawaran Inter Milan menurut petinggi Al Ittihad dianggap terlalu rendah.
Drama Internal NU Berakhir! PBNU Terima Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketum Resmi Dipulihkan

Drama Internal NU Berakhir! PBNU Terima Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketum Resmi Dipulihkan

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat yang dipimpin langsung Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jabodetabek, Diperkirakan Terjadi hingga Februari 2026

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jabodetabek, Diperkirakan Terjadi hingga Februari 2026

BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih akan membayangi wilayah Jabodetabek. Sebab, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.
Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Pemerintah menggelar Rapat Tingkat Menteri untuk membahas percepatan penyelenggaraan Sekolah Terintegrasi (ST) sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.
11 ABK Indonesia Dipulangkan usai Selundupkan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia

11 ABK Indonesia Dipulangkan usai Selundupkan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Sebanyak 11 ABK Indonesia dipulangkan dari Malaysia setelah tertangkap menyelundupkan 7,5 ton pasir timah ilegal senilai Rp4,3 miliar ke Johor.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak perempat final Thailand Masters 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT