News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prestasi Indonesia Meledak di SEA Games 2025: Hujan Emas & Rekor Baru Mengguncang Thailand, Target Harian Dilampaui Dua Kali Lipat!

Hingga Kamis (11/12) malam, Indonesia kembali menambah 9 emas, 14 perak, dan 8 perunggu. Menpora RI Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet
Jumat, 12 Desember 2025 - 21:32 WIB
Prestasi Indonesia Meledak di SEA Games 2025: Hujan Emas & Rekor Baru Mengguncang Thailand, Target Harian Dilampaui Dua Kali Lipat!
Sumber :
  • Kemenpora

tvOnenews.com - Prestasi Indonesia di SEA Games 2025 terus menunjukkan grafik meningkat dari hari ke hari. Sejak upacara pembukaan, berbagai cabang olahraga mulai memanen emas dan membuktikan bahwa program pembinaan jangka panjang yang diterapkan pemerintah dan federasi sudah berada di jalur tepat. 

Atmosfer optimisme terasa di setiap venue kompetisi, sementara sejumlah atlet andalan tampil percaya diri dan langsung mempersembahkan kemenangan. Konsistensi ini membuat publik Tanah Air kembali menaruh harapan besar terhadap kejayaan olahraga Indonesia di level Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejutan demi kejutan hadir dari berbagai nomor pertandingan. Indonesia bukan hanya menjaga tren raihan medali emas, tetapi juga berhasil meraih kemenangan dari cabang yang sebelumnya tidak dijagokan. 

Fenomena ini kembali menegaskan bahwa SEA Games 2025 menjadi momentum bagi regenerasi atlet nasional. Di tengah persaingan ketat, para atlet mampu tampil berani dan disiplin sehingga medali emas kembali mengalir ke perbendaharaan kontingen Merah Putih. 

Melansir dari laman Kemenpora, dari balap sepeda, renang, karate, atletik, hingga basket 3x3 putri, semua menunjukkan bahwa Indonesia tengah memasuki fase kebangkitan performa yang luar biasa.

Hujan Medali Emas: Indonesia Melejit dari Target Harian

Hingga Kamis (11/12) malam, Indonesia kembali menambah 9 emas, 14 perak, dan 8 perunggu. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan pengurus cabor atas perjuangan mereka yang melampaui ekspektasi harian.

"Alhamdulillah target hari saya sampaikan tadi 8 sampai 9 medali emas, ternyata maksimal 9 emas untuk hari ini. Dua dari renang, basket 3x3 putri, Cycling MTB, Canoe, Karate hingga atletik yang bahkan pecah rekor SEA Games dan dari cabor yang lain," kata Erick Thohir usai menyaksikan laga renang di SAT Swimming Pool, Hua Mak, Bang Kapi, Bangkok.

Erick menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci agar target besar 80 medali emas dapat tercapai. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada federasi yang sudah serius, dan para atlet yang sudah berjuang untuk Indonesia. Ini saya harapkan tetap konsisten hingga akhir karena kita target 80 medali emas," tegasnya.

Cabor Penyumbang Emas: Dari MTB, MMA hingga Karate

Tambahan emas datang dari berbagai cabang. Di balap sepeda, Rendy Varera mempersembahkan emas melalui nomor Mountain Bike (MTB) Men’s Cross Country.

Di cabang Mixed Martial Arts (MMA), atlet putri Dwi Ani Retno Wulan meraih emas pertama bagi Indonesia di nomor Traditional -54 kg setelah mengalahkan Thi Thanh Binh Duong (Vietnam).

Cabor karate juga menyumbang emas melalui Leica Al Humaira Lubis pada kelas +68kg Women’s, menang 2–0 atas Wakil Laos, Konenyvong Souphaphone.

Dari Canoe, pasangan Subhi/Stevani Maysche Ibo menjadi yang tercepat pada nomor ganda campuran kayak 200 meter dengan waktu 36,409 detik, unggul atas Vietnam dan Singapura.

Sejarah baru tercipta dari Timnas Basket 3x3 Putri yang untuk pertama kali sejak 2019 berhasil meraih medali emas SEA Games

Prestasi Indonesia Meledak di SEA Games 2025 Hujan Emas & Rekor Baru Mengguncang Thailand, Target Harian Dilampaui Dua Kali Lipat!
Prestasi Indonesia Meledak di SEA Games 2025 Hujan Emas & Rekor Baru Mengguncang Thailand, Target Harian Dilampaui Dua Kali Lipat!
Sumber :
  • Kemenpora

Renang Kembali Mendominasi

Cabang renang kembali tampil gemilang dengan dua emas dari nomor 50 meter gaya punggung putra dan putri.

Jason Donovan Yusuf, yang menjalani debut SEA Games, menuntaskan lomba putra dengan waktu 25,36 detik. Sementara I Gede Siman Sudartawa turut menambah medali perunggu bagi Indonesia.

Di sektor putri, Masniari Wolf menjadi yang tercepat dengan catatan 28,80 detik.

"Saya kira renang hari ini sangat luar biasa, renang bisa menambah dua medali emas untuk Indonesia. Renang adalah salah satu cabor yang dipilih Presiden untuk masuk 21 cabor unggulan," ujar Erick Thohir.

Perolehan Hari Ketiga: Dua Kali Lipat Target Harian

Pada hari ketiga SEA Games 2025, Indonesia membukukan 8 emas, dua kali lipat dari target 4 emas per hari. Selain renang yang menyumbang dua emas, cabang atletik juga memenuhi target harian melalui Diva Renatta Jayadi yang mencatat lompatan 4,35 meter.

Lima cabor yang tak ditargetkan emas justru memberikan kejutan:

* Basket 3x3 putri
* Canoe
* Cycling MTB
* Extreme Sport
* Karate

“Selamat untuk keberhasilan para atlet. Ini bukti keseriusan para atlet sebagai duta bangsa untuk menunjukkan kekuatan kita di pentas olahraga Asia Tenggara,” ujar Erick Thohir.

Posisi Klasemen Sementara

Indonesia kini berada di peringkat tiga dengan koleksi:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

* 13 emas
* 24 perak
* 14 perunggu

Vietnam berada di posisi kedua, sementara tuan rumah Thailand masih memimpin klasemen. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT