News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masalah Klip Pedal Gagalkan Emas Indonesia di Nomor Team Pursuit SEA Games 2025

Harapan tim balap sepeda Indonesia untuk mempersembahkan medali emas pada nomor men’s team pursuit SEA Games Thailand 2025 harus kandas akibat kendala teknis yang terjadi pada awal perlombaan.
Kamis, 18 Desember 2025 - 23:55 WIB
Masalah Klip Pedal Gagalkan Emas Indonesia di Nomor Team Pursuit SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Harapan tim balap sepeda Indonesia untuk mempersembahkan medali emas pada nomor men’s team pursuit SEA Games Thailand 2025 harus kandas akibat kendala teknis yang terjadi pada awal perlombaan. 

Insiden tersebut terjadi di Hua Mark Velodrome, Bang Kapi, Bangkok, Kamis (18/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia yang menurunkan Terry Yudha Kusuma, Juilah Abi Manyu, Yosandy Darmawan Oetomo, Muhammad Andy Royan, dan Bernard Benjamin van Aert dinyatakan not finish setelah dua pembalap mengalami masalah pada klip pedal sesaat setelah lomba dimulai, sehingga tim akhirnya didiskualifikasi.

Pelatih kepala balap sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. 

Pasalnya, nomor team pursuit putra sebelumnya menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih emas.

“Harapannya hari ini ada medali emas dari team pursuit putra karena kami unggul di ASEAN, khususnya dari sisi best time. Namun hasil belum berpihak kepada tim kami,” ujar Dadang.

Dadang menjelaskan, masalah teknis muncul ketika klip pedal sepeda terlepas pada dua pembalap Indonesia di fase awal lomba. Kondisi itu membuat strategi balapan yang telah disiapkan sejak lama tak bisa dijalankan.

“Terjadi trouble pada klip pedal dan dua pembalap langsung terdampak. Padahal selama persiapan, mulai dari latihan di Solo sampai official training, tidak pernah ada masalah dengan sepatu maupun klip,” katanya.

Ia menambahkan, dua pembalap terdepan Indonesia sudah melaju dengan kecepatan tinggi saat insiden terjadi. Jika perlombaan dihentikan, justru berpotensi menimbulkan persoalan lain.

“Karena tidak ada kerusakan pada sepeda, sesuai regulasi hasilnya dinyatakan not finish. Ini benar-benar di luar harapan kami,” lanjut Dadang.

Pada nomor tersebut, medali emas direbut Malaysia yang diperkuat Abdul Azim Aliyas, Muhammad Adam Hakimi Nazuan, Muhammad Hafiq Mohd Jafri, Muhammad Yusri Shaari, dan New Joe Lau dengan catatan waktu 3 menit 14,855 detik.

Sementara medali perak menjadi milik tuan rumah Thailand yang diwakili Warut Parkkrathok, Putipong Chaloemsrimueang, Thak Kaeonoi, dan Nattakrit Kaeonoi dengan waktu 3 menit 23,879 detik. Medali perunggu tidak diberikan karena hanya diikuti tiga tim.

Di tengah hasil kurang maksimal pada nomor beregu, cabang balap sepeda Indonesia tetap mencatatkan prestasi melalui Ayustina Delia Priatna yang meraih medali perunggu pada nomor women’s scratch. 

Medali emas diraih pembalap Malaysia Nur Aisyah Mohamad Zubir, sedangkan perak menjadi milik Valencia Tan dari Singapura.

Dadang menilai Ayustina sejatinya memiliki peluang untuk meraih hasil lebih baik, namun situasi balapan di putaran terakhir membuatnya harus berjuang ekstra.

“Ayu sebenarnya punya peluang. Namun di last lap posisinya sedikit terjepit, sehingga harus mengambil jalur dalam dan tertahan beberapa pembalap. Dia bertahan di posisi ketiga dan itu tetap hasil yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Peluang Indonesia untuk menambah medali dari cabang balap sepeda masih terbuka. Tim Merah Putih dijadwalkan kembali berlomba pada nomor point race putra.

“Besok kami masih punya peluang, khususnya di point race putra. Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal dan hasil terbaik bisa diraih,” kata Dadang.

Sejauh ini, cabang balap sepeda telah menyumbangkan total tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu bagi kontingen Indonesia.

Dari disiplin mountain bike, Rendy Varera Sanjaya meraih emas nomor cross country eliminator serta perak nomor downhill putra, sementara Riska Amelia Agustina menyumbang perak nomor downhill putri.

Pada disiplin road race, dua medali emas dipersembahkan Ayustina Delia Priatna melalui nomor individual time trial putri dan team time trial putra yang diperkuat Aiman Cahyadi, Muhammad Raihan Maulidan, Muhammad Andy Royan, Muhammad Syelhan Nurrahmat, dan Maulana Astnan Al Hayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Medali perak diraih Muhammad Syelhan Nurrahmat pada nomor individual road race serta dari nomor road race beregu. 

Sementara itu, medali perunggu disumbangkan Aiman Cahyadi pada nomor individual time trial dan Ayustina Delia Priatna pada nomor individual road race putri.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT