News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dominasi Tenis Putri Indonesia! Duet Maut Aldila–Janice Antar Garuda Raih Emas SEA Games 2025

Medali emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand diraih Aldila Sutjiadi-Janice Tjen setelah menundukkan pasangan tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn
Jumat, 19 Desember 2025 - 18:17 WIB
Dominasi Tenis Putri Indonesia! Duet Maut Aldila–Janice Antar Garuda Raih Emas SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Keberhasilan Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen meraih medali emas ganda putri cabor tenis di SEA Games 2025 menjadi salah satu momen paling berkesan bagi kontingen Indonesia. 

Duet dua petenis putri terbaik Tanah Air ini tampil memukau sejak awal pertandingan hingga partai puncak, menunjukkan kombinasi teknik, mental juara, dan kekompakan yang matang. Kemenangan ini sekaligus menegaskan kebangkitan tenis putri Indonesia di level Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Emas yang diraih Aldila dan Janice juga terasa spesial karena datang di tengah tekanan besar sebagai wakil unggulan. 

Bertanding di hadapan publik tuan rumah Thailand, keduanya mampu menjaga fokus dan tampil dominan. Hasil ini bukan hanya soal podium tertinggi, tetapi juga simbol keberhasilan regenerasi dan kesinambungan prestasi tenis Indonesia di ajang multievent.

Dominasi di Final Ganda Putri, Satu-satunya Emas Nomor Perorangan

Melansir dari Kemenpora, medali emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand diraih Aldila Sutjiadi/Janice Tjen setelah menundukkan pasangan tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada partai final. 

Bertanding di National Tennis Development Center, Bangkok, Jumat (19/12/2025), Aldila/Janice menang meyakinkan dalam dua set langsung dengan skor 6-2, 6-1.

Sejak set pertama, Aldila/Janice langsung mengambil inisiatif permainan. Tekanan agresif yang dilancarkan membuat pasangan Thailand kesulitan mengembangkan permainan. Set pembuka pun berhasil diamankan Indonesia dengan skor 6-2.

Memasuki set kedua, dominasi Aldila/Janice semakin terlihat. Mereka unggul jauh dan terus menjaga konsistensi permainan. Patcharin/Thasasporn tak mampu keluar dari tekanan hingga set kedua kembali ditutup dengan skor telak 6-1, sekaligus memastikan medali emas untuk Indonesia.

Emas dari nomor ganda putri ini menjadi satu-satunya medali emas Indonesia di nomor perorangan tenis SEA Games 2025. 

Sebelumnya, sejumlah wakil Indonesia harus terhenti di babak semifinal. Karena itu, kemenangan Aldila/Janice memiliki arti penting sebagai penutup manis perjuangan tenis Indonesia di sektor individual.

Bagi Janice, emas ini juga menjadi momen kebangkitan. Ia sebelumnya sempat mengundurkan diri dari semifinal nomor tunggal putri karena masalah kesehatan. 

Keputusan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran, namun Janice membuktikan mampu bangkit dan tampil maksimal di nomor ganda bersama Aldila.

edali emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand diraih Aldila Sutjiadi-Janice Tjen setelah menundukkan pasangan tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn
edali emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand diraih Aldila Sutjiadi-Janice Tjen setelah menundukkan pasangan tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn
Sumber :
  • Kemenpora

Emas Kedua untuk Duet Aldila–Janice

Keberhasilan ini bukan emas pertama bagi Aldila/Janice di SEA Games 2025 Thailand. Sebelumnya, mereka juga sukses mempersembahkan emas dari nomor beregu putri. Dengan demikian, ganda putri ini menyumbang dua emas sekaligus bagi kontingen Indonesia.

Capaian Aldila/Janice juga memastikan cabang olahraga tenis mengoleksi tiga medali emas di SEA Games 2025. Dua emas sebelumnya diraih dari nomor beregu putra dan beregu putri, menandai performa impresif tenis Indonesia sepanjang kejuaraan.

Pernyataan Aldila Usai Laga

Usai pertandingan final, Aldila Sutjiadi mengungkapkan rasa syukurnya bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap kekuatan lawan dan strategi bermain agresif sejak awal.

“Saya sama Jenice sudah beberapa kali bertemu lawan, di beregu kita juga sudah bertemu. Jadi saya sudah mengetahui kekuatan lawan, dan bermain agresif sejak awal pertandingan,” kata Aldila.

Target Terlampaui, Indonesia Kian Percaya Diri

Tambahan emas dari Aldila/Janice membuat koleksi medali Indonesia di SEA Games ke-33 Thailand mencapai 83 emas, disertai 93 perak dan 103 perunggu. 

Raihan tersebut memastikan Indonesia melampaui target 80 medali emas yang sebelumnya dicanangkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Pada pertandingan final tersebut, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat turut hadir menyaksikan langsung dan mengalungkan medali kepada Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen. 

Momen ini menjadi penegas bahwa duet emas tenis putri Indonesia telah menorehkan sejarah penting di SEA Games 2025.

Profil Singkat Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen

Aldila Sutjiadi merupakan salah satu petenis putri Indonesia dengan rekam jejak internasional paling konsisten. Ia dikenal sebagai spesialis ganda yang telah menorehkan prestasi di berbagai turnamen internasional, termasuk level WTA. 

Pengalamannya berlaga di turnamen elite dunia membuat Aldila memiliki ketenangan dan visi bermain yang matang, terutama saat menghadapi tekanan di pertandingan besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Janice Tjen adalah wajah baru yang bersinar di tenis Indonesia. Meski usianya relatif muda, Janice menunjukkan perkembangan pesat dengan prestasi di level junior hingga senior. 

Namanya kian diperhitungkan setelah mencatatkan lonjakan peringkat dunia dan menembus jajaran petenis elite. Kombinasi pengalaman Aldila dan energi muda Janice menjadi kekuatan utama duet ini. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.
Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Tangis haru Megawati Hangestri pecah, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama usai tekuk Gresik Petrokimia dengan skor 3-1 di final four Proliga 2026
Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan shio cinta 10 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan asmara bagi lajang dan pasangan hari ini.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT