News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Pencak Silat di SEA Games 2021: Semua Negara Bersatu ‘Keroyok’ Kontingen Indonesia di Hanoi, Vietnam

Tim pencak silat Indonesia protes karena mendapat perlakuan tak adil pada SEA Games 2021 dan ada intrik untuk menjegal atlet-atlet Tanah-Air mendominasi medali.
Selasa, 17 Mei 2022 - 17:45 WIB
M Khoiruddin Mustakim menendang atlet Malaysia, Muhammad Hairi Adib Bin Azhar, di SEA Games 2021.
Sumber :
  • antarafoto

Hanoi, Vietnam – Kontingen pencak silat Indonesia mengajukan protes karena merasa mendapat perlakuan tak adil selama tanding di SEA Games 2021. Tim Merah-Putih menilai, ada semacam intrik dari negara-negara kontestan untuk menjegal atlet-atlet Tanah-Air mendominasi perolehan medali.

Beberapa drama tersaji di arena pencak silat SEA Games 2021 Vietnam selama perhelatan di Bac Tu Liem Gymnasium, Hanoi, 13-16 Mei 2022. Kontingen Indonesia menyesalkan kejadian paling mencolok perhatian hingga dua pesilat Indonesia gagal di partai puncak karena hal yang tak seharusnya terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim nasional silat Indonesia menilai, M Khoiruddin Mustakim, tidak seharusnya kandas secara mengenaskan dari lawannya asal Malaysia, Muhammad Hairi Adib Bin Azhar, pada pertandingan kelas B putra 50-55 kg. Saat laga yang terjadi pada Senin (16/05/2022), Mustakim kalah dengan skor tipis 49-50.

Meski memiliki kelas kemampuan yang jauh lebih baik daripada pesilat Malaysia, Mustakim bersusah payah mengumpulkan poin, bahkan tak jarang mendapat pengurangan karena wasit menilai ia  membuat pelanggaran, termasuk pada pada menit-menit akhir babak ketiga, saat ia unggul 59-50.

Satu tendangan telak Mustakim melayang ke arah muka sehingga langsung membuat lawan terguling di arena. Namun momen krusial terjadi saat laga tinggal tersisa empat detik dan wasit menghentikan laga sementara agar tim medis dapat memberikan pertolongan pertama ke Hairi.

 

Tak Puas Penilaian VAR 

Dalam kondisi tegang, wasit mengganjar kartu kuning kepada dua pelatih Indonesia, Indro Catur Haryono dan Bondan karena terlalu banyak berteriak. Bondan pun beradu argumentasi dengan Benny Sumarsono (Ketua Harian PB IPSI) yang merupakan perangkat pertandingan di SEA Games 2021.

Setelah pemutaran Video Asisstant Referee (VAR), wasit langsung memutuskan pengurangan 10 poin ke Mustakim sehingga menjadi tertinggal 49-50. Lantaran waktu yang tersisa hanya 4 detik, Mustakim tak mampu lagi membalikkan keadaan sehingga harus puas hanya meraih medali perak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal menurut Indro, saat Mustakim menendang, justru lawan memanfaatkan momen untuk menunduk sehingga seolah-olah kaki mendarat ke pipi, yang merupakan pelanggaran dalam pertandingan pencak silat.

Sesaat sesudah laga Mustakim, pesilat andalan Indonesia yang lain, Muhamad Yachser Arafa, juga gagal menyumbangkan medali emas kelas C putra 50-60 kg. Yachser bahkan menerima sanksi diskualifikasi saat berhadapan dengan wakil Singapura, Muhammad Hazim, pada pertandingan final.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Ketum PSSI Erick Thohir ungkap jadwal padat Timnas Indonesia 2026. John Herdman harus hadapi tiga turnamen beruntun, dari FIFA Matchday hingga AFF dan ASEAN Cup
Tiga Kali Diserang dalam Sepekan, Indonesia Desak PBB Bertindak Usai Peacekeeper Terluka di Lebanon

Tiga Kali Diserang dalam Sepekan, Indonesia Desak PBB Bertindak Usai Peacekeeper Terluka di Lebanon

Indonesia mendesak PBB melakukan penyelidikan insiden UNIFIL di Lebanon serta mendorong pertemuan segera negara-negara kontributor pasukan guna mengevaluasi sistem perlindungan.
Gunung Everest Diduga Jadi Ladang Skandal Sindikat Penipuan, Pendaki Dibuat Sakit agar Dievakuasi secara Palsu

Gunung Everest Diduga Jadi Ladang Skandal Sindikat Penipuan, Pendaki Dibuat Sakit agar Dievakuasi secara Palsu

Dugaan skandal Sindikat Penipuan di Gunung Everest terus menjadi penyelidikan polisi Nepal. Siasat liciknya sebabkan pendaki sakit dan dievakuasi secara palsu.
Catatan Waktu Membaik, Atlet Panjat Tebing Indonesia Desak Made Bidik Lolos ke Asian Games 2026

Catatan Waktu Membaik, Atlet Panjat Tebing Indonesia Desak Made Bidik Lolos ke Asian Games 2026

Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menatap optimistis peluang untuk mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
Puluhan Siswa Jakarta Diduga Keracunan MBG, BGN Ungkap Hal Menohok Soal Operasional SPPG

Puluhan Siswa Jakarta Diduga Keracunan MBG, BGN Ungkap Hal Menohok Soal Operasional SPPG

Puluhan siswa dari empat sekolah di bilangan Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga alami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Geger Mayat Pensiunan PNS Ditemukan di Sungai Cimurah Garut, Polisi Lakukan Penyelidikan

Geger Mayat Pensiunan PNS Ditemukan di Sungai Cimurah Garut, Polisi Lakukan Penyelidikan

Penemuan mayat pensiunan PNS di Sungai Cimurah Garut menjadi perhatian polisi. Saat ini, Polres Garut tengah melakukan penyelidikan.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT