News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa Red Sparks Jadi Tim Terlemah Liga Voli Korea? Fakta Musim 2025-2026 Tanpa Megawati Hangestri

Kepergian Megawati Hangestri memang meninggalkan lubang besar di Red Sparks. Bukan hanya soal kontribusi angka, tetapi juga mentalitas dan aura kompetitif yang
Jumat, 13 Februari 2026 - 19:03 WIB
Kok Bisa Red Sparks Jadi Tim Terlemah Liga Voli Korea? Fakta Musim 2025-2026 Tanpa Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

tvOnenews.com - Apakah benar Daejeon JungKwanJang Red Sparks hanya menjadi tim paling lemah di Liga Voli Korea Selatan setelah ditinggal Megawati Hangestri

Pertanyaan itu mengemuka seiring anjloknya performa Red Sparks pada musim 2025–2026. Setelah dua musim tampil kompetitif dan bahkan menembus laga puncak, kini mereka justru terpuruk di dasar klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa sosok yang selama ini menjadi mesin poin dan pembeda di lapangan, Red Sparks seperti kehilangan identitas permainan.

Kepergian Megawati Hangestri Pertiwi memang meninggalkan lubang besar. Bukan hanya soal kontribusi angka, tetapi juga mentalitas dan aura kompetitif yang ia bangun selama dua musim terakhir. 

Kini, ketika badai cedera menghantam dan komposisi pemain berubah drastis, Red Sparks seolah harus memulai ulang segalanya. 

Namun, benarkah mereka semata-mata menjadi tim terlemah, atau ada proses regenerasi yang tengah dijalankan?

Terpuruk di Klasemen, Red Sparks Kehilangan Identitas

Musim ini menjadi periode sulit bagi Red Sparks. Mereka baru mengoleksi enam kemenangan dan sudah menelan 22 kekalahan. 

Total 19 poin yang dikumpulkan membuat mereka tertahan di posisi terbawah, terpaut 14 angka dari Gwangju AI Peppers Savings Bank yang berada tepat di atasnya.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

Kondisi tersebut sangat kontras dengan dua musim sebelumnya. Saat masih diperkuat Megawati dan pemain asing Vanja Bukilic, Red Sparks menjelma menjadi kekuatan baru yang disegani. 

Mereka bahkan berhasil melaju hingga pertandingan kejuaraan musim lalu, sebuah capaian yang mengangkat kembali nama klub di kancah voli Korea.

Kini, tanpa Megawati, Bukilic, dan pemain senior Pyo Seung-ju, tim asuhan Ko Hee-jin kesulitan memenuhi ekspektasi, terutama dalam pemenuhan kuota pemain asing. 

Transisi komposisi skuad tidak berjalan mulus, sementara konsistensi permainan ikut terdampak.

Badai Cedera dan Keberanian Regenerasi

Situasi makin rumit ketika tiga pemain inti mengalami cedera. Dua setter utama, Yeum Hye-seon dan Kim Chae-na, harus menepi, disusul middle blocker Jung Ho-young. Kondisi ini memaksa pelatih Ko Hee-jin melakukan rotasi besar-besaran.

Dalam laga tandang melawan Hwaseong IBK Altos, Selasa (10/2/2026), Red Sparks memang kalah dramatis 2-3 (16-25, 22-25, 25-22, 25-12, 13-15). Namun, Ko justru melihat sisi positif dari perjuangan anak asuhnya.

Ia menurunkan Lee Ji-soo sebagai starter bersama dua pemain muda lain, Choi Seo-hyun dan Park Yeo-reum. Nama terakhir bahkan merupakan bagian dari skuad timnas Korea Selatan pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 di Surabaya.

"Seohyun, Jisoo, dan Yeoreum, para pemain muda yang perlu kami kembangkan, bermain bagus tanpa kesulitan," kata Ko Hee-jin, dilansir dari MyDaily.

"Akan lebih baik jika kami menang, tetapi bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk membalikkan keadaan mengirimkan pesan positif."

Meski kekalahan itu memperpanjang sembilan hasil negatif beruntun, Ko tetap menunjukkan optimisme.

"Akhir-akhir ini, saya selalu berpesan kepada para pemain saya untuk tidak pernah menyerah dan melakukan yang terbaik, dan hari ini, mereka bekerja sangat keras. Saya ingin berterima kasih kepada mereka," kata Ko.

Ia juga menyoroti adaptasi para pemain. "Pada set pertama dan kedua, (Elisa) Zanette kesulitan menemukan ritmenya karena sudah lama tidak bermain. Jisoo juga menjadi starter untuk pertama kalinya dalam kariernya."

"Pasti ada sedikit kecanggungan, tetapi para pemain bermain bagus mulai set ketiga dan seterusnya."

"Setelah skor imbang 13-13 di set kelima, saya ingin melihat serangan yang lebih menentukan, tetapi blok dan pertahanan lawan yang efektif cukup bagus. Para pemain kami memberikan yang terbaik dan tampil dengan baik," ujarnya.

Warisan Megawati: Standar Tinggi yang Sulit Digantikan

Jika melihat ke belakang, musim kedua Megawati bersama Red Sparks menjadi salah satu periode terbaik klub dalam satu dekade terakhir. Ia bukan sekadar pencetak poin utama, tetapi juga sosok yang konsisten di momen-momen krusial. 

Keberhasilannya membawa tim menembus partai final musim lalu menjadi standar baru yang kini terasa berat untuk dipertahankan.

Aksi Megawati Hangestri di Red Sparks
Aksi Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Megawati tampil sebagai salah satu top skor liga, memperlihatkan peningkatan signifikan dibanding musim debutnya.

Kombinasi power, akurasi spike, serta ketenangan dalam tekanan membuatnya menjadi tumpuan serangan yang sulit digantikan. 

Ketika ia pergi, Red Sparks bukan hanya kehilangan angka, tetapi juga kehilangan figur sentral di lapangan. Kini, di tengah keterpurukan, Red Sparks memang terlihat sebagai tim paling lemah secara statistik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik hasil minor, ada proses regenerasi yang sedang berjalan. Ko Hee-jin memilih bertaruh pada pemain muda dan semangat pantang menyerah.

Tanpa Megawati, Red Sparks memang tak lagi sama. Tetapi musim ini bisa jadi bukan sekadar kisah tentang kemunduran, melainkan fase transisi menuju identitas baru yang sedang dibangun dari nol.
aik," ujarnya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Ramalan Asmara 5 Weton pada Sabtu Pon Tanggal 11 April 2026, Selasa Wage Ada yang Diam-diam Mengagumimu!

Ramalan Asmara 5 Weton pada Sabtu Pon Tanggal 11 April 2026, Selasa Wage Ada yang Diam-diam Mengagumimu!

Dalam urusan percintaan, energi hari tersebut akan sangat mendukung mereka yang ingin memulai babak baru atau memperbaiki keretakan hubungan.
Rezeki Nomplok, 5 Weton Ini Diprediksi Mandi Uang pada Sabtu Pon 11 April 2026, Anda Termasuk?

Rezeki Nomplok, 5 Weton Ini Diprediksi Mandi Uang pada Sabtu Pon 11 April 2026, Anda Termasuk?

Ada lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan keberuntungan dan nasib baik pada Sabtu Pon tanggal 11 April 2026 . Apakah weton Anda salah satunya?
Ruang Publik Modern yang Gabungkan Area Kerja, Kuliner, dan Olahraga Hadir di Bekasi, Disparbud: Sangat Positif

Ruang Publik Modern yang Gabungkan Area Kerja, Kuliner, dan Olahraga Hadir di Bekasi, Disparbud: Sangat Positif

Fasilitas ini mengusung konsep ruang terintegrasi yang menggabungkan area kerja, kuliner, serta pusat hiburan untuk masyarakat urban dalam satu lokasi.
Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Induk sepak bola dunia, FIFA, secara resmi telah merilis daftar perangkat pertandingan yang akan bertugas di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Turnamen akbar -

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT