Masih Ingat Pungky Afriecia? Eks Bidadari Jakarta Electric PLN yang Memutuskan Pensiun di Puncak Popularitas, Begini Kabarnya
- instagram Pungky Afriecia
tvOnenews.com - Masih ingat dengan Pungky Afriecia? Sosok atlet voli cantik yang dulu menjadi andalan Jakarta Electric PLN di ajang Proliga.
Di masa aktifnya, Pungky dikenal sebagai hitter dengan pukulan keras dan pergerakan lincah di sisi sayap.
Tak hanya memikat lewat paras menawan, ia juga kerap menjadi pembeda dalam laga-laga penting berkat determinasi dan insting menyerangnya.
Kini, nama Electric PLN kembali ramai diperbincangkan. Tim putri tersebut menutup Putaran Kedua Proliga 2026 dengan manis dan memastikan diri sebagai peraih tiket terakhir Final Four.
Momen kebangkitan itu seakan mengingatkan publik pada era ketika Pungky masih berseragam Electric PLN, membawa energi dan daya gedor yang membuat lawan kewalahan.
Perjalanan Karier Pungky Afriecia di Proliga
Pungky Afriecia lahir di Bandung pada 24 April 1994. Ia mulai menapaki karier profesional pada usia 19 tahun bersama klub Aiko Bandung.
Dari sana, namanya perlahan mencuri perhatian hingga mendapat kesempatan tampil di kasta tertinggi voli Indonesia, ProLiga.
Sepanjang kariernya, Pungky pernah memperkuat sejumlah klub papan atas seperti Jakarta Electric PLN, Bandung Bank BJB Pakuan, hingga Manokwari Valeria.
Ia juga kembali membela Electric PLN pada musim 2023-2024 dan tercatat sebagai bagian dari skuad Proliga 2025.

- instagram Pungky Afriecia
Sebagai salah satu hitter andalan, kontribusinya di lapangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Pukulan tajam dari sisi luar serta kemampuan bertahan yang solid membuatnya menjadi paket komplet.
Tak heran jika namanya dikenal luas di kalangan volimania Indonesia.
Selain prestasi, pesona Pungky juga kerap menjadi perbincangan. Ia sering disebut sebagai salah satu pevoli dengan wajah paling menawan di Tanah Air. Basis penggemarnya pun cukup besar, terutama dari kalangan pria.
Kehidupan Pribadi dan Keputusan Gantung Sepatu
Pada 22 Juli 2018, Pungky resmi menikah dengan pesepakbola profesional, Yandi Sofyan Munawar, yang merupakan adik dari legenda sepak bola Indonesia Zaenal Arif.
Yandi sendiri dikenal pernah menimba ilmu di SAD Uruguay dan berkarier bersama sejumlah klub besar seperti Arema FC, Persib Bandung, Bali United, Persija Jakarta, hingga kini membela Persik Kediri di Liga 1.
Dari pernikahan tersebut, Pungky dikaruniai seorang putra bernama Rafazlan Althafaraz Munawar yang lahir pada 29 September 2019.
Setelah kelahiran sang buah hati, ia memutuskan mundur dari kompetisi profesional dan fokus pada keluarga.
Meski demikian, kecintaannya pada voli tak pernah benar-benar padam. Ia masih terlihat melakukan latihan ringan untuk menjaga kebugaran sekaligus mengenang masa-masa aktifnya di lapangan.
Kabar terkininya pun datang dari akun Instagram pribadi. Pungky baru saja melahirkan anak kedua dan menuliskan, “New member! ? my baby number 2 – Rayqanayel Athariz Munawar – Pembawa kesejukan serta menjadi anak yg beruntung & mempesona. Semoga nama ini menjadi doa yg di ijabah Allah swt ???”

- instagram Pungky Afriecia
Electric PLN Bangkit dan Lolos Dramatis
Sementara itu, mantan klub yang pernah dibelanya, Jakarta Electric PLN, sukses menutup Putaran Kedua Proliga 2026 dengan kemenangan krusial. Hasil tersebut memastikan mereka merebut tiket terakhir ke Final Four sektor putri.
Keberhasilan ini terasa spesial karena persaingan menuju empat besar berlangsung ketat hingga laga pamungkas.
Electric PLN menunjukkan mental baja dan konsistensi permainan untuk mengamankan posisi di klasemen akhir.
Kebangkitan mereka di fase kedua kompetisi menjadi bukti bahwa pengalaman dan kedalaman skuad sangat menentukan di momen-momen krusial.
Situasi ini seolah mengulang memori saat Pungky masih menjadi bagian tim ketika Electric PLN dikenal sebagai skuad yang sulit ditaklukkan.
Kini, meski Pungky Afriecia tak lagi berada di dalam lapangan, namanya tetap melekat dalam sejarah perjalanan Electric PLN di Proliga.
Dari sosok hitter andalan hingga menjadi ibu dua anak, ia tetap dikenang sebagai salah satu “bidadari voli” Tanah Air yang pernah bersinar di panggung tertinggi kompetisi nasional. (udn)
Load more