Gresik Petrokimia, Pertamina Enduro, PLN atau Popsivo, Siapa Paling Berbahaya di Final Four Proliga 2026?
- instagram PBVSI
tvOnenews.com - Babak final four Proliga 2026 sektor putri dipastikan menjadi panggung persaingan sengit empat tim terbaik musim ini.
Pertanyaan besar pun muncul: siapa yang paling garang di fase penentuan ini? Apakah dominasi Gresik Petrokimia (Phonska Plus Pupuk Indonesia) masih berlanjut.
Atau justru Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Elektrik PLN, maupun Jakarta Popsivo Polwan yang mampu mencuri momentum menuju grand final.
Final four Proliga 2026 sendiri dimulai di Jawa Pos Arena pada 2–5 April 2026 sebelum berlanjut ke Solo dan Semarang.
Pada fase ini, setiap tim membawa kekuatan berbeda, terutama di sektor penyerang.
Statistik top skor sepanjang musim reguler menjadi salah satu indikator penting untuk melihat potensi tim mana yang paling berbahaya dalam perebutan tiket ke partai puncak.
Gresik Petrokimia Paling Stabil di Klasemen
Jika melihat klasemen akhir babak reguler Proliga 2026, Gresik Petrokimia tampil sebagai tim paling konsisten.
Mereka menutup fase penyisihan di posisi pertama dengan koleksi 29 poin dari 12 pertandingan.
Tim ini mencatatkan 10 kemenangan dan hanya dua kali menelan kekalahan sepanjang musim reguler. Catatan tersebut menjadikan Gresik sebagai salah satu kandidat kuat untuk melangkah hingga babak final.
Kekuatan utama Gresik Petrokimia terletak pada duet penyerang asing mereka, yakni Annie Mitechem dan Oleksandra Bytsenko.
Mitechem tampil sangat produktif dengan torehan 231 poin sepanjang musim, sementara Bytsenko menyumbang 184 poin.
Kombinasi keduanya membuat lini serang Gresik Petrokimia sangat berbahaya. Konsistensi inilah yang membuat mereka menjadi tim paling stabil selama kompetisi berlangsung.
Pertamina Enduro Andalkan Megawati dan Trio Penyerang
Di posisi kedua klasemen, Jakarta Pertamina Enduro mengumpulkan 24 poin dengan catatan delapan kemenangan dan empat kekalahan.

- instagram JPEVolley
Tim ini dikenal memiliki lini serang yang sangat variatif. Selain mengandalkan bintang Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, Pertamina juga diperkuat dua penyerang asing yang tajam, yaitu Wilma Salas dan Yana Shcherban.
Wilma Salas telah mengoleksi 203 poin, sementara Yana Shcherban mencetak 201 poin. Megatron menyumbang 177 poin sepanjang musim reguler.
Load more