Reaksi Berkelas Ketum FFI Meski Timnas Indonesia Gagal Juara Piala AFF Futsal 2026: Bangga atas Perjuangan Garuda
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Timnas Indonesia di ajang Piala AFF Futsal 2026. Meski gagal mempertahankan gelar juara, ia menilai posisi runner-up tetap menjadi hasil yang patut disyukuri.
Penilaian tersebut tidak lepas dari kondisi tim yang datang ke turnamen dengan persiapan terbatas. Dalam waktu yang relatif singkat, skuad asuhan Hector Souto mampu menunjukkan perkembangan signifikan hingga menembus partai final.
Perjalanan Indonesia menuju laga puncak juga tidak mudah karena harus menghadapi lawan-lawan kuat di kawasan Asia Tenggara. Namun, konsistensi permainan dan semangat juang para pemain membuat Indonesia mampu bersaing hingga akhir turnamen.
Michael melihat adanya peningkatan dari segi mental bertanding para pemain. Ia menilai tim mampu tampil percaya diri meski diisi banyak wajah baru yang minim pengalaman internasional.
Selain itu, keputusan federasi untuk membawa sejumlah pemain muda juga menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya regenerasi yang mulai menunjukkan hasil positif.
"Kami dari federasi sangat bangga dengan perjuangan teman-teman timnas. Kami melihat dari awal persiapan dengan waktu yang pendek hingga sekarang menjadi runner-up adalah suatu prestasi yang luar biasa," ujar Michael, dikutip dari laman Instagram Federasi Futsal Indonesia, Senin (13/4/2026).
Lebih lanjut, Michael menegaskan bahwa keberanian memberikan kesempatan kepada pemain muda bukan tanpa pertimbangan. Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk komitmen federasi dalam membangun fondasi tim yang lebih kuat ke depan.
Menurutnya, pemain-pemain debutan yang diturunkan di turnamen ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Pengalaman tampil di level kompetisi tinggi diyakini akan mempercepat proses kematangan mereka.
Kebijakan ini juga diharapkan dapat menciptakan persaingan sehat di dalam tim. Dengan begitu, kualitas skuad Timnas Futsal Indonesia bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Ini adalah wujud komitmen kami untuk memberikan kesempatan dan mendorong banyak pemain muda, termasuk mereka yang baru debut di timnas. Kami melihat potensi jangka panjang dan akan terus berjuang agar ke depan bisa lebih baik lagi, dengan harapan di AFF berikutnya kami bisa kembali memberikan kemenangan di final untuk masyarakat Indonesia," kata Michael.
Ia pun mengajak seluruh pecinta futsal Tanah Air untuk tetap memberikan dukungan. Menurutnya, kegagalan di final bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju kesuksesan.
Michael menekankan pentingnya menjaga semangat dan kepercayaan diri tim. Ia berharap hasil ini justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di turnamen berikutnya.
"Ini sudah perjuangan yang luar biasa hari ini, kita syukuri, kita tetap semangat, dan tegakkan kepala kita. Terus maju ke depan," ucap Michael.
Sementara itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand pada partai final yang berlangsung di Nonthaburi Hall, Bangkok, Minggu (12/4). Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah tipis dengan skor 1-2.
Indonesia sebenarnya sempat berada di atas angin setelah membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-16. Andres Dwi Persada Putra mencetak gol usai memanfaatkan situasi kick-in cepat yang berjalan efektif.
Namun, Thailand mampu membalikkan keadaan melalui penalti Itticha Praphaphan di penghujung babak pertama dan gol Panat Kittipanuwong di babak kedua. Hasil tersebut memastikan Thailand keluar sebagai juara, sementara Indonesia harus puas menjadi runner-up.
(igp)
Load more