News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duel “Formalitas” Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN yang Berubah Jadi Ajang Pembuktian

Jakarta Popsivo Polwan tampil lebih stabil secara mental dan taktis. Mereka mampu bangkit usai kehilangan set pertama. Sementara Jakarta Electric PLN saat berada
Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB
Duel “Formalitas” Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN yang Berubah Jadi Ajang Pembuktian
Sumber :
  • instagram Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN

tvOnenews.com - Laga antara Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN di seri terakhir putaran kedua Final Four kerap disebut hanya formalitas. 

Namun, label itu runtuh begitu peluit pertama dibunyikan di GOR Jatidiri, Semarang. Alih-alih berjalan santai, pertandingan justru berubah menjadi duel panas penuh tensi tinggi yang memperlihatkan kualitas sesungguhnya jelang grand final Proliga 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan pun muncul: benarkah laga ini tak berarti? Faktanya, kedua tim tampil ngotot seolah mempertaruhkan segalanya. 

Intensitas tinggi, reli panjang, hingga comeback dramatis menjadi bukti bahwa pertandingan ini lebih dari sekadar penutup jadwal, ini adalah ajang pembuktian mental dan kesiapan menuju fase krusial kompetisi.

Mengutip unggahan instagram Volinewsid, duel klasik ini tetap menyuguhkan voli kelas atas meski tidak menentukan tiket langsung ke grand final Proliga 2026.

Tim asuhan Darko Dobriskov menunjukkan karakter kuat dengan membalikkan keadaan dan menang 3-1.

Jakarta Electric PLN sebenarnya membuka laga dengan agresif. Mengandalkan duet Neriman Ozsoy dan Kara Bajema, mereka mampu menekan sejak awal. 

Dukungan Agustin Wulandari dan Afra Hasna membuat Electric unggul hingga akhirnya mengamankan set pertama dengan skor 25-21.

Namun, di sinilah perbedaan mulai terlihat. Popsivo tak panik. Mereka justru bangkit dengan pendekatan lebih tenang dan terstruktur, membuktikan bahwa pengalaman dan mental bertanding menjadi faktor pembeda di laga krusial seperti ini.

Momentum Berbalik: Kunci Comeback Popsivo

Memasuki set kedua, pertandingan berubah drastis. Duo legiun asing Popsivo, Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek, mulai menemukan ritme permainan. 

Reli panjang dan kejar-kejaran poin terjadi hingga dua kali deuce, menunjukkan betapa ketatnya duel ini.

Peran setter Naysilla menjadi krusial. Distribusi bola yang cerdas membuat serangan Popsivo lebih variatif. 

Hasilnya, mereka merebut set kedua dengan skor 27-25 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kepercayaan diri Popsivo meningkat signifikan setelah itu. Mereka tampil lebih disiplin dan minim kesalahan, sementara Jakarta Electric PLN justru mulai kehilangan konsistensi.

Duel “Formalitas” Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN yang Berubah Jadi Ajang Pembuktian
Duel “Formalitas” Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN yang Berubah Jadi Ajang Pembuktian
Sumber :
  • instagram Jakarta Electric PLN Mobile

Tekanan berbalik arah, terutama saat servis tajam Popsivo sulit diantisipasi. Set ketiga menjadi bukti dominasi tersebut. Konsistensi Pena dan Smarzek di lini depan membawa Popsivo unggul 25-19. 

Secara statistik, Popsivo unggul dalam efisiensi serangan dan memanfaatkan error lawan, faktor yang kerap menentukan di level kompetitif seperti Final Four.

Kesalahan Fatal Electric PLN Jadi Pembeda

Set keempat sempat berjalan seimbang hingga skor 9-9. Electric bahkan unggul 13-11 dan terlihat berpeluang memaksakan rubber set. Namun, momentum kembali lepas akibat kesalahan sendiri yang beruntun.

Popsivo memanfaatkan celah tersebut dengan sangat efektif. Mereka melesat hingga 19-15 dan tak lagi terkejar.

Final Score :
Jakarta Electric PLN 1 Vs 3 Jakarta Popsivo Polwan
(25-21 | 25-27 | 19-25 | 18-25)

Upaya Ersandrina Devega memperkecil selisih angka tak cukup untuk membendung laju lawan. Popsivo akhirnya menutup set 25-18 dan memastikan kemenangan 3-1.

Pelatih Popsivo, Darko Dobriskov, menegaskan bahwa mentalitas menjadi kunci kebangkitan timnya.

“Intinya kami menanamkan kepercayaan kepada para pemain dan berhasil memenangkan pertandingan ini,” ujarnya usai laga.

Sementara itu, asisten pelatih Electric PLN, Anantachai Yoonprathom, menyebut laga ini sebagai bagian penting dari persiapan menghadapi perebutan posisi ketiga di Yogyakarta. 

Pernyataan ini menegaskan bahwa meski disebut formalitas, pertandingan tetap memiliki nilai strategis.

Sinyal Kekuatan Menuju Grand Final Proliga 2026

Jika dibandingkan, Popsivo tampil lebih stabil secara mental dan taktis. Mereka mampu bangkit setelah kehilangan set pertama, sesuatu yang tidak berhasil dilakukan Electric PLN saat berada di bawah tekanan.

Fakta menariknya, Popsivo mencatat kemenangan dengan pola yang konsisten: kalah di set awal, lalu bangkit di tiga set berikutnya. Ini menunjukkan daya tahan mental yang bisa menjadi senjata utama di fase akhir kompetisi.

Sebaliknya, Electric PLN masih menghadapi persoalan klasik: inkonsistensi dan error di momen krusial. 

Jika tidak segera diperbaiki, hal ini bisa menjadi batu sandungan besar, terutama saat tekanan di grand final Proliga 2026 jauh lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, laga ini membuktikan satu hal: tidak ada pertandingan yang benar-benar “formalitas” di level Final Four. 

Setiap poin adalah cerminan kesiapan, dan kemenangan Popsivo menjadi pesan jela, mereka bukan sekadar peserta, tapi ancaman serius di panggung puncak Proliga 2026. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.
Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses resmi konser di Jakarta pada 21 November 2026. Harga tiket mulai Rp1 juta hingga Rp5 juta, penjualan dibagi dalam tiga tahap.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT