Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Gemilang Sang “Megatron”
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mundurnya Megawati Hangestri Pertiwi dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia per 30 April 2026 menjadi sorotan besar publik.
Keputusan mundur yang disampaikan melalui surat resmi kepada PP PBVSI pada 27 April 2026 itu bukanlah langkah instan. Faktor kesehatan akibat cedera lutut berkepanjangan, ditambah pertimbangan kehidupan pribadi pasca menikah, hingga perencanaan karier profesional jangka panjang menjadi alasan utama yang melatarbelakanginya.
Namun, sebelum sampai pada titik ini, Megawati telah menorehkan jejak karier yang begitu kuat—baik di level nasional maupun internasional.
Di balik keputusan tersebut, tersimpan perjalanan panjang penuh kerja keras yang mengantarkan sosok “Megatron” menjadi salah satu atlet voli putri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Awal Karier: Dari Jember Menuju Panggung Nasional
Perjalanan Megawati dimulai dari kota kecil Jember, Jawa Timur. Lahir pada 20 September 1999, ia mulai mengenal voli sejak duduk di bangku sekolah dasar. Postur tubuh yang tinggi menjadi modal awal yang kemudian diasah melalui latihan intensif.
Kariernya mulai terlihat saat bergabung dengan tim voli pelajar SMA Negeri 1 Jember. Tak butuh waktu lama, bakatnya menarik perhatian hingga akhirnya ia menembus level profesional bersama Surabaya Bank Jatim di Livoli Divisi Utama pada 2015.
Di periode yang sama, Megawati mulai tampil di Proliga bersama Jakarta Pertamina Energi (kini Pertamina Enduro). Dari sinilah namanya mulai dikenal luas sebagai opposite hitter muda berbakat dengan pukulan keras.
Menjadi Pilar Timnas dan Dominasi Domestik
Sejak 2017, Megawati menjadi bagian penting Timnas Voli Putri Indonesia. Ia tampil di berbagai ajang internasional seperti SEA Games dan ASEAN Grand Prix, membawa tim meraih medali perak dan perunggu.
Di kompetisi domestik, ia memperkuat sejumlah klub besar seperti Jakarta BNI 46 dan Bandung BJB Tandamata. Konsistensinya sebagai pencetak poin utama membuatnya menjadi tumpuan serangan di hampir setiap tim yang dibelanya.
Performa stabil dan mental bertanding yang kuat menjadikan Megawati sebagai wajah baru kebangkitan voli putri Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Menembus Liga Internasional dan Lahirnya “Megatron”
Karier Megawati semakin menanjak saat memutuskan berkarier di luar negeri. Tahun 2021 menjadi awal langkahnya di kancah internasional bersama Supreme Chonburi-E.Tech di Thailand, lalu berlanjut ke Vietnam bersama Hà Phú Thanh Hóa.
Puncak kariernya terjadi saat bergabung dengan Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea (V-League). Di sana, Megawati tampil luar biasa dan mendapat julukan “Megatron” berkat spike kerasnya yang sulit dibendung.
Pada musim 2023/2024, ia mencatatkan prestasi gemilang:
-
MVP putaran pertama V-League
-
Membawa Red Sparks lolos ke playoff setelah tujuh tahun
-
Menjadi salah satu top skor liga
Performanya semakin meningkat di musim berikutnya dengan torehan lebih dari 1.000 poin, menjadikannya salah satu pemain asing Asia paling produktif di kompetisi tersebut.
Dominasi di Proliga dan Gelar MVP 2026
Kembali ke Indonesia, Megawati tetap menunjukkan kelasnya. Bersama Jakarta Pertamina Enduro, ia sukses membawa tim meraih gelar juara Proliga 2026.
Beberapa pencapaian pentingnya di musim ini:
-
Juara Proliga 2026 (back-to-back)
-
MVP Proliga 2026
-
Total 269 poin sepanjang kompetisi
-
Tampil impresif meski dalam kondisi cedera
Performa ini sekaligus menegaskan bahwa Megawati masih menjadi pemain lokal terbaik di Indonesia.
Daftar Klub yang Pernah Dibela
Sepanjang kariernya, Megawati telah memperkuat berbagai klub, baik dalam maupun luar negeri:
Klub Luar Negeri:
-
Supreme Chonburi-E.Tech (Thailand)
-
Hà Phú Thanh Hóa (Vietnam)
-
Daejeon JungKwanJang Red Sparks (Korea Selatan)
-
Manisa BBSK (Turki – rencana/rumor)
Klub Indonesia (Proliga):
-
Jakarta Pertamina (Energi/Enduro/Fastron)
-
Jakarta BNI 46
-
Bandung BJB Tandamata
-
Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia
Prestasi Individu yang Menonjol
Megawati juga mengoleksi berbagai penghargaan individu bergengsi:
-
Best Opposite – AVC Challenge Cup 2023
-
Best Opposite & Best Server – ASEAN Grand Prix
-
MVP V-League Korea (multiple series)
-
MVP Proliga 2024 dan 2026
Prestasi tersebut memperkuat posisinya sebagai pemain dengan kualitas internasional yang diakui.
Keputusan Mundur dan Masa Depan Karier
Meski masih berada di puncak performa, Megawati memilih mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia. Keputusan ini berdampak besar karena ia dipastikan absen di tiga ajang penting 2026:
-
AVC Nation’s Cup
-
SEA V League
-
AVC Continental Cup
PB PBVSI pun menghormati keputusan tersebut, meski sebelumnya Megawati sempat dipanggil kembali ke pelatnas.
Ke depan, Megawati diproyeksikan tetap melanjutkan karier profesionalnya di level klub, termasuk kemungkinan kembali ke Liga Korea untuk musim 2026/2027.
Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kariernya—dari ikon tim nasional menjadi atlet profesional global yang fokus pada keberlanjutan performa dan kehidupan pribadi. (nsp)
Load more