News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hyundai Hillstate 'Ngebet' Pinang Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea? Kang Sung-hyung: Saya Pertama Kali ke Indonesia untuk Mega!

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung Hyun secara terang-terangan mengakui bahwa kunjungan perdananya ke Indonesia demi memantau kondisi Megawati Hangestri di proliga 2026
Rabu, 6 Mei 2026 - 20:06 WIB
Hyundai Hillstate 'Ngebet' Pinang Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea Kang Sung-hyung Saya Pertama Kali ke Indonesia untuk Mega!
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

tvOnenews.com - Pernyataan blak-blakan Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung Hyun kembali mengguncang dunia voli. Dengan santai, ia melontarkan kalimat yang langsung viral: “No Mega No Party, No Mega No Fun, No Mega No Voli!” 

Ungkapan tersebut bukan sekadar candaan, melainkan refleksi nyata betapa pentingnya sosok Megawati Hangestri, alias Megatron, dalam peta persaingan liga voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari itu, pernyataan tersebut kini semakin relevan setelah terungkap bahwa Hyundai Hillstate benar-benar “ngebet” ingin meminang Megawati. 

Bahkan, Kang Sung Hyun secara terang-terangan mengakui bahwa kunjungan perdananya ke Indonesia memiliki satu tujuan utama: memantau langsung kondisi Megawati.

“Saya ke Indonesia untuk Mega”: Sinyal Kuat Transfer?

Ambisi Hyundai Hillstate bukan sekadar rumor. Dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Negawassup, Kang Sung Hyun mengungkap alasan kedatangannya ke Indonesia.

“Pertama-tama alasan saya datang adalah Asia Quarter,” ujarnya. Namun ia kemudian menegaskan fokus utamanya, “Saya datang dan Megawati langsung memenangkan pertandingan kejuaraan.”

Kehadiran Kang di Yogyakarta untuk menyaksikan final Proliga 2026 menjadi bukti keseriusan tersebut. Ia bahkan memantau secara detail performa megawati hangestri, termasuk kondisi fisik dan pergerakannya di lapangan.

“Karena saya berperan untuk transfer itu untuk melihat perasaan atau kondisi Megawati, ini lah tujuan saya datang berkunjung,” katanya.

Megawati Hangestri usai sabet penghargaan di final Proliga 2026
Megawati Hangestri usai sabet penghargaan di final Proliga 2026
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Fakta bahwa pelatih sekaligus manajemen tim turun langsung ke lapangan menunjukkan bahwa proses rekrutmen ini berada di tahap serius, bukan sekadar wacana.

Megatron: Magnet Liga Voli Korea yang Tak Tergantikan

Julukan Megatron bukan tanpa alasan. Dalam dua musim terakhir di liga voli Korea, Megawati tampil luar biasa bersama Red Sparks. Ia mencatatkan lebih dari 1.500 poin dengan efektivitas serangan di atas 46 persen, angka yang menempatkannya di level elite.

Tak hanya soal statistik, kehadiran Megawati juga berdampak pada atmosfer pertandingan. Kang bahkan mengakui bahwa voli di Indonesia sangat hidup, dengan dukungan besar dari penggemar.

“Di sini juga, bola voli sangat populer mereka sangat bersemangat dan menyukai Mega dan timnya,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan banyak pemain Asia lainnya, Megawati memiliki kombinasi langka: kekuatan serangan, konsistensi, dan daya tarik komersial. Inilah yang membuatnya menjadi aset berharga, tidak hanya bagi tim, tetapi juga bagi liga secara keseluruhan.

Tak heran jika Kang menyebut performanya, “Performa Megawati musim lalu sangat luar biasa dan hebat.”

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung Hyun di kanal YouTube Negawassup
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung Hyun di kanal YouTube Negawassup
Sumber :
  • tangkapan layar youtube Negawassup

Cedera Jadi Pertimbangan, Tapi Harapan Tetap Besar

Meski ketertarikan tinggi, satu hal yang masih menjadi perhatian adalah kondisi cedera lutut Megawati. Kang mengaku cukup berhati-hati dalam menilai aspek ini.

“Tetap saja, saya khawatir akan cederanya,” ujarnya. Namun setelah melakukan pengamatan langsung, ia memberi sinyal positif. 

“Sepertinya tidak ada masalah apa pun.”

Ia juga mencatat adanya sedikit perubahan dalam gerakan tubuh Megawati, tetapi tetap melihat potensi besar. “Gerakan tubuh agak berbeda sekarang…ia memiliki keberhasilan serangan dan banyak mencetak skor.”

Selain memantau di lapangan, Kang juga menyempatkan bertemu langsung dengan Megawati dalam suasana santai. Pertemuan tersebut semakin memperkuat optimismenya.

“Saya sangat berharap kunjungan dan pertemuan dengan Mega bisa membuahkan hasil,” katanya.

Bahkan, Kang tak ragu memberikan pesan langsung, “Saya ingin memberitahu kamu, persiapkan lebih baik lagi di Korea, semoga saya bisa melihatmu bermain di Korea lagi.”

Dengan jadwal liga voli Korea musim 2026–2027 yang dimulai pada Oktober, Megawati masih memiliki waktu sekitar enam bulan untuk pemulihan dan persiapan. 

Keputusan untuk fokus pada pemulihan cedera, termasuk mundur dari tim nasional, bisa menjadi langkah strategis untuk menjaga performa jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, pernyataan “No Mega No Party” bukan sekadar slogan viral. Itu adalah gambaran nyata bagaimana satu pemain bisa mengubah wajah kompetisi. 

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Hyundai Hillstate menginginkan Megawati, tetapi apakah Megatron akan kembali dan sekali lagi menghidupkan liga voli Korea. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT