Kabar Buruk untuk Megawati Hangestri! Pelatih Timnas Korea Usul Larangan Main bagi Pemain Asing di V-League Musim 2026/27
- instagram JPEVolley
tvOnenews.com - Nasib Megawati Hangestri jelang memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate mendadak menjadi sorotan.Â
Saat para penggemar voli Indonesia menantikan aksi perdana sang "Megatron" di musim V-League 2026/2027, muncul sebuah wacana kontroversial yang berpotensi mengganggu perjalanan kariernya di Korea Selatan.
Skenario tersebut berawal dari usulan mengejutkan yang dilontarkan pelatih Timnas voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun.Â
Dalam upaya memperbaiki prestasi tim nasional yang terus mengalami penurunan, ia mengajukan regulasi ekstrem yang dapat membatasi bahkan menghilangkan peran pemain asing dalam sebagian besar kompetisi domestik.
Bagi Megawati Hangestri, yang baru saja resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate setelah dua musim sukses bersama Red Sparks, wacana ini tentu menjadi perhatian serius.Â
Jika benar diterapkan, aturan tersebut bukan hanya mengurangi kesempatan bermain, tetapi juga berpotensi memengaruhi target Hyundai Hillstate dalam perebutan gelar juara musim depan.
Krisis Timnas Korea Selatan Picu Wacana Larangan Pemain Asing
Kabar mengejutkan datang dari panggung bola voli Korea Selatan. Cha Sang-hyun mengusulkan kepada Federasi Bola Voli Korea (KOVO) agar seluruh pemain asing, baik kuota Asia maupun non-Asia, tidak diperbolehkan tampil pada putaran keempat hingga keenam kompetisi reguler V-League.
- KOVO
Menurut pelatih berusia 52 tahun itu, dominasi pemain asing selama beberapa musim terakhir telah membuat perkembangan pemain lokal berjalan lambat.Â
Klub-klub lebih memilih mengandalkan legiun impor sebagai mesin pencetak poin dibanding memberi ruang bagi atlet domestik untuk berkembang.
Dampaknya dinilai sudah terlihat di level tim nasional. Korea Selatan tidak hanya mengalami penurunan performa di berbagai turnamen internasional, tetapi juga kesulitan menemukan hitter lokal yang mampu menjadi andalan.
Cha Sang-hyun bahkan secara terbuka mengungkapkan bahwa kualitas para hitter utama Korea Selatan saat ini masih tertinggal dibanding Megawati Hangestri.Â
Ia mencontohkan nama-nama seperti Kang So-hwi dan Park Jeong-ah yang menjadi pilar tim nasional.
Ironisnya, Lee Seon-woo yang dulu lebih banyak menjadi pelapis Megawati saat memperkuat Red Sparks, kini justru dianggap sebagai opposite terbaik yang dimiliki Timnas Korea Selatan.
Load more