GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Buruk untuk Megawati Hangestri! Pelatih Timnas Korea Usul Larangan Main bagi Pemain Asing di V-League Musim 2026/27

Megawati Hangestri terancam kehilangan 18 laga di Hyundai Hillstate. Skenario tersebut berawal dari usulan mengejutkan yang dilontarkan pelatih Timnas voli putri Korea Selatan
Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:50 WIB
Kabar Buruk untuk Megawati Hangestri! Pelatih Timnas Korea Usul Larangan Main bagi Pemain Asing di V-League Musim 202627
Sumber :
  • instagram JPEVolley

tvOnenews.com - Nasib Megawati Hangestri jelang memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate mendadak menjadi sorotan. 

Saat para penggemar voli Indonesia menantikan aksi perdana sang "Megatron" di musim V-League 2026/2027, muncul sebuah wacana kontroversial yang berpotensi mengganggu perjalanan kariernya di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skenario tersebut berawal dari usulan mengejutkan yang dilontarkan pelatih Timnas voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun. 

Dalam upaya memperbaiki prestasi tim nasional yang terus mengalami penurunan, ia mengajukan regulasi ekstrem yang dapat membatasi bahkan menghilangkan peran pemain asing dalam sebagian besar kompetisi domestik.

Bagi Megawati Hangestri, yang baru saja resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate setelah dua musim sukses bersama Red Sparks, wacana ini tentu menjadi perhatian serius. 

Jika benar diterapkan, aturan tersebut bukan hanya mengurangi kesempatan bermain, tetapi juga berpotensi memengaruhi target Hyundai Hillstate dalam perebutan gelar juara musim depan.

Krisis Timnas Korea Selatan Picu Wacana Larangan Pemain Asing

Kabar mengejutkan datang dari panggung bola voli Korea Selatan. Cha Sang-hyun mengusulkan kepada Federasi Bola Voli Korea (KOVO) agar seluruh pemain asing, baik kuota Asia maupun non-Asia, tidak diperbolehkan tampil pada putaran keempat hingga keenam kompetisi reguler V-League.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Menurut pelatih berusia 52 tahun itu, dominasi pemain asing selama beberapa musim terakhir telah membuat perkembangan pemain lokal berjalan lambat. 

Klub-klub lebih memilih mengandalkan legiun impor sebagai mesin pencetak poin dibanding memberi ruang bagi atlet domestik untuk berkembang.

Dampaknya dinilai sudah terlihat di level tim nasional. Korea Selatan tidak hanya mengalami penurunan performa di berbagai turnamen internasional, tetapi juga kesulitan menemukan hitter lokal yang mampu menjadi andalan.

Cha Sang-hyun bahkan secara terbuka mengungkapkan bahwa kualitas para hitter utama Korea Selatan saat ini masih tertinggal dibanding Megawati Hangestri. 

Ia mencontohkan nama-nama seperti Kang So-hwi dan Park Jeong-ah yang menjadi pilar tim nasional.

Ironisnya, Lee Seon-woo yang dulu lebih banyak menjadi pelapis Megawati saat memperkuat Red Sparks, kini justru dianggap sebagai opposite terbaik yang dimiliki Timnas Korea Selatan.

"Tidak ada pemain (hitter lokal) yang dominan di tim divisi putri. Efektivitas serangan mereka tidak mencapai 10 persen. Ini situasi yang sulit bagi kami di jajaran pelatih timnas," ujar Cha Sang-hyun seperti dikutip dari Naver.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius menjelang keikutsertaan Korea Selatan dalam AVC Nations Cup for Women's yang akan berlangsung di Filipina mulai 6 Juni mendatang.

Jika Aturan Disahkan, Megawati Bisa Kehilangan 18 Pertandingan

Usulan Cha Sang-hyun memang belum mendapat tanggapan resmi dari KOVO. Namun jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, dampaknya akan sangat besar bagi para pemain asing yang berlaga di V-League.

Kompetisi reguler V-League berlangsung dalam enam putaran. Setiap tim memainkan enam pertandingan di masing-masing putaran sehingga total terdapat 36 laga pada fase reguler.

Apabila pemain asing dilarang tampil pada putaran keempat, kelima, dan keenam, maka mereka otomatis kehilangan kesempatan bermain dalam 18 pertandingan atau setengah dari total musim reguler.

Artinya, Megawati Hangestri berpotensi kehilangan 18 laga bersama Hyundai Hillstate pada musim debutnya. 

Situasi ini tentu akan merugikan berbagai pihak, mulai dari pemain, klub, hingga sponsor yang telah menginvestasikan dana besar untuk mendatangkan pemain asing berkualitas.

Tak hanya itu, peluang klub untuk bersaing di papan atas juga bisa terganggu karena mereka tidak dapat memaksimalkan kekuatan skuad terbaik sepanjang musim.

Karena alasan tersebut, banyak pihak menilai usulan tersebut cukup janggal. Di berbagai liga voli dunia, pembatasan pemain asing umumnya hanya dilakukan melalui kuota jumlah pemain dalam satu tim, bukan dengan melarang mereka bermain pada sejumlah putaran tertentu.

Megawati Segera Gabung Hyundai Hillstate

Di tengah polemik yang berkembang, kabar baik datang dari proses kepindahan Megawati ke Hyundai Hillstate. Agen Megawati di Korea Selatan, Chris Kim, memastikan seluruh proses administrasi dan kontrak telah selesai.

Menurut Chris Kim, pevoli asal Jember tersebut dijadwalkan bergabung dengan tim pada akhir Juni atau awal Juli 2026.

"Megawati diperkirakan akan bergabung dengan tim pada akhir Juni atau awal Juli," kata Chris Kim melalui kanal YouTube pribadinya pada Jumat (15/5/2026).

Sebelumnya, Megawati diketahui telah terbang ke Korea Selatan pada 7 Mei 2026 untuk menandatangani kontrak resmi sebelum kembali ke Indonesia sehari kemudian melalui Surabaya.

Sementara itu, Hyundai Hillstate akan mengikuti turnamen pramusim Korea Industrial Volleyball Federation & Professional Volleyball Futures Championship 2026 yang berlangsung di Danyang pada 7-16 Juni mendatang.

Namun turnamen tersebut memang diperuntukkan bagi pemain lokal dan pelapis. Karena itu, Megawati dipastikan tidak ambil bagian. Rekan setimnya asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, juga akan absen dalam ajang tersebut.

Megawati sendiri datang ke Hyundai Hillstate dengan reputasi mentereng. Bersama Red Sparks, ia sukses membawa klub tersebut finis di posisi ketiga pada musim 2023/2024 dan menjadi runner-up pada musim 2024/2025.

Kini, harapan besar kembali disematkan kepada pemain berjuluk Megatron itu untuk membantu Hyundai Hillstate bersaing dalam perebutan gelar V-League 2026/2027 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 31 Oktober mendatang. 

Namun sebelum kompetisi dimulai, para penggemar tentu berharap usulan kontroversial yang mengancam menit bermain para pemain asing, termasuk Megawati Hangestri, tidak sampai menjadi kenyataan. (udn)
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Penuh Waktu Final Liga Champions 2025-2026: PSG Kejar Arsenal Melalui Ousmane Dembele, Paksa Perpanjangan Waktu

Hasil Penuh Waktu Final Liga Champions 2025-2026: PSG Kejar Arsenal Melalui Ousmane Dembele, Paksa Perpanjangan Waktu

Duel final Liga Champions 2025-2026 dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah Paris Saint-Germain menyamakan skor menjadi 1-1. Ousmane Dembele sukses mencetak gol ke gawang Arsenal melalui penalti.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert yang akan berlangsung pada pagi ini.
PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyinggung polemik pelarangan pemutaran film dokumenter 'Pesta Babi' oleh aparat.
Terseret Skandal Riset Palsu, UNY Beberkan Ada Data Alumninya yang Janggal: Kami Belum Punya Departemen itu

Terseret Skandal Riset Palsu, UNY Beberkan Ada Data Alumninya yang Janggal: Kami Belum Punya Departemen itu

Publik masih terus menyoroti dugaan skandal riset palsu yang melibatkan peserta asal Indonesia, Prihantini dan Rifaldi Fajar, UNY angkat bicara atas kasus ini
Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara

Link live streaming tinju dunia hari ini, ada duel perebutan gelar juara antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert di kelas berat ringan (light heavyweight).
Resmi Dipecat Liverpool, Arne Slot Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Baru AC Milan

Resmi Dipecat Liverpool, Arne Slot Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Baru AC Milan

Arne Slot langsung dikaitkan dengan AC Milan seiring dengan pemecatannya oleh Liverpool. Rossoneri sedang mencari pelatih baru usai memecat Massimiliano Allegri.

Trending

Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Diperebutan Gelar Juara

Link live streaming tinju dunia hari ini, ada duel perebutan gelar juara antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert di kelas berat ringan (light heavyweight).
PDIP Sebut Program Koperasi Desa Merah Putih Buat Susah Pemerintah Daerah

PDIP Sebut Program Koperasi Desa Merah Putih Buat Susah Pemerintah Daerah

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menilai program Koperasi Merah Putih terlalu dipaksakan hingga menyulitkan pemerintah daerah.
Resmi Dipecat Liverpool, Arne Slot Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Baru AC Milan

Resmi Dipecat Liverpool, Arne Slot Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Baru AC Milan

Arne Slot langsung dikaitkan dengan AC Milan seiring dengan pemecatannya oleh Liverpool. Rossoneri sedang mencari pelatih baru usai memecat Massimiliano Allegri.
Terseret Skandal Riset Palsu, UNY Beberkan Ada Data Alumninya yang Janggal: Kami Belum Punya Departemen itu

Terseret Skandal Riset Palsu, UNY Beberkan Ada Data Alumninya yang Janggal: Kami Belum Punya Departemen itu

Publik masih terus menyoroti dugaan skandal riset palsu yang melibatkan peserta asal Indonesia, Prihantini dan Rifaldi Fajar, UNY angkat bicara atas kasus ini
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Dmitry Bivol vs Michael Eifert Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert yang akan berlangsung pada pagi ini.
Hasil Penuh Waktu Final Liga Champions 2025-2026: PSG Kejar Arsenal Melalui Ousmane Dembele, Paksa Perpanjangan Waktu

Hasil Penuh Waktu Final Liga Champions 2025-2026: PSG Kejar Arsenal Melalui Ousmane Dembele, Paksa Perpanjangan Waktu

Duel final Liga Champions 2025-2026 dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah Paris Saint-Germain menyamakan skor menjadi 1-1. Ousmane Dembele sukses mencetak gol ke gawang Arsenal melalui penalti.
PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

PDIP Singgung Larangan Pemutaran Film Pesta Babi: Hati-hati Musuh Bersama

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyinggung polemik pelarangan pemutaran film dokumenter 'Pesta Babi' oleh aparat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT