News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Kamis, 4 Juni 2026 - 00:12 WIB
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

tvOnenews.com - Mundurnya sejumlah pemain senior dari Timnas Voli Indonesia menjadi salah satu isu yang paling banyak dibicarakan pecinta olahraga Tanah Air dalam beberapa pekan terakhir. 

Di tengah persiapan menghadapi berbagai turnamen internasional sepanjang 2026, keputusan tiga nama besar yakni Megawati Hangestri Pertiwi, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar untuk tidak lagi memperkuat Merah Putih memunculkan beragam respons.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan terbesar mengarah kepada Megawati Hangestri. Opposite hitter andalan Indonesia itu baru saja menyelesaikan musim bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 dan dipastikan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate. 

Keputusan tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan prioritas sang pemain, meski Megawati sebelumnya telah menjelaskan bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialami sejak memperkuat Red Sparks pada 2025.

Di sisi lain, PBVSI menghadapi situasi yang tidak mudah. Federasi harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan tim nasional, hak atlet profesional, serta aturan organisasi yang berlaku. 

Karena itu, keputusan mundurnya Megawati, Rivan, dan Nizar kini memasuki tahap evaluasi internal yang berpotensi berujung pada pemberian sanksi.

PBVSI Buka Peluang Beri Sanksi

Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa organisasi memiliki mekanisme tersendiri dalam menyikapi atlet yang mengundurkan diri dari tugas negara. Karena itu, keputusan terkait tiga pemain tersebut tidak akan ditentukan secara sepihak.

Usai melepas keberangkatan Timnas Voli Putri Indonesia menuju AVC Nations Cup 2026 di Filipina di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Imam Sudjarwo mendapat pertanyaan mengenai sikap federasi terhadap pengunduran diri ketiga atlet tersebut.

Menurut Imam, seluruh proses akan dibahas melalui Dewan Kehormatan PBVSI sesuai aturan yang berlaku.

"Kita lagi pembinaan prestasi. Itu kan hak mereka," ujar Imam Sudjarwo, dilansiir dari YouTube Sportase Official.

Namun ia menegaskan bahwa setiap keputusan atlet untuk mundur dari tim nasional tetap harus melalui mekanisme organisasi.

Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Antara Foto/Nova Wahyudi

"Tapi kita mekanisme di PBVSI kan ada aturannya. Nah nanti kita putuskan di dewan kehormatan, masih ada proses. Mereka memang sudah mengundurkan diri, tapi kan di PBVSI ada aturan, dan itu harus melalui dewan kehormatan," lanjutnya.

Pernyataan tersebut membuka kemungkinan adanya sanksi administratif maupun pembatasan tertentu bagi pemain yang memilih tidak memenuhi panggilan tim nasional.

Alasan Berbeda di Balik Pengunduran Diri

Meski sama-sama memilih mundur, alasan yang disampaikan masing-masing pemain berbeda.

Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar sebelumnya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Voli Putra Indonesia di bawah arahan pelatih baru asal Brasil, Sergio Veloso. Keduanya diproyeksikan tampil dalam AVC Nations Cup 2026 yang berlangsung di India.

Namun, baik Rivan maupun Nizar memilih mengundurkan diri dengan alasan regenerasi. Mereka merasa sudah saatnya memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang dan memperoleh pengalaman internasional.

Padahal, secara kualitas, keduanya masih dianggap sebagai pemain terbaik Indonesia di posisi masing-masing. Rivan masih menjadi salah satu opposite paling produktif di Tanah Air, sementara Nizar dikenal sebagai setter berpengalaman yang mampu mengatur ritme permainan tim.

Sebagai pengganti, tim pelatih kemudian memanggil Alfin Daniel Pratama untuk posisi setter dan Rama Fazaa Fauzan sebagai opposite.

Berbeda dengan keduanya, Megawati mengambil keputusan mundur karena alasan kesehatan. Melalui penjelasan yang disampaikan lewat kanal resmi PBVSI, pemain asal Jember tersebut mengaku membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Cedera lutut yang dialaminya sejak membela Red Sparks belum sepenuhnya pulih. Setelah menyelesaikan kompetisi di Korea Selatan, 

Megawati langsung melanjutkan aktivitas bersama klub dan tim nasional sehingga proses pemulihan tidak berjalan optimal.

Fokus Pemulihan Sebelum Gabung Hyundai Hillstate

Keputusan Megawati untuk beristirahat sementara dinilai masuk akal oleh banyak pihak. Apalagi setelah Proliga 2026 berakhir, ia akan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate.

Langkah tersebut membuat proses pemulihan menjadi prioritas utama agar dirinya dapat tampil maksimal di kompetisi yang memiliki tingkat persaingan tinggi tersebut.

Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, juga menunjukkan sikap menghormati keputusan sang pemain. Ia memahami bahwa kondisi kesehatan atlet harus menjadi perhatian utama sebelum menjalani musim yang panjang.

Sugiyama bahkan menilai Megawati memiliki kesempatan besar untuk terus membuktikan kualitasnya sebagai salah satu opposite terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Kini, perhatian publik tertuju pada keputusan Dewan Kehormatan PBVSI. Apakah Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar akan menerima sanksi atau justru mendapatkan dispensasi berdasarkan alasan yang mereka ajukan, masih menjadi tanda tanya.

Yang jelas, ketiganya merupakan pemain yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan voli Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan yang diambil PBVSI nantinya dipastikan akan menjadi preseden penting bagi hubungan antara federasi dan atlet nasional di masa mendatang. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 
Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menepis kekhawatiran terkait nasib Jakarta International Stadium (JIS) yang belakangan mulai sering digunakan untuk perhelatan konser. 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT