Berprestasi di Tiga Ajang Sekaligus, Penari Muda Wilujeng Arimbi Yuwono Jadi Sorotan di Panggung Balet Internasional
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Dunia seni pertunjukan tari balet Indonesia terus melahirkan talenta muda yang patut diperhitungkan. Wilujeng Arimbi Yuwono, penari muda berbakat binaan Marlupi Dance Academy (MDA), sukses mencuri perhatian publik setelah berhasil menorehkan prestasi gemilang secara berturut-turut dalam rangkaian kompetisi tari prestisius, baik di tingkat internasional maupun domestik.
Dalam kurun waktu yang berdekatan, penari kelahiran Bekasi yang akrab disapa Liu ini berhasil menembus jajaran penari elite dunia di kompetisi Youth Grand Prix (YGP) Pittsburgh, AS, mengamankan posisi 10 besar di D’Artistry 2026, serta membawa pulang medali di ajang evaluasi internal MDA Achievement.
Pencapaian paling membanggakan diraih Arimbi saat berkompetisi di ajang Youth Grand Prix Pittsburgh. Tampil di kategori Pre-Competitive, ia sukses bersaing dengan ratusan penari berbakat dari berbagai negara dan berhasil mengamankan posisi di Top 12.
Head of Part-time Program Marlupi Dance Academy, Jonatha Pranadjaja, menyampaikan rasa bangganya atas capaian Wilujeng Arimbi yang akrab disapa Liu.
"Tentunya saya sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian luar biasa dari Wilujeng Arimbi Yuwono beserta teman-temannya yang berhasil mendapatkan invitation ke YAGP Final 2026," ujar Jonatha, Rabu (10/8/2026).
- Istimewa
Jonatha menyampaikan, utuk bisa melangkah ke YAGP Final, para peserta tidak bisa langsung masuk begitu saja. Mereka harus earn their spot dengan mendapatkan invitation resmi dari YAGP.
Hal ini membuktikan bahwa teknik, disiplin, dan penghayatan panggung yang dimiliki iIu telah memenuhi standar tinggi kompetisi balet internasional.
"Invitation ini hanya bisa diperoleh melalui kompetisi di berbagai regional, dan merupakan pencapaian yang sangat prestisius serta tidak mudah untuk didapatkan," ucap Jonatha.
Tidak berhenti di situ, konsistensi performa Liu kembali teruji di ajang D’Artistry 2026. Masih di kategori Klasikal (Junior A), Arimbi sukses mengukuhkan posisinya dengan menembus jajaran Top 10 penari terbaik.
Sementara pada ajang internal bergengsi MDA Achievement, Liu melengkapi dominasinya dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yaitu Bronze Award untuk Category Pre-Competitive B dan Contemporary Category.
- Istimewa
Keberhasilan Liu ini juga menjadi bagian dari kesuksesan besar kolektif Marlupi Dance Academy, yang pada musim kompetisi kali ini berhasil memborong puluhan penghargaan melalui penari-penari muda lainnya seperti Calyta Kinandrea Adhiora (Juara 1 YGP Pittsburgh) dan Jocelyn Angeli Tan (Top 12 Senior YGP).
Jonatha menambahkan, semua capaian itu dimulai saat mereka mengikuti YAGP Regional di Pittsburgh dan Las Vegas pada bulan Januari 2026. "Mereka menunjukkan performa yang sangat membanggakan."
Sebagai informasi, Liu dalah seorang gadis berusia 12 tahun kelahiran Bekasi pada tanggal 7 Maret 2014. Saat ini, Liu tengah menempuh pendidikan formalnya di bangku sekolah dasar dan telah duduk di kelas 6 (Grade 6).
Di usianya yang beranjak remaja, Liu berhasil menyeimbangkan waktu antara pendidikan akademis dan hobi yang ditekuninya dengan penuh komitmen.
Selain fokus pada sekolah formal, Liu juga memiliki bakat dan ketertarikan yang besar di dunia seni tari, khususnya balet.
Jonatha menyampaikan, MDA sendiri berkomitmen untuk mengembangkan talenta para siswa dengan menyediakan wadah yang tepat agar mereka, kususnya Liu, dapat terus bertumbuh dan mencapai potensi terbaiknya.
"Selain mengikuti kelas reguler, para siswa juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program pelatihan khusus, yaitu Part-Time Program dan Full-Time Program, yang dirancang untuk memberikan intensitas latihan yang lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan mereka," pungkas pelatih yang akrab disapa Miss Jo ini. (rpi)
Load more