News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Gunakan Wasit Asing, Sejumlah Momen di Babak Semifinal IBL 2026 Masih jadi Sorotan

IBL 2026 kini sudah mulai memasuki babak semifinal dimana empat tim akan bersaing memperebutkan dua tempat di partai puncak.
Rabu, 10 Juni 2026 - 22:46 WIB
Laga Semifinal IBL 2026 anatara Satria Muda Bandung vs Bogor Hornbills
Sumber :
  • Tangkapan layar IBL

tvOnenews.com - IBL 2026 kini sudah mulai memasuki babak semifinal dimana empat tim akan bersaing memperebutkan dua tempat di partai puncak.

Empat tim yang berhasil melaju ke babak semifinal adalah Pelita Jaya Jakarta, Dewa United, Satria Muda Bandung dan Bogor Hornbills.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat tim yang berlaga di semifinal itu pun akan menyajikan persaingan sengit dan kualitas permainan yang tinggi.

Laga Semifinal IBL 2026 anatara Satria Muda Bandung vs Bogor Hornbills
Laga Semifinal IBL 2026 anatara Satria Muda Bandung vs Bogor Hornbills
Sumber :
  • Tangkapan layar IBL

Maka dari itu, IBL menunjuk wasit asing untuk memimpin laga di babak semifinal kali ini.

Meski sudah dipimpin wasit asing, sejumlah keputusan yang terjadi di babak semifinal IBL 2026 masih menjadi sorotan penggemar.

Salah satunya muncul dari Basketball Enthusiast, Ilham Patria yang menyoroti kualitas perwasitan di babak semifinal IBL 2026 ini.

Ia menilai ada sejumlah keputusan wasit pada babak semifinal IBL 2026 yang menimbulkan pertanyaan di kalangan pecinta basket Indonesia.

Diantaranya, seperti pada game 1 Pelita Jaya Jakarta vs Dewa United Banten pada possession terakhir pertandingan, terjadi kontak antara Troy Gillenwater dan Perrin Buford sebelum terciptanya poin penentu kemenangan.

Menurutnya, banyak pihak menilai terdapat dorongan yang berpotensi dikategorikan sebagai offensive foul, namun pelanggaran tersebut tidak ditiup.

Selain itu, pada game kedua laga yang sama, Pelatih Kepala Dewa United, Agustin Julbe Bosch, menerima technical foul pada babak pertama.

Keputusan tersebut memunculkan perdebatan karena dinilai diberikan tanpa adanya tahapan warning yang jelas sebelumnya.

Kemudian, pada laga semifinal lainnya antara Satria Muda Bandung vs Bogor Hornbills, pelatih kepala Bogor Hornbills yakni Cesar Camara Perez, menerima technical foul yang
memunculkan tanda tanya.

Lalu, pada pertandingan yang sama insiden yang melibatkan Daniel Wenas dan Shandy Ibrahim juga menjadi sorotan.

Ilham menilai kejadian itu menimbulkan pertanyaan terkait apakah Daniel Wenas telah memberikan ruang pendaratan yang aman bagi Shandy Ibrahim saat melakukan tembakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baginya, kejadian-kejadian itu bukan soal tim mana yang diuntungkan tapi soal konsistensi penerapan aturan dan pengambilan keputusan di IBL.

"Kalau IBL mau terus naik level sequence-sequence kayak gini gak bisa terus dianggap hal kecil karena sekarang makin ngerti game dan makin notice detail dan makin sadar satu decision bisa mengubah arah pertandingan," ujar Ilham Patria 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT