News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantang Para Raksasa Asia, Taekwondo Indonesia Dipastikan Kirim Tiga Atlet untuk Bertarung di Asian Games Nagoya 2026

Taekwondo Indonesia mendapat kabar gembira dari Asian Taekwondo Union (ATU) menjelang dimulainya gelaran Asian Game Nagoya 2026 pada bulan September mendatang.
Jumat, 12 Juni 2026 - 21:07 WIB
Taekwondo Indonesia Kirim akan Tiga Atlet ke Asia Games Nagoya 2026
Sumber :
  • Asian Taekwondo Union

tvOnenews.com - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mendapat kabar gembira dari Asian Taekwondo Union (ATU) menjelang dimulainya gelaran Asian Game Nagoya 2026.

ATU mengirimkan surat resmi kepada PBTI yang memastikan Taekwondo Indonesia menambah dua nomor kualifikasi untuk Asian Games Nagoya 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua tiket terbaru datang dari sektor kyorugi putra, masing-masing pada kelas under 68 kilogram dan under 80 kilogram.

Taekwondo Indonesia Kirim akan Tiga Atlet ke Asia Games Nagoya 2026
Taekwondo Indonesia Kirim akan Tiga Atlet ke Asia Games Nagoya 2026
Sumber :
  • Asian Taekwondo Union

Tambahan dua nomor itu pun membuat PBTI akan mengirimkan tiga atlet Taekwondo Indonesia untuk bertarung Asian Games Nagoya 2026.

Sebelumnya, atlet Taekwondo Indonesia yakni M. Rizal, telah lebih dulu mengamankan satu tiket Asian Games Nagoya 2026 dari nomor poomsae putra.

Tiket itu Rizal dapatkan setelah prajurit TNI AD tersebut mengukir sejarah dengan meraih medali perunggu pada Kejuaraan Asia Taekwondo 2026 di Mongolia.

Pencapaian itu menjadi bukti perkembangan pembinaan atlet yang dilakukan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum, Letjen TNI Richard Tampubolon, menuju Nagoya terus bergerak maju.

Kini, PBTI pun akan menentukan dua atlet yang nantinya mewakili Indonesia pada Asian Games Nagoya 2026 di kelas under 68 kilogram dan under 80 kilogram.

Sebagai informasi, pada kejuaraan Kejuaraan Asia Taekwondo 2026 di Mongolia, Indonesia menurunkan M. Bassam Raihan di sektor sektor kyorugi kelas under 68.

Sayangnya, langkah Bassam terhenti di babak perempat final usai takluk dari wakil  Kazakhstan Samirkhon Ababakirov.

Meski begitu, jalur kompetisi yang terjadi kemudian menghasilkan akumulasi poin dan kuota yang akhirnya membuka jalan bagi Indonesia untuk mengamankan satu nomor menuju Nagoya.

Sementara itu pada kompetisi yang sama di kelas under 80 kilogram, Indonesia mengandalkan M. Raihan Fadhilah.

Sama seperti Bassam, langkah Raihan terhenti di perempat final setelah menghadapi wakil Uzbekistan, J. Jaysunov.

Meski tidak naik podium, penampilan Raihan memberikan kontribusi penting dalam perolehan kuota Indonesia.

Dari arena di Mongolia itulah satu tiket tambahan menuju Asian Games berhasil diamankan.

Atas keputusan ini, PBTI pun nantinya akan melakukan seleksi untuk menentukan siapa atlet yang mewakili Indonesia pada dua nomor tambahan di sektor kyorugi itu.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI, Pino Indra Perdana, menegaskan bahwa peluang masih terbuka bagi siapa saja yang mampu menunjukkan performa terbaik.

PBTI menyebut  dua tiket dari sektor kyorugi yang baru saja dipastikan bukanlah milik individu atlet yang bertanding di Mongolia karena yang lolos adalah nomor atau kelas pertandingan, bukan atletnya.

"Jadi nantinya siapa saja yang mewakili Indonesia, bisa saja bukan Bassam atau Raihan," ujar Pino.

"PBTI akan mencari yang terbaik di kelas itu makanya akan diadakan monitoring," kata Pino.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa persaingan internal tim nasional masih akan berlangsung. 

Sehingga, PBTI akan terus melakukan pemantauan untuk menentukan atlet terbaik yang akan mewakili Indonesia pada kelas under 68 kilogram dan under 80 kilogram putra.

Salah satu ajang penting dalam proses tersebut adalah Kejuaraan Satria Nusantara yang akan berlangsung di Bandung pada 3-5 Juli 2026 mendatang.

Di balik itu semua, PBTI menilai pencapaian meraih dua tiket tambahan ke Asian Games Nagoya 2026 bukan sekadar angka.

Tiga nomor yang berhasil diamankan menjadi penanda bahwa proses pembinaan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Catatan ini juga seakan menjadi validasi bahwa para atlet Indonesia mampu bersaing di level Asia yang semakin kompetitif. 

Dan yang membuat pencapaian ini semakin bernilai adalah kualitas persaingan yang akan dihadapi Indonesia di Nagoya nanti.

Nantinya para wakil Indonesia akan bertarung dengan Korea Selatan, Iran, Uzbekistan, Jepang, hingga Tiongkok yang terus meningkatkan kualitas pembinaan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kata lain, tiga tiket yang telah diamankan Indonesia bukan sekadar hak untuk tampil di Nagoya.

Tiga tiket itu juga merupakan undangan untuk masuk ke arena persaingan paling elite di benua Asia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan siswa dari keluarga tidak mampu yang gagal masuk SMA/SMK negeri tetap bisa bersekolah gratis di swasta. Pernyataan
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Rayakan Hari Musik Sedunia, Lima Musisi Yogyakarta akan Tampil dalam Acara Kolaborasi Indonesia-Prancis

Rayakan Hari Musik Sedunia, Lima Musisi Yogyakarta akan Tampil dalam Acara Kolaborasi Indonesia-Prancis

Sebanyak lima musisi emerging atau pendatang baru asal Yogyakarta akan tampil dalam acara kolaborasi Indonesia - Prancis bertajuk “Fête de la Musique 2026”.

Trending

Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan siswa dari keluarga tidak mampu yang gagal masuk SMA/SMK negeri tetap bisa bersekolah gratis di swasta. Pernyataan
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Istri Sah Bongkar Kronologi Pegawai BUMN Selingkuh, Ungkap Pelakor Berkedok Alim hingga Ajak Puasa Arafah Buat Hapus Dosa

Istri Sah Bongkar Kronologi Pegawai BUMN Selingkuh, Ungkap Pelakor Berkedok Alim hingga Ajak Puasa Arafah Buat Hapus Dosa

Mantan istri sah oknum pegawai BUMN, Jane menceritakan kronologi mantan suaminya diduga selingkuh hingga simpan video asusila dengan wanita berinisial SS viral.
Babak Baru Kasus Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka

Babak Baru Kasus Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka

Kasus korupsi tata kelola program MBG di Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru. Pasalnya, Kejagung baru saja menetapkan satu tersangka baru, yakni AM
Mencuat Isu Adanya Jamming dan CCTV Mati saat Aksi Demo di Bundaran HI, Ini Kata Polda Metro

Mencuat Isu Adanya Jamming dan CCTV Mati saat Aksi Demo di Bundaran HI, Ini Kata Polda Metro

Beredar isu adanya jamming atau pengacakan sinyal dan matinya CCTV alias kamera pengawas yang menyorot sekitar kawasan Bundaran HI maupun ruas jalan MH Thamrin,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT