Sejarah Baru! Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana Red Bull Power Race 2026, Atlet Nasional Berpeluang Tampil di Final Internasional
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Sementara itu, Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga, menilai tren olahraga functional fitness di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, masyarakat kini semakin antusias mengikuti aktivitas kebugaran yang mengombinasikan kekuatan, daya tahan, dan ketangkasan.
Arif menilai kehadiran Kratingdaeng Red Bull Power Race menjadi wadah baru bagi para atlet maupun komunitas olahraga untuk menguji kemampuan mereka. Selain menghadirkan persaingan, kompetisi tersebut juga dinilai bersifat inklusif sehingga dapat diikuti oleh lebih banyak kalangan.
Sebanyak 24 atlet terbaik hasil babak kualifikasi nasional akan memperoleh kesempatan tampil di Bangkok. Mereka juga akan mendapatkan fasilitas berupa tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, serta hak bertanding di final internasional melawan atlet terbaik Asia Tenggara.
Program Director Red Bull Power Race, Sigurd Meiche, menjelaskan daya tarik utama kompetisi ini terletak pada kesederhanaan gerakan yang digunakan. Meski terlihat sederhana, setiap tantangan membutuhkan kemampuan fisik dan mental yang tinggi untuk diselesaikan.
"Power Race dibangun berdasarkan gerakan-gerakan yang hampir semua orang kenal—lari, push-up, sit-up, dan squat. Kesederhanaan inilah yang membuat format kompetisi ini begitu menarik. Namun, ketika perlombaan dimulai, para atlet akan segera menyadari bahwa keberhasilan bergantung pada lebih dari sekadar kebugaran fisik," kata Sigurd Meiche.
Selain menyajikan perlombaan utama, penyelenggara juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung untuk memeriahkan acara. Mulai dari National Showdown, hiburan, pengalaman interaktif bagi penonton, hingga beragam aktivitas komunitas akan menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut.
Dengan hadirnya Kratingdaeng Red Bull Power Race di Indonesia, para atlet nasional memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan di panggung Asia Tenggara. Ajang ini diharapkan tidak hanya mendorong perkembangan olahraga functional fitness di Tanah Air, tetapi juga melahirkan wakil Indonesia yang mampu bersaing pada final internasional di Bangkok pada 18 Oktober 2026.
(igp)
Load more