Bukan Cuma Soal Kuat, Strategi Berbasis Data Bawa Team Garmin Raih 19 Podium dan 4 Tiket Kejuaraan Dunia
- istimewa
Prestasi lainnya datang dari Chris Erlando yang mengamankan dua gelar juara pertama. Ia menjadi yang terbaik di kategori Men Pro Double 50-54 sekaligus Double 50-54.
Yannick Douet bersama Sebastien Gautier juga berhasil merebut posisi pertama kategori Pro Double 45-49. Selain itu, Josea Setiadi meraih posisi kedua kategori Double 35-39, sedangkan Regita Massaid dan Shevanya Ratna finis sebagai runner-up di kategori Double 16-24.
Podium ketiga turut diraih sejumlah atlet lainnya. Corina Koesliono menempati posisi ketiga kategori Double Mix Open 45-49, Raymond Chambeglain dan Advent Huang finis ketiga di Pro Double Men 40-44, sedangkan Euvann Vianata dan Jason Irman meraih posisi ketiga Double Men Open 16-24.
Mona Uli Magenda juga melengkapi daftar peraih podium dengan menempati posisi ketiga kategori Pro Women 45-49. Deretan hasil tersebut memperlihatkan luasnya capaian atlet di berbagai kelompok usia dan format pertandingan.
Bagi Garmin Indonesia, pencapaian tersebut tidak hanya dipandang sebagai hasil dari satu ajang kompetisi. Performa di Hybrid Race Jakarta 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem hybrid racing yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Ada tiga pendekatan yang dijalankan dalam pengembangan ekosistem tersebut. Garmin Indonesia merekrut atlet elite secara mandiri melalui Team Garmin, bekerja sama dengan Hystoric Elite Hybrid Race & Community untuk mengembangkan atlet berpengalaman, serta mendukung talenta baru lewat program Built For Podium bersama Recharge Functional Training.
Strategi tersebut diarahkan agar atlet tidak sekadar mengejar hasil saat perlombaan berlangsung. Mereka juga didorong untuk memahami kemampuan tubuh, mengevaluasi perkembangan latihan, serta menggunakan informasi yang tersedia untuk menyusun persiapan yang lebih presisi.
“Pencapaian Team Garmin di Hybrid Race Jakarta 2026 menunjukkan bahwa performa terbaik tidak hanya dibangun dari latihan keras, tetapi juga dari pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi tubuh dan progres latihan. Garmin ingin terus menjadi bagian dari perjalanan para atlet, baik mereka yang sudah berada di level elite maupun talenta baru yang sedang dibangun untuk naik podium,” ujar ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.
Load more