Usai Raih Dua Medali di Asian Games 2026, Padel Indonesia Langsung Gelar Kejurnas
- TvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Keberhasilan meraih dua medali di Asian Games 2026 tak membuat padel Indonesia berpuas diri. Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) langsung menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 untuk mencari bibit atlet potensial.
Ajang tersebut berlangsung di HQ Padel, Jakarta Selatan, pada 12-18 Oktober 2026. Sebanyak 20 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.
Kejurnas Padel 2026 menjadi turnamen nasional pertama yang diselenggarakan PBPI. Kompetisi ini sekaligus menjadi langkah federasi menjaga momentum setelah Indonesia membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi. Sebelum tampil di putaran nasional, para atlet terlebih dahulu menjalani babak kualifikasi sejak September.
- TvOnenews
"Alhamdulillah ada 20 provinsi yang ikut serta.Sebelumnya, kami melewati masa kualifikasi sejak September. Dalam proses tersebut, beberapa peserta harus tersingkir karena mengalami kekalahan. Pada akhirnya, ada 20 provinsi yang mengikuti kejuaraan nasional ini," ujar Galih.
Menurut Galih, Kejurnas bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. PBPI juga memanfaatkan kompetisi tersebut untuk memantau perkembangan pemain sekaligus menemukan calon atlet tim nasional Indonesia.
Menariknya, sejumlah pemain yang sebelumnya memperkuat Indonesia di Asian Games 2026 turut meramaikan persaingan. Namun, Novela Putria harus absen karena masih menjalani pemulihan cedera setelah tampil di ajang tersebut.
"Ekspektasi saya, tentu yang pertama adalah menjadikan ajang ini sebagai pesta padel nasional. Kejuaraan ini juga diharapkan bisa menciptakan atlet-atlet baru. Ajang ini dapat menjadi sarana pemantauan bakat atau scouting bagi kami. Di sini juga ada pemain-pemain timnas juga kan. Jadi kita bisa lihat apakah mereka semakin berkembang atau tidak," papar Galih.
- TvOnenews
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi terhadap perkembangan padel Indonesia. Menurutnya, keberhasilan menyumbangkan medali di Asian Games 2026 menunjukkan potensi olahraga tersebut untuk terus berkembang.
"Padel merupakan salah satu cabang olahraga yang perkembangannya sangat pesat dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. Kita bisa menyaksikan bahwa pada Asian Games sebelumnya, padel berhasil menempatkan dua pasangan putri di semifinal. Indonesia juga berhasil merebut medali perak dan perunggu. Prestasi tersebut tentu tidak mungkin tercapai tanpa banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Indonesia. Hampir setiap minggu ada kejuaraan padel di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Marciano.
Di sisi lain, penyelenggaraan Kejurnas perdana juga mendapat sambutan positif dari para atlet. Salah satunya Valentin Dyas yang menilai kompetisi resmi menjadi bukti bahwa padel bukan sekadar olahraga yang sedang mengikuti tren.
"Dengan adanya kejurnas ini, itu salah satu pembuktian keseriusan bahwa olahraga ini bisa menjadi salah satu olahraga yang nantinya semoga bisa diandalkan Indonesia. Adanya Kejurnas seperti ini, jadinya kelihatan lebih resmi, lebih seru. Kelihatan ada masa depannya, itu yang penting. Karena selama ini orang banyak bilang padel olahraga fomo," ucap Dyas.
- TvOnenews
Melalui Kejurnas Padel 2026, PBPI berharap pembinaan atlet semakin merata di berbagai daerah. Kehadiran 20 provinsi juga menjadi modal penting untuk memperluas persaingan dan meningkatkan kualitas pemain nasional. (fan)
Load more