Anindya Bakrie Ikut Bertanding di 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Ini Alasannya
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, tak hanya hadir untuk menyaksikan pertandingan 3rd Southeast Asia Aquatics (SEAA) Masters Swimming Championships 2026. Ia justru ikut turun langsung ke kolam renang untuk berpartisipasi dalam kejuaraan renang Asia Tenggara yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Anindya Bakrie turut meramaikan hari terakhir SEAA Masters Swimming Championships 2026 yang digelar pada Minggu (18/10/2026). Menariknya, ia tidak sekadar memberikan dukungan kepada para peserta, tetapi juga ikut bertanding pada nomor estafet gaya ganti putra 4 x 25 meter bersama tim URPA ITB Masters.
Keikutsertaan Anindya Bakrie menjadi salah satu momen menarik dalam penyelenggaraan kejuaraan renang masters tersebut. Sebagai Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, ia memilih merasakan langsung atmosfer persaingan bersama para perenang dari berbagai kelompok usia.
Namun, Anindya Bakrie mengungkapkan bahwa partisipasinya bukan semata-mata untuk mengejar prestasi dalam pertandingan. Ia ingin memberikan semangat kepada seluruh peserta sekaligus menunjukkan bahwa olahraga renang dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang usia.
Hal yang paling menarik perhatian Anindya Bakrie adalah antusiasme para perenang lanjut usia yang tetap aktif mengikuti pertandingan. Ia mengaku kagum melihat peserta berusia 50 hingga 80-an tahun masih memiliki semangat tinggi untuk berkompetisi di kolam renang.
“Untuk memberikan semangat kepada semua. Kita lihat masih ada yang usia 50-an sampai 80-an masih semangat. Bahkan, yang di sebelah saya juga 70-an. Ini contoh renang bisa untuk semuanya,” ujar Anin, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, kehadiran para perenang senior dalam SEAA Masters 2026 menjadi bukti bahwa olahraga renang tidak memiliki batasan usia. Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus aktif berolahraga meskipun sudah tidak lagi berusia muda.
Anindya Bakrie juga menegaskan bahwa olahraga renang tidak seharusnya hanya dipandang sebagai aktivitas untuk mengejar medali atau memenangkan pertandingan. Baginya, renang juga memiliki manfaat penting dalam menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempererat hubungan sosial antarpeserta.
Selain ikut berpartisipasi dalam pertandingan, Anindya Bakrie turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan SEAA Masters Swimming Championships 2026. Ia menilai kejuaraan tersebut berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan perenang dari berbagai klub dan negara di kawasan Asia Tenggara.
“Bukan cuma kompetisi, tapi persaudaraan. Yang penting hidup sehat,” kata Anindya Bakrie.
“Penyelenggaraan ini sangat meriah, diikuti hampir 600 perenang dari berbagai klub dan negara di Asia Tenggara. Ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi kita,” sambungnya.
Kejuaraan SEAA Masters Swimming Championships 2026 sendiri berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Oktober 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta. Berdasarkan data panitia, ajang edisi ketiga ini diikuti sekitar 587 perenang yang berasal dari 76 klub.
Para peserta bertanding berdasarkan kelompok usia dengan interval lima tahun, dimulai dari kategori 25–29 tahun dan seterusnya. Menariknya, peserta tertua yang ambil bagian dalam kejuaraan kali ini tercatat telah berusia 86 tahun.
Anindya Bakrie juga menyoroti pencapaian dua rekor dunia yang berhasil dipecahkan dalam penyelenggaraan SEAA Masters 2026. Ia menilai pencapaian tersebut semakin menunjukkan bahwa persaingan dalam olahraga renang masters tetap menghadirkan kualitas dan prestasi yang membanggakan.
Selain mengikuti pertandingan, Anindya Bakrie berkesempatan bertemu dengan Presiden Akuatik Singapura serta perwakilan akuatik Asia Tenggara yang hadir dalam kejuaraan tersebut.
(igp)
Load more