News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Evander Holyfield, Petinju yang Jadi Momok Mike Tyson

Holyfield memulai bertinju saat umur 13 tahun. Perjalanan tinjunya dimulai dari amatir.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 9 September 2021 - 15:34 WIB
Evander Holyfield Bersiap Melawan Vitor Belfort
Sumber :
  • Twitter @trillerfight

Jakarta - Bicara petinju tergahar di dunia, mungkin Mike Tyson masuk dalam urutan teratas. Namun, Si Leher Beton bisa ngeri-ngeri sedap menghadapi petinju ini. Sesama penguasa kelas berat tinju dunia di era tahun 90-an, Evander Holyfield adalah momok bagi Mike Tyson. Petinju yang memiliki nama muslim Malik Abdul Aziz itu sempat kalah dua kali dari Holyfield. Lalu siapakah Holyfield sesungguhnya?

Lahir di Atmore, Alabama, Amerika Serikat pada 19 Oktober 1962, Holyfield memulai bertinju saat umur 13 tahun. Perjalanan tinjunya dimulai dari amatir. Selama bertarung di amatir Evander Holyfield bertanding sebanyak 174 kali dengan 160 kali menang dan hanya 14 kali mengalami kekalahan. Prestasi terbaik petinju yang dijuluki “The Real Deal” ini adalah menjadi menjuarai kejuaraan sarung emas dan menjadi bagian dari tim nasional Olimpiade Los Angeles Amerika Serikat pada tahun 1984. Setelah itu masih di tahun yang sama, pria Amerika ini beralih ke professional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debutnya sangat mengesankan dengan menaklukkan lawannya. Tidak menunggu lama, ia hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk menjadi juara dunia di kelas Cruiserweight atau kelas penjelajah versi WBA, usai mengalahkan Dwight Muhammad Qawi. Setahun kemudian, ia merebut gelar juara dunia versi IBF. Dan di tahun 1988, petinju dengan kepala plontos ini berhasil meraih sabuk juara dunia WBC, melengkapi sabuk sebelumnya WBA dan IBF.

Dengan ketiga sabuk tersebut Evander Holyfield memastikan diri sebagai  juara dunia sejati di kelas Cruiserweight atau kelas penjelajah.  Tak berselang lama, ia menaikkan berat badan dan beralih ke kelas berat. Debutnya pun sangat manis dengan merontokkan James Tillis dengan KO di ronde ke empat.

Sukses Kalahkan Douglas

Karirnya semakin bagus ketika mendapat kesempatan bertarung melawan juara dunia kelas berat sejati, James Buster Douglas, yang sebelumnya secara mengejutkan menang melawan Mike Tyson.

Kemenangan pun ia raih dengan sangat mengesankan yakni membuat James Buster Douglas tersungkur di ronde ketiga dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. Kemenangan tersebut membuat Evander Holyfield menjadi juara dunia kelas berat sejati versi WBC, WBA dan IBF.

Persaingan di kelas berat sangat kompetitif waktu itu, tetapi pria kelahiran Atmore ini berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak dua kali dengan mengalahkan Bert Cooper dan Larry Holmes.

Namun dalam pertandingan profesionalnya yang ke 29 atau mempertahankan gelar untuk ketiga kalinya di kelas berat, petinju dengan tinggi badan 189 cm ini harus melepas gelarnya ke tangan Riddick Bowe. Kekalahan itu merupkan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya.

Pecahkan Rekor Muhammad Ali

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasang surut penampilan Evander Holyfield menjadikannya ia beberapa kali kehilangan gelar dan kembali menjadi juara dunia. Melawan Riddick Bowe di duel ulang menjadikannya juara dunia kelas berat untuk kedua kalinya. Menghadapi Michael Moorer dan John Ruiz membuat The Real Deal menjadi juara dunia kelas berat ketiga dan keempat kalinya. Ini membuat Evander Holyfield mampu memecahkan rekor Muhammad Ali yang menjadi juara dunia kelas berat untuk ketiga kalinya.

Dalam rekor bertarungnya sampai pensiun, Evander Holyfield sudah bertanding sebanyak 57 kali dengan 44 kemenangan, 10 kali kalah, 2 kali seri, dan sekali no contest. (purwanto/wnb/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT