News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Petinju Terbaik Sepanjang Masa, Nomor 1 dari Asia Tenggara

Dazn, channel sport terkemuka di dunia, baru-baru ini merilis petinju terbaik sepanjang masa berasal dari Asia Tenggara, siapakah dia?
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 11 September 2021 - 16:53 WIB
Manny Pacquiao
Sumber :
  • dazn.com

Jakarta – Negeri Paman Syam, menjadi kiblat olahraga tinju dunia. Dari Amerika pula, lahirnya para petarung kenamaan. Sebut saja, Muhammad Ali hingga Deontay Wilder. Namun, siapa sangka Dazn, channel sport terkemuka di dunia, baru-baru ini merilis petinju terbaik sepanjang masa berasal dari Asia Tenggara, siapakah dia?

5. Pernell Whitaker

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernel Whitaker, petinju asal Amerika Serikat ini memiliki bakat luar biasa. Teknik dan skillnya sangat mumpuni. Berkarir di profesional dari tahun 1984 sampai 2001.

Prestasinya pun sangat baik, menjadi juara dunia di empat kelas yang berbeda. Bahkan, di tahun 1989, petinju yang berjuluk sweet pea ini meraih penghargaan Fighter Of The Year dari Ring Magazine. Sayang, Ia meninggal karena kecelakaan mobil. Rekor bertandingnya 40 kali menang, 4 kali kalah, dan  1 kali imbang

4. Bernard Hopkins

Meskipun telat berkiprah di tinju profesional, Bernard Hopkins mempunyai prestasi yang membanggakan. Mengenal tinju dari jeruji besi ketika ia dipenjara. Petinju muslim ini memiliki julukan The Executioner atau The Alien. Ia menjadi juara dunia di dua kelas berbeda, menengah dan berat ringan. Ia adalah salah satu petinju yang bertahan dalam tiga dekade dari tahun 1988 sampai 2016. Dan ia juga menjadi seorang petinju yang menjadi juara dunia tertua 49 tahun 49 hari. Rekor bertandingnya  55 kali menang, 8 kali kalah, serta 2 kali imbang.

3. Roy Jones Jr.

Roy Jones Junior adalah petinju asal Amerika Serikat  yang mempunyai teknik dan skill di atas rata-rata. Bertinju

dari tahun 1989 sampai 2018 dengan prestasi menjadi juara dunia enam kali di empat kelas yang berbeda. Dan ia satu-satunya petinju dari kelas menengah yang bisa menjadi juara dunia di kelas berat

dengan mengalahkan John Ruiz. Selain itu Roy Jones Junior juga dinobatkan menjadi Fighter Of The Year dua kali pada tahun1994 dan 2003 dari Ring Magazine dan World Boxing Hall Of Fame. Rekor bertandingnya 66 kali menang , 9 kalah.

2. Floyd Mayweather Jr.

Siapa yang tidak kenal dengan Floyd Mayweather Junior. Petinju 44 tahun ini, merupakan petinju yang banyak prestasi dan selalu mampu menghasilkan pundi-pundi uang yang sangat menakjubkan. Floyd Mayweather versus Oscar De La Hoya, Floyd Mayweather versus Saul Alvarez, Floyd Mayweather versus

Conor McGregor dan Floyd Mayweather versus Manny Pacquiao menjadi pertarungan besar dan menghasilkan uang trilyunan rupiah. Tak heran jika ia berjuluk, The Money. Rekor bertandingnya 50 kali menang tanpa terkalahkan.

1. Manny Pacquaio

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manny Pacquiao atau biasa dijuluki Pac Man adalah petinju kebangaan warga Filipina dan Asia. Bertinju dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa. Meniti karir di Amerika Serikat  hanya sebagai petinju pengganti, namun malah mengejutkan. Dimulai dari situlah Manny Pacquiao setapak demi setapak mengukir prestasi dan menjadi petinju terkenal di seluruh dunia. Penampilannya sangat mengesankan dan tidak pilih-pilih petinju dalam bertanding.

Manny Pacquiao menjadi satu-satunya petinju yang bisa menjadi juara dunia di 8 kelas yang berbeda. Dan ia juga satu-satunya petinju yang mampu bertahan selama 4 dekade.  Rekor bertandingnya 62 kali menang, 8 kali kalah dan dua kali imbang. (Purwanto/wnb/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jual Miras Warung Remang di Dukun Gresik Digerebek Polisi, Satu Orang Diamankan

Jual Miras Warung Remang di Dukun Gresik Digerebek Polisi, Satu Orang Diamankan

Kerap meresahkan masyarakat lantaran sering digunakan untuk pesta miras, sebuah warung di wilayah Kecamatan Dukun, Gresik Rabu dini hari digerebek polisi.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Kalahkan China, Timnas Indonesia U-17 akan Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi Lawan Qatar

Kalahkan China, Timnas Indonesia U-17 akan Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi Lawan Qatar

Timnas Indonesia U-17 sukses mengalahkan China di pertandingan pertama Piala Asia U-17 2026. Mereka hanya selangkah lagi lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Sempat Karam di Perairan Teon Nila Serua, 13 Penumpang KLM Cajoma V Berhasil Dievakuasi

Sempat Karam di Perairan Teon Nila Serua, 13 Penumpang KLM Cajoma V Berhasil Dievakuasi

KLM Cajoma V sempat karam di Perairan Teon Nila Serua, Maluku Tengah, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 21.55 WIT. 
Pengurus KNPI Sulsel Baru Dilantik, Soroti Persatuan Pemuda

Pengurus KNPI Sulsel Baru Dilantik, Soroti Persatuan Pemuda

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan, periode 2026-2029, Selasa (5/5/2026).
Kiai Ponpes di Pati Mendadak 'Hilang' Usai Jadi Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati, Polisi Bakal Jemput Paksa

Kiai Ponpes di Pati Mendadak 'Hilang' Usai Jadi Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati, Polisi Bakal Jemput Paksa

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan tersangka Kiai Ashari yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT