News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersingkir Di Indian Wells, Emma Raducanu Disuruh Jauhi Medsos

Baru 27 hari petenis cantik ini mencetak sensasi dengan menjuarai Grand Slam Amerika
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 11 Oktober 2021 - 18:43 WIB
Tersingkir Di Indian Wells, Emma Raducanu Disuruh Jauhi Medsos
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Ternyata Emma Raducanu belum sepenuhnya menaklukkan Amerika. Baru 27 hari petenis cantik ini mencetak sensasi dengan menjuarai Grand Slam Amerika Serikat, tapi kini Raducanu malah gagal total saat bertanding di negara yang sama.

Belum genap sebulan sejak kemenangan manis 12 September lalu di Flushing Meadows, yang melejitkan nama Emma Raducanu, kini sang juara Amerika Terbuka itu harus tersingkir di pertandingan pertamanya pada BNP Paribas Open 2021 di Indian Wells Tennis Garden, Indian Wells.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi petenis ranking 100 WTA asal Belarusia, Aliaksandra Sasnovich, Raducanu yang ada di urutan 22 WTA, menyerah straight set 2-6, 4-6. 

Tak seperti pada ajang sebelumnya, di mana Raducanu tak kehilangan satu set pun, pada laga yang berlangsung Jumat lalu, ia terkesan tergesa-gesa saat bermain, sehingga banyak melakukan unforced errors.

Rupanya hasil buruk yang menghentikan sepuluh kemenangan beruntun ini tak membuat Raducanu terlalu lama kecewa. Ia menerima kekalahannya dengan lapang dada dan menyebut ini sebagai pelajaran yang pantas Ia dapatkan. 

Raducanu juga menyampaikan bahwa bermain di malam hari tentulah berbeda, dan Ia mengaku tak memiliki pengalaman yang banyak dalam bermain di malam hari. Hanya sekali petenis Inggris ini bermain malam hari, yaitu di Arthur Ashe Stadium, Flushing Meadows pada US Open lalu.

Saat mendapat pertanyaan dari media mengenai apa yang terjadi di set kedua, di mana Raducanu sempat memimpin namun akhirnya harus tertinggal dari lawan, ia juga kembali menyoroti masalah minimnya pengalaman. Ia menyebut dirinya masih baru untuk bertanding di ajang level tur seperti ini. Ajang ini juga menjadi turnamen WTA ketiga baginya, sementara menurutnya sang lawan lebih berpengalaman sehingga tahu betul bagaimana caranya membalikkan keadaan.

Petenis kelahiran 2002 ini juga menolak jika disebut tekanan dan beban mental setelah juara US Open menjadi penyebab kekalahannya.

Kekalahan ini tak hanya membuat Raducanu tersingkir, tapi juga gagal untuk berhadapan dengan salah satu petenis idolanya, Simona Halep. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saran dari Senior

Menariknya, Halep memberi pesan kepada Raducanu setelah mendengar kekalahannya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT