News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Penggawa Pelita Jaya Bakrie Jadi Kandidat MVP IBL 2023, Siapa yang Terbaik?

Pelita Jaya Bakrie Nama-nama pebasket andalan Indonesia seperti Andkara Prastawa Dhyaksa hingga Kaleb Ramot Gemilang masuk dalam jajaran kandidat MVP IBL 2023.
Jumat, 30 Juni 2023 - 15:05 WIB
Lima kandidat Most Valuable Player atau MVP IBL 2023.
Sumber :
  • ANTARA/HO-IBL

Jakarta, tvOnenews.com - Nama-nama pebasket andalan Indonesia seperti Andkara Prastawa Dhyaksa hingga Kaleb Ramot Gemilang masuk dalam jajaran kandidat Most Valuable Player (MVP) IBL musim 2023 bersama dengan tiga pemain lainnya.

Mengutip laman resmi IBL di Jakarta, Jumat, jajaran kandidat MVP juga diisi Muhammad Arighi, Yudha Prasetya, dan Widyanta Putra Teja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan penghargaan individu layaknya MVP IBL ini didasarkan pada penilaian performa selama musim reguler, yakni sejak IBL Seri 1 di Bali hingga IBL Seri 8 di Jakarta.

"Nanti di final ada lagi penghargaan individu, hanya MVP Final," kata Junas.

Kelima pemain tersebut dipilih berdasarkan performa pemain terbaik yang akan dipilih oleh para voters.

Kaleb Ramot Gemilang dari klub Dewa United Banten pernah menjadi MVP liga di musim 2018-2019 saat bermain di Stapac Jakarta. Kali ini Kaleb tampil bersama Dewa United Banten dan sukses membawa timnya ke babak playoff IBL 2023.

Kaleb bermain sebanyak 26 pertandingan lantaran sempat absen satu seri di Malang untuk menemani sang istri bersalin.

Keberadaan Kaleb sangat penting di Dewa United dengan statistik 18,5 poin per game (ppg), 6,3 rebound per game (rpg), dan 1,8 assist per game (apg). Kaleb memiliki waktu bermain rata-rata selama 31,7 menit per game (mpg).

Yudha Saputera dari Prawira Harum Bandung mencatatkan statistik 13,3 ppg, 4,6 rpg, 4,6 apg, dan 31,6 mpg. Rata-rata statistik Yudha ini merupakan catatan terbaiknya dalam tiga musim terakhir di IBL.

Sebelum bermain untuk Prawira, Yudha juga pernah menjadi bagian dari tim Indonesia Patriots di musim 2021. Yudha sendiri tidak pernah absen alias bermain 30 pertandingan di musim 2023.

Dari klub Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Muhammad Arighi Hadran Noor menjadi salah satu kandidat MVP dengan catatan 11,5 ppg, 3,6 rpg, 2,2 apg, dan 28 mpg. Arighi tidak hanya memberikan kontribusi besar bagi Pelita Jaya, namun sudah masuk menjadi bagian tim inti yang tidak bisa dipisahkan dari strategi permainan tim.

Masih dari Pelita Jaya, Andakara Prastawa Dhyaksa juga menjadi kandidat MVP dengan catatan 15,8 ppg, 3,4 rpg, 4,3 apg, dan 28 mpg.

Prastawa sempat absen bermain sebanyak delapan pertandingan setelah membela Timnas Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja.

Kandidat MVP IBL 2023 yang terakhir datang dari Satria Muda Pertamina Jakarta lewat Widyanta Putra Teja. Widi, sapaan akrabnya, memiliki statistik poin per game paling kecil dengan 9,9 ppg, 3,5 block per game (BPG), dan 21,6 rata-rata menit bermain per game.

Catatan ppg Widi juga mengalami penurunan dari 11,2 ppg saat masih di West Bandits tahun lalu, menjadi 9,9 ppg di Satria Muda musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun secara permainan Widi menjadi sosok penting yang langsung mendapat tempat di skuad utama tim ini. Widi bermain 30 pertandingan dengan untuk Satria Muda musim ini.

Seluruh penghargaan individu di IBL Tokopedia 2023 tersebut akan dipilih oleh voters yang berasal dari kepala pelatih tiap klub dan perwakilan media. Status MVP yang terpilih akan diumumkan pada 30 Juni. (ant/mir)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT