News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TGB Promotion: Tom Brown, Komitmen yang Luar Biasa

Apa yang dilakukan Tom Brown bersama TGB Promotion, sungguh sangat berarti. Kehidupan bagi mereka yang hanya mengandalkan income dari dunia tinju, tetap bisa dilanjutkan.
Jumat, 26 November 2021 - 17:38 WIB
TGB Promotion: Tom Brown, Komitmen Yang Luar Biasa
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, - Dibandingkan dengan Bom Arum (Top Rank), promotor paling senior di ring tinju, Don King dengan King Productions-nya, GBP (Golden Boy Promotions), Mayweather Promotions, dan Manny Pacquiao Promotions, Tom Brown dengan TGB-nya, pastilah belum apa-apa.  Maklum, jam terbang TB dan TGB-nya belum sebanyak para pendahulunya itu.

Tom Brown dan TGB kembali akan menggelar pertarungan besar, Brandon Figueroa vs Stephen Fulton, unifikasi Super Bantamweight WBA dan WBO. Sebelumnya TB dan TGB juga telah menggelar partai-partai besar. Minggu lalu bersama Bob Arum dan Top Ranknya, mereka menggelar Terance Crawford vs Shawn Porter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi, jika bicara soal komitmen, saya melihat Tom Brown adalah orang yang luar biasa. Bayangkan ketika hampir seluruh promotor 'menepi' karena Covid-19, TB dan TGB, tidak demikian. Pandemi akibat corona, memaksa banyak event tidak mungkin digelar karena tidak akan menghasilkan pundi-pundi dolar.

Pertarungan menggunakan sistem bubble atau sistem gelembung alias sistem tertutup. Pandemi Covid-19 memaksa promotor menggunakan hal semacam itu. Selain tidak boleh ada penonton, jumlah yang hadir di venue benar-benar dibatasi. Pendamping petinju tidak boleh lebih dari lima orang. Biasanya lebih dari 10 orang. Interaksi di venue dan jaga jarak wajib dilaksanakan. Pendeknya ketat sekali.

Dengan alasan pandemi, semua promotor besar langsung menutup 'tokonya.' Tapi, tidak dengan Tom Brown dan TGB-nya. Meski berat, TB tetap menggelar pertarungan. Hal ini disambut baik oleh para petinju, pelatih dan seluruh pekerja yang terkait. Seperti kita ketahui, pandemi corona membuat lebih dari separuh penduduk Bumi mengalami kesulitan.

Apa yang dilakukan oleh Tom Brown, sungguh sangat berarti. Kehidupan bagi mereka yang hanya mengandalkan income dari dunia tinju, tetap bisa dilanjutkan.

Langkah TB ini bukan tanpa sebab. "Saya berangkat dari posisi paling bawah,"katanya. "Saya sempat bergantung hanya dari dunia tinju sebagai penghubung (matchmaker)," kenangnya.

Sama seperti Don King yang awalnya sebagai matchmaker dari laga-laga Bob Arum. Keadaan berubah saat King berhasil 'memperdaya' Muhammad Ali dan George Foreman. Dengan judul Rumble in The Jungle (Gemuruh di Hutan) 1974, Don King menjelma menjadi promotor raksasa, bahkan sempat menenggelamkan Bob Arum bosnya.

Tom Brown sendiri tidak demikian. Meski mengawalinya bersama Goosen Productions, TB justru didorong oleh bosnya untuk bisa berdiri sendiri. "Dia anak muda yang pintar, kreatif, dan cerdas," kata Goosen.

Maka, jadilah TB seperti sekarang. Maka jika kemudian ia melakukan hal itu, artinya Tom Brown tidak lupa pada masa sulitnya. "Komitmen saya harus terus terjaga di dunia tinju. Saya, artinya juga seluruh penggiat pertinjuan harus maju secara bersama-sama!" katanya lagi.

Pertanyaannya, bisakah kita seperti itu? Semua berpulang pada diri kita masing-masing...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semoga bermanfaat..

(toz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi
Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.

Trending

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT