News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Ulah Anarkis Suporter saat Jamu PSPS, PSSI Sanksi PSMS 3 Laga Tanpa Penonton Plus Didenda

Komite Disipilin atau Komdis PSSI memberikan sanksi kepada PSMS Medan akibat ulah anarkis suporter saat laga dengan PSPS Riau pekan lalu. PSMS dihukum bermain t
Sabtu, 16 Desember 2023 - 10:05 WIB
Suporter merusam fasilitas stadion.
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Komite Disipilin atau Komdis PSSI memberikan sanksi kepada PSMS Medan akibat ulah anarkis suporter saat laga dengan PSPS Riau pekan lalu. PSMS dihukum bermain tanpa penonton hingga tiga laga kandang.

Diketahui berdasarkan surat fakta dan pertimbangan hukum yang ditandatangani oleh Ketua Komdis PSSI, Eko Hendro Prasetyo, suporter PSMS terbukti masuk ke lapangan dan menghancurkan fasilitas di Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Klub PSMS Medan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena terdapat penonton PSMS Medan memasuki lapangan dan melakukan perusakan beberapa fasilitas stadion serta diperkuat bukti-bukti yang cukup," tulis isi surat itu seperti dilihat tvOnenews, Jumat (15/12).

Aksi anarkis tersebut merupakan bentuk pelanggaran pada Pasal 70 Ayat 1 dan Ayat 4 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Tak hanya itu, kerusuhan tersebut juga melanggar Lampiran 1 Nomor 5 Jo Pasal 13 Ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Berdasarkan aturan seperti pasal tersebut maka Komdis PSSI memberikan sanksi kepada PSMS Medan bertanding di kandang tanpa penonton sebanyak 3 kali. Adapun sanksi ini berlaku dalam laga terdekat.

"Klub PSMS Medan dikenakan sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak tiga pertandingan saat menjadi tuan rumah," sambung kutipan surat tersebut.

Hukuman bagi PSMS Medan pun tak sampai di situ. Kesebelasan berjuluk Ayam Kinantan ini juga didenda Rp12,5 juta. "Denda sebesar Rp12.500.000," terang surat tersebut.

Diketahui, Media Officer PSMS Medan juga membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat berisi sanksi itu. Manajemen PSMS akan merespons surat itu secepatnya.

Pengamat sepakbola, Erwin Saputra Gultom menilai sanksi yang diberikan untuk PSMS Medan merupakan hukuman yang pantas. "Hukuman itu pantas. Waktu itu Persebaya lawan RANS itu juga suporter pengin Persebaya menang, tapi kalah 3-2, kecewa penonton. Semua suporter turun (ke lapangan). Jadi Stadion Gelora Delta Sidoarjo hancur semua, itu kan didenda lebih tinggi," kata Erwin.

"Sebenarnya tanpa penonton atau nggak main bola sama saja, bedanya kalau penontonnya memang benar-benar support seperti ada tambahan energi saja buat pemain, lebih semangat," tutur Erwin.

Namun begitu, kata Erwin PSMS tetap memiliki peluang untuk masuk 12 besar tergantung bagaimana permainan tim memanfaatkan kesempatan ini.

Sebelumnya diberitakan laga PSMS Medan vs PSPS Riau berakhir imbang di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sabtu, (9/12). Laga tanpa gol itu berujung ricuh, suporter hingga merusak fasilitas stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Ayam Kinantan yang diasuh oleh Miftahuddin Mukson itu tak berhasil taklukkan tim tamu, PSPS Riau. Akibatnya PSMS Medan belum bisa mendapatkan tiket 12 besar menyusul Semen Padang dan Persiraja Banda Aceh. Hasil laga seri ini membuat PSMS hanya punya satu kesempatan dengan melawan Sriwijaya FC dalam laga tandang.

Suasana setelah pertandingan pun menjadi panas hingga membuat suporter PSMS Medan emosi dan akhirnya merusak fasilitas stadion seperti menjebol besi pembatas di area tribun penonton hingga merusak eboard papan iklan stadion. Akibat kerusuhan ini pun membuat manajemen stadion menjadi berang karena harus membereskan kerusakan untuk laga selanjutnya. (iin/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Jonathan Khemdee merupakan pemain berdarah Denmark dan Thailand yang memilih untuk membela Timnas Thailand.
Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menilai pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, tidak perlu dilakukan dalam jumlah besar.
Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI akan melakukan patroli rutin untuk menertibkan ‘manusia gerobak’ atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Sahur On The Road (SOTR).
Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, tim Daejeon Red Sparks terpuruk di dasar klasemen Liga Voli Korea 2025/2026, hanya meraih enam kemenangan dari 27 laga.
Alasan Pentingnya Cek Kesehatan Sejak Dini, Jangan Tunggu Sakit Dulu!

Alasan Pentingnya Cek Kesehatan Sejak Dini, Jangan Tunggu Sakit Dulu!

Banyak yang masih menganggap MCU hanya perlu saat sudah sakit. Padahal, pemeriksaan kesehatan rutin justru sangat penting sebelum penyakit datang.
Aceh Ajukan Iuran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN

Aceh Ajukan Iuran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN

Pemerintah Aceh mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 500 ribu warga terdampak bencana hidrometeorologi dapat ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT