News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih IBK Altos Akui Smash Megawati Hangestri Sulit Dibendung Pemainnya, Sampai Minta Pemain Timnas Indonesia Itu Jangan Lakukan...

Kim Ho-cheol yang merupakan pelatih IBK Altos mengungkapkan bahwa smash dari pemain Red Sparks Megawati Hangestri sulit untuk dihentikan oleh para pemainnya.
Sabtu, 20 Januari 2024 - 08:14 WIB
Pelatih IBK Altos Kim Ho-cheol
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pelatih IBK Altos Kim Ho-cheol mengungkapkan bahwa para pemainnya kesulitan untuk membendung smes keras dari Megawati Hangestri.

Hal itu ia sampaikan saat Hwaseong IBK Altos takluk saat menghadapi tim yang diperkuat oleh Megawati Hangestri yakni Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pertandingan tersebut, Red Sparks berhasil menang atas IBK Altos dengan skor 3-0 (25-17 27-25 25-21) dalam pertandingan putaran keempat Liga Korea.

Kemenangan itu juga terasa spesial bagi Red Sparks karena mereka sukses menggeser posisi IBK Altos dari zona play-off Liga Korea.

Selain itu, di laga ini pevoli asal Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi tampil cukup gemilang usai menjadi pencetak skor terbanyak.

Dia mencatatkan 24 poin dengan tingkat serangan sukses mencapai 64,7 persen dan ini menjadi yang tertinggi bagi Megawati Hangestri sepanjang musim ini.

Performa gemilangnya itu membuat Megawati Hangestri dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP di pertandingan antara Red Sparks vs IBK Altos.

Tak hanya itu, pujian juga diberikan oleh pelatih IBK Altos yakni Kim Ho-cheol terhadap Megawati Hangestri yang menjadi bintang di pertandingan tersebut.

Megawati Hangestri jadi top skor saat Red Sparks menang dari IBK Altos (Source: KOVO)

Menurutnya, para pemain IBK Altos cukup kewalahan untuk mengantisipasi serangan yang dilepaskan oleh Megawati Hangestri sehingga menjadi salah satu faktor kekalahan timnya.

"Mega, jika kamu memukul seperti itu, sulit untuk menghentikannya,” kata Kim Ho-cheol dikutip dari Naver.

“Kami melakukan serangan tepat pada blok tersebut. Kami juga mencoba bertahan ke depan, tetapi servis kami seharusnya lebih akurat, ” tambahnya.

Di sisi lain, Kim Ho-cheol mengakui bahwa timnya tidak bermain baik dan memuji Red Sparks yang tampil sangat baik di pertandingan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini adalah pertandingan yang bagus dari Red Sparks. Mereka memainkan bola voli dengan kemampuan terbaiknya. Kami kurang secara keseluruhan,” ujarnya.

Kekalahan atas Red Sparks membuat IBK Altos telah menderita empat kali kalah berturut-turut sehingga mereka terlempar dari posisi empat besar Liga Korea. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT